Nov 30, 2012
    table_add Komen    email_go E-mail ke teman    share Bookmark & Share

RumahCom – Peraturan Presiden No. 73 Tahun 2011 tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara secara tidak langsung menyebutkan insentif yang bisa diharapkan dari implementasi konsep ramah lingkungan pada sebuah gedung.

Pasal 16 ayat (1) e dan ayat (3) Perpres No 73 Tahun 2011 menyebutkan, pekerjaan khusus bangunan gedung ramah lingkungan (green building) dapat dikenakan tambahan biaya nonstandar, dengan total biaya maksimal sebesar 150% dari total biaya standar bangunan gedung negara.

Pandita, Kepala Seksi Perencanaan dan Pengawasan Struktur Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan Bidang Pengawasan Pembangunan Provinsi DKI Jakarta mengatakan, peraturan ini memberikan peluang menarik bagi para konsultan properti yang akan mengerjakan proyek pemerintah.

“Berarti secara tidak langsung nilai bangunan gedung itu pun bisa naik 50%. Ini merupakan peluang menarik atau insentif yang bisa didapat dari pengadopsian konsep ramah lingkungan,” kata Pandita usai seminar Green Healthcare di Jakarta, baru-baru ini.

Peraturan ini juga mendasari terbitnya Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 38 Tahun 2012 tentang Bangunan Gedung Hijau, dimana dalam peraturan ini tidak disebutkan detail insentif yang akan diberikan oleh gedung berkonsep ramah lingkungan.

“Pada dasarnya, insentif itu akan dirasakan oleh pemilik gedung dan juga penghuni gedung itu sendiri, antara lain meningkatnya harga jual gedung dan kesehatan penghuni gedung akan lebih terjamin,” tutur dia. (*)

Im Suryani
imsuryani@rumah.com

    table_add Komen    email_go E-mail ke teman    share Bookmark & Share

Cari Berita Properti

Kata Kunci:

Jelajahi Berita berdasarkan Tahun

Redaksi Rumah.com

Alamat: PT. Allproperty Media
Gd. Ratu Prabu 1, lt. 6. Jl. TB. Simatupang Kav. 20
Cilandak, Jakarta Selatan, Indonesia 12560
Tel: +6221 2935 5255
Fax: +6221 7884 7465
Email: editorial_id@rumah.com
parade