RumahCom – Selain warga Hong Kong yang harus rela tinggal di ‘kandang’, banyak warga Ibukota Jepang yang juga harus tinggal di hunian seukuran peti mati. Dengan alasan yang berbeda, banyak pekerja di Tokyo yang rela membayar Rp6 juta per bulan untuk menyewa ruangan berukuran 2,4 meter X 1,5 meter X 1,5 meter itu.
Sistem ini dinamakan geki-sema, atau berbagi rumah, yang terpaksa harus dilakukan lantaran padatnya kota ini. Dilansir dari laman dailymail.co.uk, penyewa ruangan super mini ini kebanyakan adalah para karyawan swasta yang lebih banyak menghabiskan waktu mereka di kantor dan di luar rumah. Mereka memang hanya membutuhkan sedikit ruangan sekadar untuk istirahat di malam hari dan menyimpan barang-barang mereka.

Di ruangan yang tidak memungkinkan penghuninya untuk berdiri ini kebanyakan hanya berisi beberapa potong pakaian, alat elektronik seadanya seperti televisi dan kias angin kecil, selimut, dan kasur tatami. Yang lebih ironis, banyak dari apartemen mini ini yang tidak memiliki jendela.
Apakah Anda berminat mencicipinya?
Im Suryani
imsuryani@rumah.com
Foto: istimewa
Cari Berita Properti
Jelajahi berdasarkan Kategori
March 2013 Berita Properti
- 2013, Agung Podomoro Akuisisi Lahan di Tiga Kota
- APLN Targetkan Marketing Sales Rp6 Triliun Tahun Ini
- Tawarkan Visa Emas, Portugal Kebanjiran Investor Asia
- Monaco Izinkan Lagi Pembangunan Gedung Pencakar Langit
- Rumah Tipe Kecil Paling Rentan Kredit Macet
- Jon Bon Jovi Jual Apartemen dengan Harga Selangit
- Pilihan Warna Memikat Untuk Dapur Anda
- Dimanakah Kaum Berduit ‘Menggandakan' Uang Mereka?
- Vimala Hills Luncurkan Cluster Kesembilan: Kinabalu
- 5 Kota Paling Unik di Dunia
Jelajahi Berita berdasarkan Bulan
Redaksi Rumah.com
| Alamat: | PT. Allproperty Media Gd. Ratu Prabu 1, lt. 6. Jl. TB. Simatupang Kav. 20 Cilandak, Jakarta Selatan, Indonesia 12560 |
| Tel: | +6221 2935 5288 |
| Fax: | +6221 2935 5256 |
| Email: | editorial_id@rumah.com |

