Vienna
 
Jul 18, 2013
    table_add Komen    email_go E-mail ke teman    share Bookmark & Share
RumahCom – Sebagai kawasan negara kepulauan yang tergolong sering terkena gempa, seharusnya Indonesia mengaplikasikan metode khusus dalam pembangunan rumah-rumah bagi warganya. Sehingga akan meminimalkan kerugian akibat gempa.
Corporate Communication PT NS Bluescope Indonesia, Ariyo Dwi Ismawahyudi mengatakan, material solid seperti batu bata, batako maupun semen sebenarnya tidak ideal digunakan dalam membangun rumah di lokasi rawan gempa. “Penggunaan rangka baja ringan merupakan solusi membangun rumah tahan gempa,” kata Ariyo di Jakarta, Rabu (17/7).
Ariyo mengungkapkan beberapa alasan mengapa sistem rangka baja ringan cocok digunakan untuk membangun rumah tahan gempa. Pertama, bahannya ringan, sehingga mudah diangkut atau dimobilisasi. Kedua, meski ringan, jika sudah terkumpul dalam sebuah sistem maka akan kokoh.
Ketiga, sistem rangka baja ringan mempunyai struktur yang fleksibel, sehingga tidak mudah patah. Keempat adalah fire resistance. “Sistem rangka baja ringan merupakan material yang tidak dapat menghantarkan api, sehingga akan meminimalisir dampak gempa,” pungkasnya.
Im Suryani
imsuryani@rumah.com
 
Foto: greenlisting.com 
    table_add Komen    email_go E-mail ke teman    share Bookmark & Share

Cari Berita Properti

Kata Kunci:

Jelajahi Berita berdasarkan Tahun

Redaksi Rumah.com

Alamat: PT. Allproperty Media
Gd. Ratu Prabu 1, lt. 6. Jl. TB. Simatupang Kav. 20
Cilandak, Jakarta Selatan, Indonesia 12560
Tel: +6221 2935 5255
Fax: +6221 7884 7465
Email: editorial_id@rumah.com