Feb 4, 2013
    table_add Komen    email_go E-mail ke teman    share Bookmark & Share

RumahCom – Memasang detektor asap di rumah, mungkin belum populer di Indonesia saat ini. Alasannya beragam, tetapi kurang lebih terbentuk dari pola pikir yang tidak mengutamakan investasi di bidang kesehatan dan keselamatan. Alasan yang sama juga diutarakan ketika keluarga Indonesia ditanya tentang antusiasme mereka terhadap asuransi kesehatan.

Terlepas dari itu, Anda perlu tahu bahwa asap sangat berbahaya bagi manusia, bahkan asap yang ada di rumah. Asap dapat berasal dari api di dapur atau api untuk membakar sampah rumah tangga. Asap bisa datang dari rokok atau asap berupa gas yang merembes keluar dari tabung gas yang bocor. Jika detektor asap sudah terpasang di rumah Anda, maka langkah antisipasi terhadap bahaya yang selanjutnya akan terjadi dapat dilakukan.

Berikut tips memasang detektor asap yang baik, untuk memaksimalkan hasilnya:

1. Pasanglah detektor asap di kamar tidur atau ruang keluarga dan hindari memasang detektor asap di dapur dan ruang tamu. Mengapa? Tentu Anda akan sangat terganggu jika detektor asap bekerja saat Anda memasak di dapur atau menikmati rokok di ruang tamu.

2. Hindari memasang detektor asap di dekat jendela atau dekat pintu keluar. Alasannya kurang lebih sama, karena asap juga bisa datang dari luar rumah.

3. Detektor asap umumnya dipasang di langit-langit ruangan atau di dinding bagian atas. Hal ini dipengaruhi prinsip pergerakan asap yang selalu mencari ruang dengan tekanan udara tinggi ke rendah. Pemasangan detektor yang paling baik di ruangan adalah dengan ketinggian satu meter sampai tiga meter.

Im Suryani
imsuryani@rumah.com

    table_add Komen    email_go E-mail ke teman    share Bookmark & Share

Cari Berita Properti

Kata Kunci:

Jelajahi Berita berdasarkan Tahun

Redaksi Rumah.com

Alamat: PT. Allproperty Media
Gd. Ratu Prabu 1, lt. 6. Jl. TB. Simatupang Kav. 20
Cilandak, Jakarta Selatan, Indonesia 12560
Tel: +6221 2935 5255
Fax: +6221 7884 7465
Email: editorial_id@rumah.com
Shayne