Nama Maja mungkin sudah tidak asing di telinga para pencari hunian dan para pengembang. Pasalnya kawasan ini sedang menjadi bahan perbincangan karena kini telah menjadi kota distrik kreatif. Kawasan yang merupakan bagian dari provinsi Banten ini digadang-gadang mampu menyaingi kawasan Serpong.

Wajah Maja dulu dan sekarang memang jelas sangatlah berbeda, hal ini dapat dilihat dengan maraknya kehadiran perumahan-perumahan cluster dan hunian vertikal. Bermula dari sebuah kawasan yang terletak di Lebak, Banten, Maja bertransformasi menjadi kawasan distrik kreatif.

Bahkan kawasan ini diprediksi akan bersaing dengan Serpong dan beberapa kawasan yang sudah terlebih dahulu menjadi kawasan kota mandiri. Apalagi saat ini  para pengembang sedang berlomba-lomba menghadirkan berbagai hunian dengan segala fasilitasnya yang lengkap.

Mau punya hunian sekaligus investasi dengan harga di bawah Rp 300 jutaan di kawasan Maja? Cek aneka pilihan huniannya di sini!

Mengenai harga hunian, kawasan ini memang cukup bersaing dan memiliki berbagai pilihan penawaran. Apalagi, pada 2020 lalu Pemerintah Pusat menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Nasional (RPJMN) sebanyak 41 proyek besar, termasuk  di dalamnya adalah pembangunan kota baru.

Dari 41 proyek besar tersebut, Kabupaten Maja, Banten masuk ke dalam RPJMN dan menjadi prioritas dalam proyek Creative District bersama dengan kawasan Rangkasbitung dan Karawang. Tentunya perkembangan kawasan ini dari dulu hingga saat ini menarik untuk dibahas.

Maja dan Pertumbuhannya Dulu Hingga Kini

Maja dan Pertumbuhannya Dulu Hingga Kini

Maja adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten yang terdiri dari 14 desa.

Apabila menilik wajah kawasan ini di masa lampau pastinya tidak pernah terbayang akan menjadi sebuah kota mandiri dan distrik kreatif. Apalagi merupakan kawasan kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten yang terdiri dari 14 desa.

Kecamatan ini keunggulannya karena memiliki wilayah yang cukup strategis yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang, selain itu kawasan ini juga sering dijadikan jalan alternatif menuju Kabupaten Bogor. Bahkan kawasan ini kini juga sudah ditetapkan sebagai kawasan salah satu penyangga ibu kota Jakarta.

Luas area ini secara keseluruhan mencapai 10.900 hektar dengan rincian Kecamatan Maja di Kabupaten Lebak seluas 5.250 hektar, Kecamatan Cisoka dan Tigaraksa di Kabupaten Tangerang seluas 2.650 hektar dan Kecamatan Tenjo di Kabupaten Bogor seluas 3.000 hektar.

Ingin punya rumah sendiri? Temukan aneka cerita yang menginspirasi seputar perjuangan wujudkan mimpi punya rumah sendiri hanya di Cerita Rumah.

Perkembangan kawasannya yang pesat bermula dari menjamurnya perumahan-perumahan yang menjadi opsi setelah kawasan Bintaro dan Serpong yang harganya sudah meningkat. Para pengembang ternama seperti Ciputra Group pun menjejakkan kakinya di kawasan ini.

Ciputra Group bahkan mengembangkan kota baru terpadu yang merupakan kawasan terintegrasi yang terdiri dari hunian perumahan, komersial dan fasilitas umum yang lengkap dan modern. Terdiri dari 15.000 unit rumah dan komersial sudah dan sedang dibangun beserta fasilitas infrastrukturnya.

Diberi nama Citra Maja Raya mengusung konsep TOD (Transit Oriented Development) yang dilengkapi dengan KRL dan sarana stasiun yang modern dan nyaman. Menerapkan konsep Eco Culture Citra Maja Raya hanyalah salah satu dari beberapa hunian yang hadir di Maja.

Lagi cari rumah untuk dihuni atau untuk investasi? Simak 100 Rumah Dijual Terpopuler di Indonesia

Selain Citra Maja Raya, ada juga Permata Mutiara Maja yang dikembangkan oleh developer PT Bukit Nusa indah Perkasa. Dengan Harga yang terjangkau mulai dari Rp190 jutaan perumahan ini memiliki keunggulan dekat dengan akses transportasi.

Dekat dengan stasiun KRL Maja yang berjarak hanya sekitar 800 meter saja dari perumahan Permata Mutiara Maja. Kota ini bahkan berkembang pesat menjadi sebuah kawasan TOD (transit-oriented development) yang terintegrasi langsung dengan pusat akses transportasi dan residensial.

Selain perkembangan infrastruktur dan menjamurnya hunian dengan beragam pilihan, Maja juga merupakan salah satu kawasan yang bebas banjir. Hal ini pun menjadi nilai tambah bagi kawasan yang diprediksi dalam 5 tahun ke depan bernilai investasi tinggi.

Maja dan Perkembangannya Menjadi Distrik Kreatif

Maja dan Perkembangannya Menjadi Distrik Kreatif

Selain pengembang-pengembang besar, Pemerintah Pusat juga tertarik untuk mengembangkan wilayah Maja menjadi salah satu kawasan distrik kreatif. (citramajaraya.com)

Kehadiran hunian-hunian dengan fasilitas dan infrastruktur yang mumpuni mampu mendongkrak nilai kawasan ini sendiri. Selain pengembang-pengembang besar, Pemerintah Pusat juga tertarik untuk mengembangkan wilayah ini menjadi salah satu kawasan distrik kreatif.

Pembangunan distrik ini nantinya diharapkan dapat menjadi rumah bagi para pelaku kreatif sehingga diharapkan dapat mendorong peningkatan sektor industri kreatif dan wisata. Hal ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk mengundang investor dan menjadikan distrik kreatif sebagai tujuan wisata.

Selain Maja, ada dua lokasi lainnya yang juga dijadikan sebagai distrik kreatif yaitu Rangkasbitung dan Karawang. Pengembangan distrik kreatif ini terinspirasi oleh beberapa negara seperti Korea Selatan dan Cina yang dibangun dengan mega-infrastruktur megah.

Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com.

Pembangunan distrik kreatif di kawasan ini sudah dapat dilihat dengan adanya dukungan aksesibilitas dengan pembangunan jalan tol Serpong – Balaraja yang melalui kawasan ini melalui sisi timur. Nantinya akan ada jalan penghubung Maja dengan exit tol di dekat kawasan Industri Cileles sejauh kurang lebih 8 km.

Sedangkan di sisi barat sedang dalam tahap pembangunan jalan tol Serang – Panimbang yang salah satu pintu tolnya akan melalui Rangkasbitung. Selain itu Pemerintah Kabupaten Lebak, juga mengusulkan distrik kreatif tersebut nantinya akan dibagi dalam dua sektor.

Maja bisa dijadikan sebagai silicon valley-nya Indonesia yang fokus pada dunia digital atau teknologi hingga MICE. Sedangkan Rangkasbitung karena dekat dengan sumber daya lokal cocok untuk dikembangkan sebagai sektor ekonomi kreatif dengan pendekatan sumber daya lokal.

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat AreaInsider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah