Bali sempat jadi primadona ketika pandemi melanda. Kesempatan work from home (WFH) membuka peluang untuk pindah ke Bali, agar bisa bekerja sambil liburan. Tren Work From Bali mendorong banyak konsumen berlomba-lomba memburu properti idaman di Pulau Dewata. Lalu bagaimana tren pasar properti di Bali saat ini?

Saat ini, tren pasar properti di Bali dari sisi indeks harga masih terus positif. Menelisik data yang dirilis Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI), Indeks harga properti gabungan (rumah dan apartemen) di Bali, pada kuartal satu 2022, menempati angka 116,3, naik 3,1 persen dari kuartal sebelumnya yang berada di posisi 112,8 (QoQ). Bahkan selama setahun terakhir, kenaikan indeks harga properti di Bali mencapai 9,0 persen dibandingkan Q1 2021 di angka 106,7 (YoY).

Sementara prospek properti hunian di Bali dari sisi suplai, justru mulai tampak adanya penurunan. Indeks suplai properti di Bali turun -5,6 persen secara kuartalan ke posisi 267,1 pada Q1 2022. Padahal, pada Q4 2021, suplai properti di Bali baru saja mencapai puncaknya, yakni di angka 283,1. Adapun secara tahunan, suplai properti tetap bertumbuh sebesar 17,3 persen dibandingkan Q1 2021 yang menoreh indeks 227,7.

Tren Pasar Properti di Bali untuk Indeks Permintaan Properti Hingga Q1 2022

Begitu juga dari sisi permintaan, sedikit melemah. Menurut infogram di atas, indeks permintaan di Bali pada Q1 2022 menduduki angka 171,8. Posisi ini kalah unggul 1,0 persen dibandingkan Q4 2021 (QoQ) dan lebih rendah 1,6 persen dibandingkan kuartal yang sama di tahun sebelumnya (YoY).

Penurunan ini menunjukkan mulai hilangnya antusiasme konsumen terhadap penawaran rumah dan apartemen di Bali. Melemahnya permintaan properti di Bali seiring dengan situasi Indonesia yang mulai pulih dari pandemi.

Padahal, Bali memiliki beberapa keunggulan yang tidak kalah menarik ketimbang kota-kota lain.

Sebagai tujuan wisata paling populer di Indonesia, Bali dilayani banyak penerbangan dalam dan luar negeri melalui Bandar Udara Internasional Ngurah Rai. Akses keluar-masuk yang tidak begitu sulit, apalagi setelah pandemi cukup terkendali, akan sangat menguntungkan bagi yang punya mobilitas tinggi.

Tidak hanya akses ke daerah lain, transportasi di dalam wilayah Bali pun cukup mudah dan nyaman. Jalan Tol Bali Mandara yang menghubungkan Pelabuhan Benoa, Nusa Dua, dan Bandara Ngurah Rai dan beberapa jalan lintas bawah (underpass) membuat Bali tidak begitu macet. Angkutan umum juga tersedia, seperti Trans Metro Dewata dan Trans Sarbagita.

Bali juga dikenal memiliki fasilitas pendidikan yang cukup baik, bahkan Bali menjadi rumah bagi salah satu perguruan tinggi dengan fakultas kedokteran (FK) terbaik, yakni Universitas Udayana. Fasilitas kesehatan di Bali pun tidak kalah bagusnya. Terdapat 81 rumah sakit, 120 puskesmas, dan 115 klinik pratama yang tersebar di seluruh penjuru Bali.

Tren Pasar Properti di Bali untuk Indeks Harga Rumah dan Apartemen

Indeks harga rumah di Bali masih cukup menjanjikan. Berdasarkan data RIPMI, pada Q1 2022, indeks tersebut masih bertumbuh sebesar 2,9 persen, meraih angka 116,5, mengungguli kuartal sebelumnya yang hanya mencapai indeks 63,0 (QoQ). Dibandingkan indeks pada Q1 2021 yang berada di angka 106,1, indeks harga rumah di Bali pada kuartal ini lebih tinggi 9,9 persen (YoY).

Kenaikan juga dirasakan di segmen apartemen secara QoQ, meskipun terkoreksi secara YoY. Indeks harga apartemen di Bali pada Q1 2022 naik ke posisi 70,5, unggul sebesar 11,9 persen dibandingkan Q4 2021 menempati angka 63,0. Sedangkan secara tahunan, terkoreksi -11,1 persen dibandingkan Q1 2022, di mana indeks mencapai 79,3.

Tren Pasar Properti di Bali untuk Indeks Suplai Rumah dan Apartemen

Jika sebelumnya sudah diuraikan tren pasar properti di Bali dari sisi harga, maka infogram di atas menunjukan bagaimana situasi tren suplai rumah dan apartemen di Bali pada Q1 2022.

Pada kuartal ini, indeks suplai rumah di Bali hanya mampu meraih angka 261,7, melemah sebesar -5,5 persen dibandingkan Q4 2021 yang menoreh indeks 276,8 (QoQ). Akan tetapi, masih tampak bertumbuh secara tahunan, yaitu sebesar 17,7 persen karena pada Q1 2021 indeks berada di angka 222,3.

Sementara itu, indeks suplai apartemen melemah di semua lini. Pada Q1 2022, indeks menempati angka 161,9, turun 13,1 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, di mana indeks suplai apartemen di Bali menoreh angka 186,2. Dalam perode tahunan, indeks itu melemah sebesar -1,3 persen dibandingkan Q1 2021 yang mencapai indeks 164,1.

10 AREA FAVORIT UNTUK HUNIAN DI BALI

Menurut infogram di atas, lebih dari dua pertiga pencari properti di Bali hanya menyasar area Denpasar (35,03 persen) dan Badung (31,71 persen). Hal ini tampaknya didorong oleh kelengkapan fasilitas di kedua lokasi yang merupakan pusat berbagai kegiatan ekonomi di Bali.

Di peringkat ketiga, Jimbaran yang juga salah satu destinasi utama di Pulau Dewata, meraup 6,30 persen permintaan properti di Bali, disusul Gianyar (5,38 persen), dan Tabanan (5,17 persen).

Lima peringkat terakhir justru diduduki oleh area yang menjadi spot favorit wisatawan di Bali, seperti Nusa Dua (3,73 persen), Seminyak (3,46 persen), Ubud (2,50 persen), Sanur (2,07 persen), dan Kuta (1,55 persen).

Menyimak lokasi favorit untuk berburu hunian di Bali, berikut 10 referensi properti yang patut dipertimbangkan jika ingin tinggal di Bali.

Denpasar

Sebagai ibu kota provinsi, akses dan fasilitas di Denpasar tidak perlu dipertanyakan. Bandara Internasional Ngurah Rai, jalan tol Bali Mandara, hingga Pelabuhan Benoa dan Sanur berlokasi dekat dengan Denpasar. Selain itu, terdapat kurang lebih 12 universitas, 13 sekolah tinggi, 3 akademi, dan 3 politeknik, salah satunya Universitas Udayana. Temukan pilihan propertinya di sini!

Badung

Membentang dari pantai hingga ke daratan tinggi, Badung punya banyak pilihan hunian yang asri dengan view yang menakjubkan. Pusat pariwisata di Badung juga merupakan yang terbanyak di Bali, loh! Temukan pilihan propertinya di sini!

Jimbaran

Jimbaran berlokasi di dekat Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park dan Bandara Internasional Ngurah Rai. Sebagai rumah dari Kampus Pusat Universitas Udayana, hunian di Jimbaran dapat dijadikan tempat tinggal maupun indekos sewa. Temukan pilihan propertinya di sini!

Gianyar

Berada di sebelah timur Denpasar, Gianyar merupakan pusat industri seni dan kerajinan Bali. Selain itu, Gianyar juga dikenal sangat asri dan tenang, bahkan kebun binatang eksotik dan pura-pura yang populer untuk wisata seperti Tirta Empul juga ada di kabupaten ini. Temukan pilihan propertinya di sini!

Tabanan

Pesona wisata Tabanan tak kalah ketimbang Badung. Tabanan punya pura tertinggi di Bali, Pura Pucak Kedaton, juga beberapa pantai perawan. Area ini diminati karena cenderung lebih sepi sehingga harga hunian jauh lebih terjangkau. Temukan pilihan propertinya di sini!

Nusa Dua

Sebagai pusat konferensi dunia di Bali, Nusa Dua lokasi yang strategis. Terdapat Bali National Golf Club dan fasilitas eksklusif lainya, termasuk arena olah raga air yang menarik. Temukan pilihan propertinya di sini!

Seminyak

Seminyak merupakan salah satu pusat wisata kuliner di Bali. Dapat ditemukan berbagai restoran, bar, hingga warung makanan khas Bali di sepanjang Jalan Raya Seminyak dan Sunset Road. Temukan pilihan propertinya di sini!

Ubud

Dikenal dengan seniman dan pemandangan terasering sawah ‘Subak’, hunian di Ubud cocok dijadikan tempat tinggal bagi yang ingin ketenangan dan ide-ide kreatif. Temukan pilihan propertinya di sini!

Sanur

Sebagai pintu masuk menuju Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan, Sanur dapat menjadi salah satu pilihan lokasi yang menarik di Bali. Temukan pilihan propertinya di sini!

Kuta

Kuta sangat populer di Indonesia, bahkan dunia. Oleh karena itu, properti di lokasi ini punya harga yang kompetitif karena sangat strategis dan prestisius. Area ini punya kawasan yang nyaman untuk dinikmati dengan berjalan kaki dan ramai akan wisatawan. Banyak peluang usaha yang dapat dilakukan! Temukan pilihan propertinya di sini!

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat AreaInsider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah