Mar 4, 2013 - Rumah.com
Oleh: Im Suryani
Ali Tranghanda, Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch mengatakan, banyak calon investor yang tidak menyadari pentingnya keberadaan pasar sewa di sekitar lokasi properti mereka. "Pasar sewa merupakan sumber pendapatan jangka panjang. Stabilnya neraca investasi kita ditentukan oleh keberadaan pasar sewa," kata Ali di Jakarta, Sabtu (2/3).
Menurut Ali, tidak semua properti yang berada di lokasi premium memiliki pasar sewa. Dia mengambil contoh kawasan pusat bisnis (central business district/CBD) Sudirman, Jakarta Selatan. "Di sana harga jual unitnya sudah terlalu tinggi di kisaran Rp5 miliar, sehingga harga sewa yang terbentuk tidak terjangkau oleh pasar. Jadi pasar sewa di kawasan CBD Sudirman dipastikan hampir tidak ada," ujarnya.
Ali kemudian menjabarkan kriteria kawasan yang memiliki pasar sewa menjanjikan. "Kawasan tersebut paling tidak dekat dengan kampus yang daya belinya tinggi, dekat dengan fasilitas kesehatan, dekat dengan kawasan ekspatriat, dan berada di pinggiran CBD. Di situlah jantung pasar sewa," ungkapnya. (*)
Im Suryani
imsuryani@rumah.com
Foto: Anto Erawan
Cari Berita Properti
Kata Kunci:
Jelajahi berdasarkan Kategori
March 2013 Berita Properti
- 2013, Agung Podomoro Akuisisi Lahan di Tiga Kota
- APLN Targetkan Marketing Sales Rp6 Triliun Tahun Ini
- Tawarkan Visa Emas, Portugal Kebanjiran Investor Asia
- Monaco Izinkan Lagi Pembangunan Gedung Pencakar Langit
- Rumah Tipe Kecil Paling Rentan Kredit Macet
- Jon Bon Jovi Jual Apartemen dengan Harga Selangit
- Pilihan Warna Memikat Untuk Dapur Anda
- Dimanakah Kaum Berduit ‘Menggandakan' Uang Mereka?
- Vimala Hills Luncurkan Cluster Kesembilan: Kinabalu
- 5 Kota Paling Unik di Dunia
Jelajahi Berita berdasarkan Bulan
Redaksi Rumah.com
| Alamat: | PT. Allproperty Media Gd. Ratu Prabu 1, lt. 6. Jl. TB. Simatupang Kav. 20 Cilandak, Jakarta Selatan, Indonesia 12560 |
| Tel: | +6221 2935 5288 |
| Fax: | +6221 2935 5256 |
| Email: | editorial_id@rumah.com |

