locked
 
Aug 2, 2013
    table_add Komen    email_go E-mail ke teman    share Bookmark & Share

RumahCom – Deputi Menpera Bidang Pembiayaan Kemenpera, Sri Hartoyo mengatakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu juga berpotensi membuat masyarakat menunda realisasi kredit pemilikan rumah (KPR). Untuk mengantisipasi hal tersebut dia berharap para pengembang agar tidak serta merta menaikkan harga jual rumah.

“Kami harap pengembang bisa menekan harga jual rumah dengan mengurangi luas lantai bangunan atau menunda sebagian finishing interior rumahnya. Kemenpera juga memberikan bantuan instentif prasarana sarana dan utilitas (PSU) seperti jalan dan saluran air sebesar Rp4,25 juta per unit rumah subsidi yang dijual,” tegas Sri dalam rilis pers yang diterima hari ini (2/8).

Meskipun demikian, pemerintah tetap realistis dalam menyikapi dampak kenaikan harga BBM terhadap harga rumah subsidi. Saat ini, pemerintah masih mengkaji hal tersebut sehingga rencana kebijakan kenaikan harga rumah subsidi dapat sekaligus  meningkatkan kinerja supply maupun demand rumah subsidi.

Anto Erawan
antoerawan@rumah.com

Foto: Anto Erawan

    table_add Komen    email_go E-mail ke teman    share Bookmark & Share

Cari Berita Properti

Kata Kunci:

Jelajahi Berita berdasarkan Tahun

Redaksi Rumah.com

Alamat: PT. Allproperty Media
Gd. Ratu Prabu 1, lt. 6. Jl. TB. Simatupang Kav. 20
Cilandak, Jakarta Selatan, Indonesia 12560
Tel: +6221 2935 5255
Fax: +6221 7884 7465
Email: editorial_id@rumah.com