Bagi warga Tangerang Pasar Lama Tangerang merupakan salah satu warisan budaya kota yang tak pernah mati. Bukan hanya pasar biasa, namun Pasar Lama Tangerang merupakan pusat wisata kuliner di kawasan ini serta memiliki berbagai destinasi wisata budaya Cina Peranakan Tangerang. Hal inilah yang membuat Pasar Lama Tangerang tak pernah sepi pengunjung hingga saat ini.

Terletak tak terlalu jauh dari ibu kota Jakarta, Pasar Lama Tangerang menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi terutama di akhir pekan. Tak hanya warga Tangerang saja, namun para pengunjung dari Jakarta pun turut meramaikan tempat ini. Para pengunjung yang datang ke sini pun memiliki tujuan beragam, mulai dari wisata kuliner hingga kunjungan wisata sejarah.

Di Pasar Lama Tangerang Anda juga dapat menemukan toko jajanan untuk oleh-oleh khas Pecinan yang dapat dengan mudah ditemukan di sini. Mulai dari kue keranjang hingga dodol khas benteng dapat ditemukan di Pasar Lama Tangerang. Anda dapat berkunjung ke Pasar Lama Tangerang sendiri maupun bersama teman dan keluarga.

Mau punya hunian sekaligus investasi dengan harga di bawah Rp 500 jutaan di kawasan Tangerang? Cek aneka pilihan huniannya di sini!

Saat memasuki kawasan Pasar Lama Tangerang, para pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai jenis makanan mulai dari yang ringan hingga berat. Beragam jenis makanan dan minuman di sini antara lain ketoprak, bakso, nasi goreng, otak-otak ikan, sempol ayam, lumpia basah, telur gulung, serabi durian, dan masih banyak lagi.

Selain makanan dan minuman, di Pasar Lama Tangerang juga bisa ditemukan peninggalan bersejarah dari berbagai cerita kaum Cina Benteng di Tangerang. Pengunjung bisa menemukan klenteng tertua di Tangerang dan masjid yang menjadi simbol kerukunan antar umat Muslim dan kaum Cina Benteng turun temurun.

Pasar Lama Tangerang dan Asal Usul Cina Benteng

Pasar Lama Tangerang dan Asal Usul Cina Benteng

Pasar ini dahulu merupakan pusat perdagangan tertua di Kota Tangerang dan merupakan cagar budaya. (travelspromo.com)

Pasar Lama Tangerang berlokasi di Jalan Kisamaun, Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Banyak orang yang mengenal Pasar Lama Tangerang sebagai pusat kuliner di Tangerang. Namun tak banyak yang tahu bahwa Pasar Lama Tangerang memiliki segudang cerita bersejarah yang menjadi awal mula kehadiran Pasar Lama Tangerang.

Pasar ini dahulu merupakan pusat perdagangan tertua di Kota Tangerang dan merupakan cagar budaya. Pasalnya kawasan ini sangat kental dengan akulturasi budaya yang terdiri dari Cina, Betawi, Eropa, dan Sunda. Berbicara sejarah kota Tangerang, tentunya tak bisa dipisahkan dari kebudayaan Cina Benteng. Sejarah kaum Cina Benteng sendiri dapat dirunut dari pelayaran Laksamana Cheng Ho.

Ingin punya rumah sendiri? Temukan aneka cerita yang menginspirasi seputar perjuangan wujudkan mimpi punya rumah sendiri hanya di Cerita Rumah.

Laksamana Cheng Ho sendiri adalah penjelajah dari Cina yang berkunjung ke tanah Jawa. Pada tahun 1407 Cheng Ho mengutus anak buahnya untuk mendarat di Teluk Naga yang merupakan bagian dari kota Tangerang saat ini. Hal inilah yang menjadi asal usul kehadiran nenek moyang Cina Benteng di Tangerang.

Kemudian kelompok masyarakat Cina Benteng pun semakin berkembang. Mereka mendirikan perkampungan di beberapa kawasan sekitar Tangerang, selain di Teluk Naga, mereka juga mendirikan perkampungan di Pasar Baru dan Pasar Lama Tangerang. Kaum Cina Benteng di Pasar Lama kemudian berakulturasi dengan masyarakat Muslim dan meninggalkan banyak artefak bersejarah di sini.

Pasar Lama Tangerang Pusat Kuliner Tangerang

Pasar Lama Tangerang Pusat Kuliner Tangerang

Satu hal yang tak bisa ditemukan di tempat lain selain di Pasar Lama Tangerang mayoritas kuliner di sini tak bisa ditemukan di tempat lain. (tangerangnews.com)

Pasar Lama Tangerang mulai ditata sebagai kawasan kuliner sejak tahun 2012 dengan nama Kawasan Kuliner Pasar Lama. Meski aktivitas kuliner di lokasi tersebut telah berlangsung lama sejak Pemerintah Kota baru meresmikan sebagai kawasan kuliner membuat Pasar Lama lebih ramai dikunjungi. Aktivitas paling ramai di Pasar Lama Tangerang biasanya terjadi pada malam hari.

Pemerintah Kota Tangerang beberapa kali melakukan acara promosi wisata Pasar Lama Tangerang salah satunya adalah Pasar Lama Culinary Night. Awalnya kuliner Pasar Lama Tangerang didominasi oleh sajian akulturasi seperti Asinan Lan Jin, Bubur Kepiting Hokie, Laksa Tangerang, Siomay Benteng dan ada beberapa jenis kuliner lainnya yang memiliki resep turun temurun.

Lagi cari rumah untuk dihuni atau untuk investasi? Simak 100 Rumah Dijual Terpopuler di Indonesia

Satu hal yang tak bisa ditemukan di tempat lain selain di Pasar Lama Tangerang mayoritas kuliner di sini tak bisa ditemukan di tempat lain. Meski ada beberapa yang bisnisnya berkembang dan akhirnya membuka cabang di kawasan lain. Pasar Lama Tangerang juga selalu ramai dikunjungi saat bulan puasa dan menjelang Imlek, karena ada banyak takjil musiman serta jajanan khas Imlek dan pernak-perniknya.

Kuliner di Pasar Lama Tangerang juga diramaikan dengan santapan legendaris mulai dari Nasi Uduk Encim Sukaria, Sate Ayam H. Ishak, Asinan Liu Lan Jin, Bubur Ayam Ko Iyo, Es Podeng Varia, Es Bun Tin, Laksa Benteng, dan masih banyak lagi. Pastinya para pengunjung akan dimanjakan oleh sajian lezat yang tak bisa ditemukan di tempat lain.

Pasar Lama Tangerang dan Peninggalan Bersejarah Kaum Cina Benteng

Pasar Lama Tangerang dan Peninggalan Bersejarah Kaum Cina Benteng

Bangunan-bangunan tua seperti Vihara Boen Tek Bio dan Museum Peranakan Benteng Heritage bisa ditemukan di sini. (indonesiakaya.com)

Selain kulinernya yang legendaris, Pasar Lama Tangerang juga memiliki fasilitas dan peninggalan bersejarah. Para pengunjung pun tak hanya bisa menikmati sajian lezat kuliner namun juga dapat menjelajahi berbagai peninggalan bersejarah kaum Cina Benteng. Bangunan-bangunan tua seperti Vihara Boen Tek Bio dan Museum Peranakan Benteng Heritage bisa ditemukan di sini. 

Vihara Boen Tek Bio merupakan kuil tertua di Tangerang yang sudah berdiri selama tiga abad. Kesan klasik dengan ornamen klenteng dengan atap jingga kusam serta bentuk atap melengkung tampak khas. Berdiri pada 1684, klenteng ini berdiri sebagai tempat persembahyangan orang-orang Tionghoa. Klenteng ini juga menjadi awal semangat orang Tionghoa yang melakukan perniagaan di Pasar Lama.

Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com.

Selain Vihara Boen Tek Bio, Museum Peranakan Benteng Heritage meninggalkan banyak cerita bersejarah mengenai kaum Cina Benteng. Bangunan ini merupakan salah satu bangunan tertua di Kota Tangerang. Bangunan ini terletak di sekitar kawasan Pasar Lama yang menjadi cikal bakal pusat kota Tangerang, yang dahulu disebut Kota Benteng.

Museum ini merupakan museum Tionghoa pertama di Indonesia yang berfokus pada cerita kehidupan peranakan Tionghoa di Tangerang yang menjadi asal muasal dan lebih dikenal dengan Cina Benteng. Bangunan berbentuk rumah ini dibangun pada abad ke 17 dan sempat dijadikan sebagai markas bagi organisasi perdagangan Tionghoa di Tangerang.

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah