Pulau Bali adalah primadona pariwisata Indonseia yang sudah terkenal di seluruh dunia. Selain keindahan alamnya, terutama pantai, Bali pun kaya akan kesenian serta budayanya yang unik dan menarik. Provinsi Bali sendiri hanya terdiri dari 8 kabupaten dan 1 kotamadya yakni Kota Denpasar.

Pembangunan pariwisata di seluruh daerah di Provinsi Bali berpengaruh kuat terhadap peningkatan perekonomian di Kota Denpasar. Berbeda dari kabupaten-kabupaten lainnya, di Denpasar sektor perekonomian dititik beratkan pada sektor perdagangan, hotel, dan restoran.

Mau punya hunian, baik untuk digunakan sebagai tempat tinggal untuk liburan atau investasi di Bali yang pasar propertinya cukup stabil? Cek pilihan huniannya di sini!

Sejalan dengan pertumbuhan perekonomian di Denpasar, dengan semakin maraknya lapangan pekerjaan yang dibuka dari beberapa sektor di atas, peningkatan akan permintaan hunian pun terus meningkat. Pada Triwulan I/2020 harga properti residensial di Kota Denpasar menunjukkan pertumbuhan 0,13% dibanding periode sebelumnya.

Penjualan tipe rumah menengah meningkat tajam, diikuti dengan penjualan tipe rumah yang lebih kecil. Melihat hal ini banyak pembangunan perumahan-perumahan baru baik di Kota Denpasar mau pun di sekitarnya.

Kota Denpasar Yang Memikat Sebagai Hunian

Sebagai kota kedua terbesar di Indonesia Timur setelah Makassar, Denpasar terus memunculkan potensinya sehingga semakin banyak yang memilih hunian di Kota Denpasar. (rumah.com)

Sebagai kota kedua terbesar di Indonesia Timur setelah Makassar, Denpasar terus memunculkan potensinya sehingga semakin banyak yang memilih hunian di Kota Denpasar. (rumah.com)

Perbedaan antara Kota Denpasar dengan delapan kabupaten lainnya di Provinsi Bali mungkin hanya sebatas letak geografis. Kota Denpasar berada pada ketinggian 0-75 meter dari permukaan laut, namun jauh dari daerah pegunungan.

Nama Denpasar sendiri berasal dari kata “den”(utara) dan “pasar”. Sehingga jika digabungkan akan memiliki makna “Utara Pasar”. Asal kata ini menunjukkan asal Kota Denpasar sebagai kota pasar. Salah satu pasar yang terkenal hingga saat ini adalah Pasar Kumbasari.  

Kini kota yang menjadi pusat dari segala sektor di Bali terus menerus ditingkatkan sarana dan infrastrukturmya. Sebagai kota kedua terbesar di Indonesia Timur setelah Makassar, Denpasar terus memunculkan potensinya sehingga semakin banyak yang memilih hunian di Kota Denpasar.

Lagi cari rumah untuk dihuni atau untuk investasi? Simak 100 Rumah Dijual Terpopuler di Indonesia

Ada kalimat yang sering terdengar, tinggal di Bali lebih bahagia. Jika berlibur sepekan saja kita merasa mendapatkan energi baru, apakah dengan menetap jadi lebih bahagia? Mari kita lihat fasilitas dan keunggulan Kota Denpasar sebagai kawasan hunian dan potensinya.

Kota Denpasar Dilengkapi Berbagai Fasilitas Terbaik

Jarak Bandar Udara Internasional Ngurah Rai 12,8 km dari Kota Denpasar. (traveldetik.com)

Jarak Bandar Udara Internasional Ngurah Rai 12,8 km dari Kota Denpasar. (traveldetik.com)

 

1. Kemudahan akses masuk dan ke luar Kota Denpasar

Kota Denpasar memiliki Jalan Tol Bali Mandara dengan empat jalur yang menghubungkan Pelabuhan Benoa, Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, dan Nusa Dua. Jalan tol sepanjang 12,45 km ini juga dibangun dengan jalur khusus untuk motor.

Sedangkan Pelabuhan Benoa sendiri merupakan pintu masuk ke Kota Denpasar melalui jalur laut. Jarak Pelabuhan Benoa 10 km dari Kota Denpasar, dan jarak Bandar Udara Internasional Ngurah Rai 12,8 km dari Kota Denpasar.

2. Kota Denpasar memiliki fasilitas kesehatan terbaik di Provinsi Bali.

Sarana pelayanan kesehatan yang baik di Provinsi Bali berada di Kota Denpasar. Terdapat tiga rumah sakit milik pemerintah, yaitu RSUP Sanglah Denpasar, RSUD Wangaya, dan RSAD Udayana.

Selain rumah sakit milik pemerintah, di Kota Denpasar juga terdapat 13 rumah sakit swasta, 10 puskesmas besar, dan 26 puskesmas bantuan. Banyaknya fasilitas kesehatan di Kota Denpasar ditujukan dalam rangka peningkatan pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya.

3. Kota Denpasar memiliki beberapa perguruan tinggi terbaik.

Di Kota Denpasar, terdapat kurang lebih 12 Universitas, di antaranya Universitas Udayana, Universitas Mahasaraswati, Universitas Warmadewa, dan Institut Seni Indonesia Denpasar. Juga ada 13 Sekolah Tinggi, 3 Akademi, 3 Politeknik, dan IKIP PGRI Bali.

Untuk daftar sekolah dari tingkat dasar hingga lanjutan atas pun sangat banyak. Tercatat ada sekitar 229 sekolah tingkat dasar, 59 sekolah setingkat lanjutan pertama, 34 sekolah setingkat lanjutan atas, dan 29 sekolah kejuruan.

Kota Denpasar Memiliki Destinasi Wisata Sendiri

Walau pun di Bali pergi ke mana-mana tergolong mudah dan jarang ditemui kemacetan, namun ketika menetap di Denpasar, Anda pun dekat dengan banyak tempat wisata. (tripguru.com)

Walau pun di Bali pergi ke mana-mana tergolong mudah dan jarang ditemui kemacetan, namun ketika menetap di Denpasar, Anda pun dekat dengan banyak tempat wisata. (tripguru.com)

Walau pun di Bali pergi ke mana-mana tergolong mudah dan jarang ditemui kemacetan, namun ketika menetap di Denpasar, Anda pun dekat dengan banyak tempat wisata. Bukan tidak mungkin jaraknya bisa ditempuh dengan berjalan kaki saja.

Ingin punya rumah sendiri? Temukan aneka cerita yang menginspirasi seputar perjuangan wujudkan mimpi punya rumah sendiri hanya di Cerita Rumah.

· Pantai Sanur

Salah satu kawasan wisata pantai yang ramai dikunjungi wisatawan asing mau pun lokal. Letaknya berada di sebelah timur Kota Denpasar. Pantai Sanur memiliki ombak yang cukup tenang, maka di sini tidak bisa dipakai untuk surfing.

Karena memiliki kondisi ombak dan alam yang ramah, tak jauh dari lepas Pantai Sanur terdapat lokasi wisata selam dan snorkeling. Pantai ini juga dikenal sebagai sunrise beach (pantai matahari terbit), berlawanan dengan Pantai Kuta. Sunrise juga bisa dinikmati di Pantai Sindu, tepat di sebelah Pantai Sanur.

· Lapangan Puputan Badung

Area ini merupakan kawasan ruang terbuka hijau di Kota Denpasar sekaligus berfungsi sebagai paru-paru kota. Puputan sendiri adalah istilah Bali untuk ritual bunuh diri massal, bisa disebut juga ‘habis-habisan’. Puputan dilakukan dalam preferensi menghadapi penghinaan penyerahan diri.

Lapangan Puputan Badung, yang berada di tengah Kota Denpasar, adalah simbol penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang. Di bagian utara lapangan ini terdapat monumen I Gusti Ngurah Made Agung bersama para pahlawan lainnya saat melawan Belanda di Perang Puputan Badung pada tahun 1906.

Selain sering dijadikan tempat berolahraga pagi, juga piknik, areanya yang luas dan hijau di Lapangan Puputan Badung ini juga sering dijadikan tempat untuk pentas seni dan budaya. Mulai dari berbagai pentas seni dari siswa TK hingga sanggar-sanggar tari, juga seringkali ada pertunjukan teater gratis.

· Museum Bali Denpasar

Museum Bali adalah tempat awal berdirinya keluarga kerajaan. Pertama kali didirikan pada tahun 1910. Awalnya belum berbentuk museum melainkan masih berbentuk Gedung Arca. Baru pada tahun 1932 museum ini resmi dibuka untuk umum.

Di sini pengunjung bisa melihat gambaran kebudayaan Bali tempo dulu dan perkembangannya hingga saat ini. Berbagai peninggalan etnografi bersejarah, peralatan sehari-hari yang khas digunakan masyarakat Bali hingga perlengkapan prosesi perkawinan pun ada.

Lokasi Museum Bali berada di sekitaran Lapangan Puputan Badung, berdekatan pula dengan Pura Agung Jagatnatha. Pura ini cukup luas, pengunjung akan merasakan suasana yang tenang ketika berada di dalam area pura.

· Monumen Bajra Sandhi Renon

Monumen Bajra Sandhi Renon didirikan khusus untuk memperingati perjuangan masyarakat Bali dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. (wikipedia.org)

Monumen Bajra Sandhi Renon didirikan khusus untuk memperingati perjuangan masyarakat Bali dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. (wikipedia.org)

Bajra Sandhi Renon merupakan bangunan monumen bersejarah yang berlokasi di Lapangan Renon, Bali. Monumen ini didirikan khusus untuk memperingati perjuangan masyarakat Bali dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Monumen ini menggunakan gaya arsitektur trasional khas Bali, sehingga oleh banyak wisatawan dikira monumen ini adalah bangunan pagoda yang digunakan sebagai tempat bersembahyang.

Kawasan hijau Lapangan Renon ini memiliki fasilitas cukup lengkap, mulai dari tempat makan, tempat parkir, hingga perpustakaan. Bahkan ada beberapa lapangan bola di sekelilingnya sehingga Anda bisa menonton pertandingan sepak bola saat ada kejuaraan.

· Desa Budaya Kertalangu

Desa ini terletak di tengah area persawahan seluas 80 hektar, tepatnya di Jl. By Pass Ngurah Rai, Denpasar Timur, Bali. Di sini dapat dilihat secara langsung keseharian masyarakat Bali. Berbagai macam produk makanan dan ramuan jamu khas tradisional Bali bisa dibeli di sini.

Di Desa Budaya kertalangu ada 3 kolam pemancingan besar yang isinya jenis-jenis ikan yang berbeda-beda. Tak hanya itu, disediakan pula akomodasi penginapan, wahana permainan, juga tempat belanja oleh-oleh khas Bali.

Jika beruntung, di sini bisa dinikmati sajian acara seni budaya yang sedang diselenggarakan. Walau pun Kota Denpasar termasuk kota besar, namun dengan sejenak berada di Desa Budaya ini, seakan memberi jeda aktivitas agar lebih menyatu dan berdamai dengan alam.

· Pusat Konservasi Kura-Kura dan Penyu Hijau

Di sini Anda bisa melihat dari dekat ratusan kura-kura dan penyu hijau secara langsung. Pusat konservasi penyu  atau Turtle Education and Conservation Center (TCEC) yang berada di Pulau Serangan, Denpasar, Bali ini bisa menjadi wisata edukasi bagi keluarga dan anak-anak.

