Fasilitas berkelas dongkrak sektor wisata Bandung. Ya, ibu kota provinsi Jawa Barat yang merupakan metropolitan terbesar ketiga di Indonesia setelah Jabodetabek dan Gerbangkertosusila ini memang kuat dari sektor ekonomi, pendidikan, teknologi, industri kreatif, hingga sektor pariwisata.

Obyek wisata Bandung memang kaya hingga mampu menawarkan banyak pilihan sesuai selera wisatawan. Sebut saja mulai dari wisata alam seperti tempat wisata di Lembang yang bertebaran, wisata kuliner yang tersebar di segenap penjuru Bandung, wisata belanja, hingga wisata arsitektur. 

wisata bandung bangunan tua

Anda bisa melihat bangunan-bangunan tua seperti itu di sepanjang jalan Braga dan jalan Asia Afrika.

Ya, kota berjuluk Paris Van Java ini memang terkenal dengan peninggalan bangunan-bangunan bersejarah yang masih terawat hingga saat ini. Semuanya masih tertata apik.

Meskipun area pusat kota sudah ramai dengan kehadiran gedung bertingkat dan konsep smart city (kota pintar) yang tengah dikembangkan, Bandung tetap menjaga bentuk arsitektur bangunan warisan sejarah masa lampau.

Bangunan-bangunan yang kebanyakan peninggalan kolonial Belanda tersebut hadir dalam desain arsitektur Art Deco.

Anda bisa melihat bangunan-bangunan tua seperti itu di sepanjang jalan Braga dan jalan Asia Afrika. Sepanjang jalan ini Anda akan menemukan museum, tempat hiburan, toko kue, kafe, dan toko souvenir.

  • Fasilitas Pendukung

Dan sejak dibukanya Tol Cipularang yang mampu memangkas jarak tempuh dan waktu dari Jakarta ke Bandung atau sebaliknya, pertumbuhan sektor wisata Bandung memang makin melesat. Bahkan jadi tujuan utama untuk menikmati liburan akhir pekan bagi masyarakat yang berasal dari Jakarta dan sekitarnya. Itu pula yang menyebabkan semakin suburnya bisnis hotel di Bandung.

Fasilitas yang membuat sektor wisata Bandung tentunya bukan itu saja, masih ada banyak fasilitas berkelas lainnya, yang bukan hanya memanjakan wisatawan saja tapi secara otomatis meningkatkan kenyamanan hidup warganya juga.

Sebagai ibukota provinsi Jawa Barat, kota ini memiliki sarana layanan kesehatan yang sangat lengkap. Sampai tahun 2007, kota Bandung telah memiliki 30 unit rumah sakit dan 70 unit puskesmas yang tersebar di kota ini, di mana dari 17 unit rumah sakit tersebut diantaranya telah memiliki 4 pelayanan kesehatan dasar sedangkan selebihnya merupakan rumah sakit khusus.

Pelayanan kesehatan dasar tersebut meliputi pelayanan spesialis bedah, pelayanan spesialis penyakit dalam, pelayanan spesialis anak serta pelayanan spesialis kebidanan dan kandungan. Dan dari jumlah tenaga medis yang tercatat, dibandingkan dengan jumlah penduduknya pada tahun 2007 adalah 86 orang tenaga medis untuk melayani 100 ribu penduduk.

Kota ini juga memiliki beberapa kawasan yang menjadi taman kota, selain berfungsi sebagai paru-paru kota juga menjadi tempat wisata bagi masyarakatnya. Kebun Binatang Bandung merupakan salah satu kawasan wisata di Bandung yang sangat diminati oleh masyarakat, terutama pada saat hari minggu maupun libur sekolah.

Selain itu beberapa kawasan wisata lain termasuk pusat perbelanjaan maupun factory outlet juga tersebar di kota ini diantaranya, di kawasan Jalan Braga, kawasan Cihampelas, Cibaduyut dengan pengrajin sepatunya, dan Cigondewah dengan pedagang tekstilnya.

Puluhan pusat perbelanjaan juga tersebar di kota ini, beberapa di antaranya Istana Plaza Bandung, Bandung Indah Plaza, Paris Van Java Mall, Cihampelas Walk, Trans Studio Mall, Bandung Trade Center, Plaza Parahyangan, Balubur Town Square, dan Metro Trade Centre.

fasilitas berkelas wisata bandung

Puluhan pusat perbelanjaan juga tersebar di kota ini, beberapa di antaranya Istana Plaza Bandung, Bandung Indah Plaza, Paris Van Java Mall, Cihampelas Walk, Trans Studio Mall.

Terdapat juga pusat rekreasi modern dengan berbagai wahana seperti Trans Studio Resort Bandung, Trans Studio Bandung, yang terletak pada lokasi yang sama dengan Trans Studio Mall. Sementara beberapa kawasan pasar tradisional yang cukup terkenal di kota ini diantaranya Pasar Baru, Pasar Gedebage dan Pasar Andir.

Dan yang tak kalah penting, selain sektor pariwisata, Bandung juga menjadi tujuan banyak orang karena juga dikenal sebagai salah satu kota tujuan pendidikan di Indonesia. Tengok saja sejumlah perguruan tinggi besar dan ternama ada di sana seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran, UIN Sunan Gunung Djati (UIN Bandung), Universitas Telkom, dan masih banyak lagi.

  • Fasilitas Berkelas

Namun dari sekian banyak fasilitas umum yang juga berimbas atas terdongkraknya sektor wisata Bandung, fasilitas berkelas berikut ini juga dipastikan akan semakin membuat Bandung tidak hanya diburu sebagai obyek wisata semata, tapi juga lokasi hunian favorit bagi yang sedang mencari hunian dan juga investor.

Cek di sini untuk pilihan hunian atau investasi di Bandung dalam beragam kisaran harga.

Bandung Command Center (BCC)

Bandung Command Center yang ditujukan sebagai pusat komando dan informasi ini menjadi salah satu fasilitas publik terbaik di Bandung. Sejak dibangun pada 2015 lalu, fasilitas publik yang berada di Balai Kota Bandung ini menjadi salah satu aset paling vital milik Pemkot Bandung.

Dengan desain mirip di film Star Trek, ruangan di dalamnya dilengkapi peralatan canggih dengan ratusan software di dalamnya. Perangkat lunak itu merupakan gabungan dari pelayanan publik elektronik dari sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang dibuat khusus oleh perusahaan komputer, IBM, serta mahasiswa ITB.

BCC memiliki fungsi utama sebagai pusat untuk memantau tiap sudut Kota Bandung yang terkoneksi dengan kamera pengawas di seluruh kota, sekaligus berfungsi sebagai tempat masuknya pengaduan publik.

Skywalk Cihampelas

Jalur pedestrian merupakan salah satu fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menata kota. Tak hanya mempercantik trotoar, tapi membuat jembatan bagi pedestrian di atas udara yang dinamakan Skywalk Cihampelas yang kini jadi ikon wisata Bandung terbaru.

Selain untuk membuat nyaman para pejalan kaki, Skywalk Cihampelas juga menjadi solusi kreatif penataan pedagang kaki lima (PKL) yang kerap membuat kusut kawasan wisata belanja ini.

Skywalk Cihampelas juga ramah bagi penyandang disabilitas. Akses bagi kaum difabel disediakan diseluruh area jembatan. Bahkan, Skywalk Cihampelas dilengkapi lift sebagai akses masuk utama mereka.

Taman Film Cantik

Bentang area persawahan menjadi inspirasi dan ide utama proyek pembangunan Taman Film. Desain Taman Film terinspirasi dari SHAU Rotterdam, sebuah studio arsitektur di Rotterdam, Muenchen, dan Jakarta.

Taman ini berlokasi tepat di kolong jembatan Pasupati, satu area dengan Taman Jomblo dan sculpture park dan skatepark. Lokasinya juga menjadi jantung ruang publik baru yang didedikasikan untuk warga Bandung.

Uniknya, taman yang diresmikan pada 2014 lalu ini berbentuk topografi sawah berteras yang menghadap sebuah layar besar. Taman Film terdiri dari tujuh tingkat yang berfungsi sebagai tempat duduk dengan ukuran berbeda-beda.

Bandung Creative Hub (BCH)

Fasilitas berkelas lainnya adalah Bandung Creative Hub (BCH) yang berlokasi di Jalan Sukabumi, Bandung. Gedung ini berfungsi sebagai pusat industri kreatif yang bisa diakses oleh para komunitas kreatif di kota ini.

Bangunan lima lantai itu akan dilengkapi perpustakaan, galeri, museum, studio inovasi tiga dimensi, studio fashion, desain museum, desain store, amfiteater, ruang belajar, serta toko yang menampilkan produk kreatif terbaik Bandung.

Restorasi Sungai Cikapayang dan Taman Dewi Sartika

Perbaikan dan penambahan ruang publik baru juga semakin masif dilakukan. Misalnya restorasi Sungai Cikapayang dan rehabilitasi Taman Dewi Sartika yang satu kawasan dan melintasi area Balai Kota.

Melihat adanya potensi bagi wisata Bandung dan sebagai fasilitas berkelas bagi masyarakat, maka Pemkot melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) mencoba merehabilitasinya. 

Kini sungai dan taman itu sudah menjadi tempat favorit anak-anak lantaran tersedianya kolam dangkal untuk arena bermain air. Area bagi pedestriannya juga dipercantik, lengkap dengan kursi klasik dan tanaman warna-warni sehingga tak pernah sepi pengunjung.