Mar 14, 2012
    table_add Komen    email_go E-mail ke teman    share Bookmark & Share

Potensi pariwisata di Lombok membuat sektor properti, terutama properti resor, ikut terdongkrak. Tidak hanya pengembang lokal, pengembang mancanegara pun hadir ingin mencicipi manisnya bisnis properti di sini. Salah satunya adalah Ocean Blue Resorts Pte Ltd yang membangun sejumlah properti resor di Lombok. Untuk mengetahui potensi bisnisnya, berikut ini nukilan wawancara Rumah.com dengan James Weschler, Direktur Ocean Blue Resorts, Pte, Ltd.

Mengapa proyek resor di Lombok sangat menarik bagi Anda?
Kami mengerjakan proyek ini karena tiga hal: Pertama, lokasi dan lokasi. Proyek ini berada di kawasan wisata baru di tenggara Lombok, sekitar 40 menit dari Bandara Internasional Lombok (BIL). Di sini, kami telah memiliki lahan seluas 150 hektar, dimana kami bisa membangun properti di tepi pantai, dengan pasirnya yang putih. Resor ini hanya 20 menit dari Bali, satu jam penerbangan dari Jakarta, dan dua jam dari Singapura. Bayangkan, Anda bisa berangkat dari Jakarta usai jam kerja, kemudian jam 7 malam Anda bisa berenang dan makan malam di sini.

Kedua, konsep. Pulau Sunut akan memiliki resor bintang 6 kelas dunia dengan 46 private villa, seperti yang ada di Maladewa. Proyek ini jelas sangat menarik dan menguntungkan.

Ketiga, manajemen. Ocean Blue memiliki beberapa rekan seperti PWC Coopers, Horwath, HSBC, Bank BII, Grounds Kent, Tunas Jaya, ditambah  beberapa rekanan lokal di lombok. Selain itu, kami juga berpartner dengan operator resor nomor satu yang belum bisa saya sebut saat ini. Saya dan dua kolega saya juga memiliki pengalaman luas di bidang ini dan telah tinggal lebih dari 20 tahun di Indonesia dan Singapura.

Berapa lama Anda telah mengerjakan proyek ini?
Kami telah mengerjakan proyek ini selama empat tahun, dan baru minggu lalu mendapat HGB dan semua hak untuk membangun properti di sini. Kami telah melakukan survei, rencana arsitektur, jadwal pembangunan, rencana anggaran, pembiayaan bank, dan lain-lain. Kami berencana melakukan ground breaking September tahun ini, sehingga dalam tempo 18 bulan, diharapkan resor ini sudah bisa beroperasi.

Berapa nilai investasi untuk proyek ini?
Proyek ini memakan investasi sekitar USD25,5 juta. Saya tahu, angka ini terdengar sedikit, tetapi harus diingat bahwa kami telah lama membeli tanah ini dari pemerintah dengan harga murah. Dengan kredit konstruksi USD17,5 juta, kami hanya perlu modal USD8 juta. Ini merupakan pembagian 70%-30% untuk ROI (return of investment) yang umum dilakukan. Sementara itu, kami akan menjual/menyewakan 20 dari 46 vila di resor ini. Hal ini akan membuat gross profit naik sekitar USD5 juta – USD6 juta, jika diperlukan.

Bagaimana prospek investasi di proyek ini?
Kami menyiapkan delapan paket kerjasama dengan pihak ketiga, yang masing-masing bernilai USD1 juta. Jadi, masing-masing investor akan memiliki saham sebesar 5%. Selain itu, investasi ini merupakan preferred share, sehingga investor-investor (yang secara total memiliki 40% saham) tersebut akan mendapatkan laba 60% dari total keuntungan, sampai investasi mereka dikembalikan.

Keuntungan investasi di sini sangat baik, kami menargetkan bisa melakukan payback pada tahun ke empat, sementara untuk dividen (jika kami memutuskan untuk menjual vila) akan dibayar, bahkan sebelum proyek ini dibuka.

Mengapa berinvestasi di sini sangat baik?
Karena ROI-nya. Return yang tinggi terkait dengan tingkat okupansi dan room rate rata-rata yang tinggi, serta lokasi resor yang mudah dijangkau. Di sisi lain, dengan investasi yang rendah, karena membeli tanah pemerintah yang murah, serta pekerja Lombok dan bahan bangunan lokal yang lebih murah, maka pengembalian nilai investasi akan semakin besar. Karena itu, pertner lokal kami dapat menggunakan dan menikmati investasi mereka. We have a ‘super value’ plan in mind!

James Andrew Weschler adalah Senior Director Ocean Blue Resorts Pte Ltd. Dia bertanggung jawab atas perkembangan perusahaan dan menjalin hubungan dengan para investor. Sejak 1994, James telah tinggal di Asia, terutama Singapura dan Bali. Pria kelahiran 1937 lalu ini juga pernah masuk dalam Marquis’ Who’s Who in Asia dan Who’s Who in the World.

Anto Erawan
(antoerawan@rumah.com)

    table_add Komen    email_go E-mail ke teman    share Bookmark & Share

Cari Berita Properti

Kata Kunci:

Jelajahi Berita berdasarkan Tahun

Redaksi Rumah.com

Alamat: PT. Allproperty Media
Gd. Ratu Prabu 1, lt. 6. Jl. TB. Simatupang Kav. 20
Cilandak, Jakarta Selatan, Indonesia 12560
Tel: +6221 2935 5255
Fax: +6221 7884 7465
Email: editorial_id@rumah.com