Jumlah spesies kura-kura dan penyu hijau yang ada di pusat konservasi ini sangat beragam, yang langka pun ada. Saat ini TCEC berperan sebagai tempat transit bagi proses reproduksi penyu. Telur-telur dikumpulkan, bekerja sama dengan mitra nelayan yang telah dibina, dan pada saatnya nanti akan dilepaskan  ke laut kembali secara massal.

Lokasi pusat konservasi ini bisa dicapai melalui jalan darat saat air laut surut melalui jembatan yang menghubungkan Kota Denpasar dengan Pulau Serangan. Lokasinya di Jl. Tukad Wisata, Desa Serangan, Denpasar Selatan, Bali.

· Bermain Hiu di Pulau Serangan

Berada di dekat Pusat Konservasi Kura-Kura dan Penyu Hijau, di Pulau Serangan ini juga dapat melakukan aktivitas ekstrem yaitu berenang bersama kawanan hiu putih. Selain itu, di sini juga bisa dinikmati keindahan alam bawah laut yang masih terjaga dengan sangat baik.

Lokasi obyek wisata Bali Shark Pulau Serangan berada di Agus Bar & Restaurant, di Jl. Tukad Punggawa, Pulau Serangan, Denpasar Selatan. Lokasinya tidak jauh dari Pantai Sanur, Pantai Kuta, dan Pantai Seminyak.

Untuk bisa masuk dan menikmati sensasi berenang bersama kawanan hiu putih, wisatawan domestik harus merogoh kocek sebesar Rp 800.000, dan 99 USD untuk wisatawan mancanegara.

· Ekowisata Hutan Mangrove Bali

Kesejukan udara di Hutan Mangrove ini membuat siapa pun yang datang ingin piknik dan bersantai menghabiskan waktu. (kintamani.id)

Kesejukan udara di Hutan Mangrove ini membuat siapa pun yang datang ingin piknik dan bersantai menghabiskan waktu. (kintamani.id)

Obyek wisata Hutan Mangrove Bali berlokasi di Jl. By Pass Ngurah Rai, Km.21, Denpasar, Bali. Letaknya sangat dekat dengan Pantai Kelan dan Pantai Jerman. Daya tarik utamanya adalah hutan bakau yang masih sangat asri.

Kesejukan udara di Hutan Mangrove ini membuat siapa pun yang datang ingin piknik dan bersantai menghabiskan waktu. Keindahan alam di sini pun membuat setiap momen yang diabadikan terlihat indah.

Untuk memudahkan wisatawan mengeksplorasi tempat ini, disediakan jembatan kayu sepanjang 2 km. Di beberapa titik jembatan disediakan shelter untuk beristirahat sambil menikmati keindahan pemandangannya. Yang menarik, di ujung jembatan kita dapat melihat pemandangan berupa jalan tol dan Pantai Tanjung Benoa.

· Taman Werdhi Budaya Art Centre Denpasar, Bali

Taman Budaya ini menjadi destinasi wisata yang cukup ramai, karena di sini dikenal sebagai pusat pertunjukan seni dan budaya Bali. Lokasinya berada di Jl. Nusa Indah, No.1, Denpasar Timur, Bali.

Taman Werdhi Budaya ini termasuk salah satu obyek wisata yang gratis, tidak ditarik bayaran. Di tanah seluas 5 hektar, berbagai pertunjukan seni serta budaya Bali yang unik disuguhkan dengan apik.

Di sinilah dilangsungkan acara rutin tahunan Pesta Kesenian Bali (PKB) yang diikuti oleh seluruh perwakilan daerah kabupaten di Bali, dan menampilkan parade seni dan budaya yang memiliki ciri khas dari setiap kabupaten.Mulai dari pertunjukan gamelan, pentas sendratari, kesenian wayang, dan lain sebagainya.

Kota Denpasar Banyak Peluang Usaha 

Toleransi yang tinggi pun membuat kehidupan di Bali terasa nyaman, terutama di Kota Denpasar sebagai pusat berbagai sektor industri. (unsplash.com)

Toleransi yang tinggi pun membuat kehidupan di Bali terasa nyaman, terutama di Kota Denpasar sebagai pusat berbagai sektor industri. (unsplash.com)

Karena Kota Denpasar menjadi barometer bagi kemajuan pariwisata di Bali, maka banyak peluang pekerjaan terutama dengan bermunculannya banyak hotel dan resto. Selain peluang usaha, tentunya membuat pembangunan sarana dan pra sarana di kota ini terus berkembang.

Enaknya tinggal di Bali, banyak sekali profesi yang beragam. Status sosial untuk menunjukkan gengsi pun hampir tidak ada di Bali, karena uniknya di sini bisa saja pedagang minuman ternyata memiliki hotel, atau tanah yang disewakan untuk kafe atau resto.  

Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com.

Toleransi yang tinggi pun membuat kehidupan di Bali terasa nyaman, terutama di Kota Denpasar sebagai pusat berbagai sektor industri. Berbagai ras, suku, agama, hidup berdampingan, dan menciptakan banyak kolaborasi serta kehidupan gotong royong yang masih kuat.

Kota Denpasar Surganya Kuliner

Menetap di Kota Denpasar tentunya jadi tidak membosankan, karena eksplorasi kuliner tak kan ada habisnya di sini. (pegipegi.com)

Menetap di Kota Denpasar tentunya jadi tidak membosankan, karena eksplorasi kuliner tak kan ada habisnya di sini. (pegipegi.com)

Kota Denpasar juga terkenal dengan wisata kulinernya. Saat di Bali, daftar tujuan kuliner cukup banyak di kota ini. Menetap di Kota Denpasar tentunya jadi tidak membosankan, karena eksplorasi kuliner tak kan ada habisnya di sini.

 Berikut daftar tujuan kuliner yang wajib untuk dicoba:

· Ayam Betutu Khas Gilimanuk

Menu wajib coba: Nasi Ayam Betutu, Nasi Bali Tempo Doeloe.

Lokasi: Jl. Merdeka, No.88, Renon, Denpasar, Bali.

· Warung Mak Beng

Menu wajib coba: hanya ada satu menu makanan, yang terdiri dari nasi putih, Ikan Laut Goreng, dan Sop Sayur isi Kepala Ikan.

Lokasi: Jl. Hang Tuah, No.45, Sanur, Denpasar, Bali.

· Warung Wardani

Menu wajib coba: Nasi Campur khas Bali , Gado-gado, Nasi Kare, Soto Babad.

Lokasi: Jl. Yudistira, No.2, Dangin Puri Kauh, Denpasar Utara, Bali.

· Ikan Bakar Cianjur Renon

Menu wajib coba: Gurame Pesmol, Tumis Pucuk Labu, Nasi Goreng Pete.

Lokasi: Jl. Cok Agung Tresna, Sumerta Kelod, Renon, Denpasar, Bali.

· Rumah Makan Kedaton Sanur

Menu wajib coba: segala lauk pauk dan sayuran sebagai teman makan nasi ala Bali.

Lokasi: Jl. By Pass Ngurah Rai, No.118, Sanur, Denpasar, Bali.

· Segara Bambu

Menu wajib coba: aneka pilihan sambal yang pedas dan nikmat.

Lokasi: Jl. Astasura, No.99, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, Bali.

· Warung Ongan Asri Ikan Bakar Jimbaran

Menu wajib coba: Tuna Fillet Sambal Matah, Sushi Fushion.

Lokasi: Jl. Naja Saraswati, Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Bali.

Menetap dan membeli hunian di Bali, khususnya di Kota Denpasar tentunya lebih efisien dibandingkan harus menyewa atau mengontrak rumah. Dekat dengan alam serta kegiatan budaya yang sangat semarak memberikan keuntungan lebih untuk menetap di pulau yang cantik ini. Bonusnya, Anda tidak perlu berlibur lagi bukan?

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat AreaInsider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah