Feb 8, 2012 - Rumah.com
Sri Hartoyo mengungkapkan, pembiayaan perumahan bagi MBR di periode 2010 – 2014 akan menyasar sebanyak 1.350.000 unit. Jumlah KPR FLPP yang telah disalurkan kepada MBR sejak Oktober 2010 hingga Desember 2011 sebanyak 124.977 unit dengan dana FLPP tersalurkan sebesar Rp 4,12 Triliun.
“Kemenpera akan terus berupaya menurunkan suku bunga FLPP. Dalam hal ini, Kemenpera mengeluarkan kebijakan baru, yakni menurunkan porsi dana yang semula 60% menjadi 50%. Sedangkan sisa dananya berasal dari perbankan,” tuturnya. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan Kemenpera, dengan adanya penurunan porsi dana FLPP tersebut akan meningkatkan pembiayaan KPR sejahtera sebesar 20%, yaitu dari 182.900 unit menjadi 219.500 unit.
Dengan asumsi harga rumah Rp70 juta, uang muka 10%, dan pokok KPR Rp63 juta, imbuh Sri Hartoyo, maka dana FLPP yang diperlukan per unit KPR bisa turun dari Rp 7,8 juta menjadi Rp31,5 juta. "Kebijakan penurunan suku bunga KPR FLPP menjadi sekitar 7% akan meningkatkan kemampuan masyarakat sebesar 10%," ujarnya.
Anto Erawan
(antoerawan@rumah.com)
Cari Berita Properti
Kata Kunci:
Jelajahi berdasarkan Kategori
February 2012 Berita Properti
- 2012, CTRP Targetkan Marketing Sales Rp1,5 Triliun
- Harga Apartemen Ciputra World Naik Signifikan
- Renovasi Mal Ciputra, CTRP Anggarkan Rp68 Miliar
- BBM dan TDL Naik, Service Charge Membengkak
- Apersi: FLPP Cuma Pepesan Kosong!
- JK: Pemerintah Harus Perhatikan Subsidi Rumah Murah
- Djan Faridz: Pembangunan Rumah Murah Bisa Kejar Backlog
- Menpera: Salurkan Dana CSR untuk Program Bedah Rumah
- Gandeng Aston, Bakrieland Luncurkan Awana Yogyakarta
- Peluncuran Paragon Square, Apartemen ‘Seharga' Satu Rupiah
Jelajahi Berita berdasarkan Bulan
Redaksi Rumah.com
| Alamat: | PT. Allproperty Media Gd. Ratu Prabu 1, lt. 6. Jl. TB. Simatupang Kav. 20 Cilandak, Jakarta Selatan, Indonesia 12560 |
| Tel: | +6221 2935 5288 |
| Fax: | +6221 2935 5256 |
| Email: | editorial_id@rumah.com |


Komentar Pembaca: (1 komentar)
sampai februari ini belum ada kejelasan kapan dana flpp turun, sehingga mbr banyak yg resah apakah msh bs memiliki rumah dalam jk dekat, krn kalo terlalu lama ditunda harga2 akan melambung, bgmn bpk mentri? sampai kapankah akan digantung kebijakannya?