Kota Serang dengan semboyan Madani yang artinya daerah yang mandiri kian memantabkan kawasannya sebagai salah satu kota yang kian berkembang. Dengan kemajuan Serang saat ini, tak ayal menjadikan Serang sebagai kawasan hunian alternatif yang menawarkan harga terjangkau dengan pilihan yang beragam.

Serang, merupakan Ibu Kota Provinsi Banten. Kota ini merupakan daerah otonom hasil pemekaran dari Kabupaten Serang, sehingga menjadi dua daerah administratif yaitu Kabupaten Serang dan Kota Serang.

Letak kota ini ada di bagian utara Provinsi Banten, secara keseluruhan berada di tengah Kabupaten Serang kecuali sisi utaranya yang langsung menghadap ke Teluk Banten. Namun sebagai ibu kota Provinsi Banten, seluruh pusat kegiatan pemerintahan berada dalam satu wilayah, yaitu Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

Temukan hunian impian Anda di Serang dengan kemudahan fasilitas dan akses, melalui review properti baru di sini.

Kota ini sendiri terdiri dari 6 kecamatan, yaitu Cipocok Jaya, Curug, Kasemen, Serang, Taktakan, dan Walantaka. Total wilayah kawasannya sebesar 266,71 km2 dengan kepadatan penduduk sekitar 2.363 jiwa/km2.

Semboyan ‘Kota Serang Madani’ tertatah pada lambang kotanya, dan secara filosofis Madani merupakan bentuk kemandirian suatu daerah. Namun dalam artian yang lebih luas adalah bentuk pengayoman masyarakat yang mengedepankan musyawarah untuk mufakat, serta kehidupan yang berbudaya.

Serang Yang Lalu, Sebelum Menjadi Berkembang

Tak hanya persawahan, Maulana Yusuf juga memprakarsai pembuatan sistem irigasi juga membangun danau buatan yang dinamakan Tasik Ardi untuk memenuhi kebutuhan air bagi sawah-sawah baru tersebut. Sultan Banten ini sering melakukan seserangan atau mengontrol sawah.  (kebudayaan.kemdikbud.go.id)

Tak hanya persawahan, Maulana Yusuf juga memprakarsai pembuatan sistem irigasi juga membangun danau buatan yang dinamakan Tasik Ardi untuk memenuhi kebutuhan air bagi sawah-sawah baru tersebut. Sultan Banten ini sering melakukan seserangan atau mengontrol sawah. (kebudayaan.kemdikbud.go.id)

Tercatat hari jadi kota ini adalah di tanggal 8 Oktober 1526 M yang bertepatan dengan 1 Syuro atau tanggal 1 Muharram 933 Hijriah. Dikatakan bahwa dipilihnya tanggal hari jadi ini dahulu agar Kabupaten Serang memiliki ruh Kesultanan Banten.

Dalam catatan sejarah disebutkan, kala itu adalah hari baik untuk melakukan peristiwa penting, yaitu pemindahan ibukota Banten dari Banten Girang ke Surosowan (Banten Pesisir). Pemindahan ini dilakukan setelah Syarif Hidayatullah bersama anaknya Hasanuddin menguasai Kerajaan Hindu Banten.

Di tahun 1526 tersebut Banten masih berupa kerajaan yang pemimpinnya bergelar Maulana. Selama 70 tahun ada tiga Maulana yang memimpin Kerajaan Banten di Surosowan, yaitu Maulana Hasanudin, Maulana Yusuf, dan Maulana Muhammad.

Pada masa Kesultanan Banten, ibukota pemerintahan berada di Banten Lama, tepatnya di teluk Banten di pesisir pantai Laut Jawa. Kawasan ini kala itu merupakan wilayah persawahan yang dikembangkan oleh Maulana Yusuf, beliau adalah Sultan Banten yang kedua (1570-1580).

Tak hanya persawahan, namun beliau juga memprakarsai pembuatan sistem irigasi juga membangun danau buatan yang dinamakan Tasik Ardi untuk memenuhi kebutuhan air bagi sawah-sawah baru tersebut. Sultan Banten ini sering melakukan seserangan atau mengontrol sawah.

Hasil sawah di ‘Serang’ ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan istana atau sewaktu-waktu dijual untuk menyeimbangkan harga beras di pasaran. Setelah sekian lama menjadi area persawahan, membuat areanya menjadi sentra penanaman padi.

Namun kemudian pada masa Kesultanan Banten di menjelang tahun 1600, area ini dilalui Jalan Raya Pos yang dibuat pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Belanda Herman Williams Daendels. Kemudian dikembangkanlah kawasan ini menjadi perkotaan dan Kesultanan Banten ditumpas oleh Belanda.

Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com.

Kemudian pada masa kolonial itu dibagilah Keresidenan Banten menjadi tiga wilayah, Kabupaten Utara yaitu Kabupaten Serang, Kabupaten Selatan yaitu Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Barat yaitu Kabupaten Caringin.

Kemudian Bupati Serang kedua, Agoes Rajak Raden Tumenggung Aria Djajakusumaningrat (1827-1840) yang semula memimpin pemerintahan di Keraton Kaibon, Kasemen memindahkan pusat pemerintahan kabupaten ke selatan dan membangun Kota Serang. Saat itu mulailah dibangun sarana dan infrastruktur untuk mendukung pemerintahan.

Serang Saat Ini

Memiliki banyak kesenian dan budaya yang lestari. Dalam pawai budaya yang rutin diselenggarakan oleh Pemkot Serang, ragam kesenian yang khas dipertunjukkan.  (berbol.co.id)

Memiliki banyak kesenian dan budaya yang lestari. Dalam pawai budaya yang rutin diselenggarakan oleh Pemkot, ragam kesenian yang khas dipertunjukkan.  (berbol.co.id)

Kini Kota Serang semakin ramai. Dekat dengan kawasan industri seperti Cilegon, Krakatau Steel, juga kawasan Cikande, dan ke depannya pun akan dibuka kawasan industri baru di sini. Hal ini menjadikan kawasan ini juga turut terdongkrak.

Seiring dengan perkembangan wilayahnya, maka fasilitas pendukung serta aksesibilitas Serang menjadi keunggulan, di mana semakin marak pilihan hunian yang nyaman dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan kawasan lain yang dekat Jakarta seperti Karawaci atau Serpong.

Apa saja sih keunggulan yang dimiliki Serang?

  • Jarak relatif dekat ke kawasan lainnya. Ke Jakarta bisa ditempuh 1 jam 51 menit (85,6 km), ke BSD 1 jam 16 menit (66,9 km), ke Anyer 1 jam 9 menit (40,2 km), atau ke Karawaci hanya 1 jam 4 menit (60,3 km)
  • Banyaknya pilihan moda transportasi. Berbagai moda transportasi bisa mencapai kawasan ini. Dengan bus, Serang memiliki terminal utama Pakupatan yang merupakan terminal induk terbesar di Kota Serang.

Kemudian jalur kereta api lokal Merak relasi Stasiun Rangkasbitung – Stasiun Merak. Untuk moda transportasi pesawat, dari Serang ke Bandara Udara Internasional Soekarno Hatta membutuhkan waktu tempuh 1 jam 26 menit melalui Tol Jakarta-Merak.

  • Serang memiliki lebih dari 30 fasilitas kesehatan mulai dari rumah sakit besar, puskesmas, hingga klinik yang tersebar di seluruh wilayah kecamatan yang ada di kawasan ini.
  • Pusat perbelanjaan dari mulai pasar tradisional hingga mal sudah ada di sini. Di antaranya adalah Pasar Lama, Pasar Taman Sari, Rau Trade Center, hingga Mall of Serang, Giant, Carefour, dan Ramayana.
  • Fasilitas pendidikan terbaik pun dimiliki oleh Serang. Di sini ada berbagai pilihan sekolah dari tingkat pra-sekolah, sekolah dasar, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Ada Universitas Teknologi Nusantara Kota Serang, Universitas Serang Raya, dan Universitas Banten Jaya.
  • Akses jalan tol. Kota ini dilalui oleh Jalan Tol JakartaMerak. Kemudian sedang dibangun Jalan Tol SerangPanimbang yang menghubungkan Kota Serang dengan Rangkasbitung.
  • Banyak destinasi wisata. Sebut saja wisata alam Gunung Pinang, Danau Tasikardi, Pulau Lima, Pantai Anyer dan Pantai Sambolo, Taman Wisata Batu Gede Sayar, Rumah Hutan Serang, Curug Bumi, Situ Rawa Arum, Gunung Api Krakatau, Goa Cilayang, Cagar Alam Pulau Dua, Curug Betung, Hutan Kayu Putih Kragilan.
  • Banyak kuliner enak. Cicipi kelezatan Rabeg yaitu semur daging kambing dengan bumbu agak pedas, sate bandeng yang legit, nasi sumsum, sambel burog yang dibuat dari kulit melinjo dengan rasa pedas dan asam yang nikmat, ayam bakar bekakak, dan godog uyah asem.
  • Memiliki Masjid Agung Banten, yang terletak di Kelurahan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, sekitar 10 km dari Kota Serang. Kawasan ini merupakan situs bersejarah (1552-1570) peninggalan Sultan Maulana Hasanuddin putera dari Sunan Gunung Jati.

Masjid Agung Banten ini memiliki keunikan arsitektur yang merupakan perpaduan antara gaya Hindu Jawa, Cina, dan Eropa. Di sini dapat dilihat peninggalan bersejarah kerajaan Islam di Banten pada abad ke-16.

  • Memiliki banyak kesenian dan budaya yang lestari. Dalam pawai budaya yang rutin diselenggarakan oleh Pemerintah Kota, ragam kesenian yang khas dipertunjukkan. Seperti pencak silat, debus, pepetan wewe, rudat, terbang gede, tari lesung, dan sebagainya.

Serang di Masa Depan

Perlahan tapi pasti Kota Serang akan memiliki wajah yang modern yang secara otomatis akan terdongkrak seiring dengan perkembangan baik di sektor industri maupun kawasannya. Sehingga bagi penduduknya, segala pusat bisnis dalam 10 tahun ke depan akan terpusat di wilayah ini.  (serangkota.go.id)

Perlahan tapi pasti kota ini akan memiliki wajah yang modern yang secara otomatis akan terdongkrak seiring dengan perkembangan baik di sektor industri maupun kawasannya. Sehingga bagi penduduknya, segala pusat bisnis dalam 10 tahun ke depan akan terpusat di wilayah ini. (serangkota.go.id)

Serang yang semakin berbenah terus meningkatkan potensi wilayahnya. Dengan penerapan filosofi Madani yang merupakan bentuk kemandirian wilayahnya, kawasan ini membangun berbagai fasilitas dan pelayanan terpadu yang diiringi dengan pembangunan infrastruktur. 

Perlahan tapi pasti Kota Serang akan memiliki wajah yang modern yang secara otomatis akan terdongkrak seiring dengan perkembangan baik di sektor industri maupun kawasannya. Sehingga bagi penduduknya, segala pusat bisnis dalam 10 tahun ke depan akan terpusat di wilayah ini. 

Lagi cari rumah untuk dihuni atau untuk investasi? Simak 100 Rumah Dijual Terpopuler di Indonesia

Saat ini sebagai perlintasan  menuju ke berbagai kawasan industri, tidak ditutupi lagi bahwa infrastruktur di kawasan ini memang masih dalam tahap pembenahan. Salah satunya ruas jalan. Jalanan yang menjadi wewenang Kota Serang memiliki panjang sekitar 208 km, sementara jalan poros kota sekitar 247 km. Sebagian besar mengalami kerusakan yang parah.

Namun Pemerintah Kota pada tahun 2020 lalu telah menyiapkan anggaran sebesar Rp47 miliar untuk membangun 31 ruas jalan di kawasan tersebut. Tentunya pembangunan akan tersebar di 6 kecamatan yang ada di ibu kota Banten ini.

Dari 6 kecamatan, ada 2 kecamatan yang mengalami kerusakan cukup parah dan akan dijadikan prioritas utama, yaitu di Kecamatan Curug dan Kecamatan Walantaka. Seluruh pembangunan ruas jalan ini nantinya akan terkait dengan program Sistem Satu Arah (SSA) yang akan segera diberlakukan.

Program SSA ini prioritasnya ada di Jalan Ozin, Kecamatan Serang, nantinya jalur ini akan dilalui beban yang cukup berat sehingga pembangunan akan diselesaikan secepatnya. Jalanan ini akan menghubungkan bundaran Ciceri dengan Jalan Bhayangkara, yang sehari-harinya sangat padat karena jalanannya pun sempit.

Sebanyak 1.000 hektar lahan di kawasan ini pun akan dijadikan kawasan industri. Hal ini telah tercantum dalam Rencana Tata Ruang Wilayah yang telah disetujui oleh Kementrian Agrarian dan tata Ruang pada pertengahan Juli 2020 lalu.

Nantinya lahan industri ini akan terpusat di dua kecamatan, yaitu 350 hektar di Kecamatan Kasemen, dan 700 hektar lainnya di Kecamatan Walantaka. Seiring dengan luasnya kawasan industri yang akan dibangun, begitu juga dengan kawasan pemukiman yang baru.

Untuk lahan pemukiman, sekitar 13.000 hektar lahan di kota ini akan dijadikan lahan perumahan. Jika saat ini area pemukiman baru hanya sekitar 5.000 hektar, dengan peningkatan lahan yang dibuka tentunya akan membuat pilihan hunian semakin variatif.

Bayangkan Kota Serang dalam 10 tahun ke depan, tentunya perubahan signifikan semakin terlihat dengan berbagai kemajuan yang diraih. Yang unik, mulai dari sekarang banyak bermunculan destinasi wisata baru di sini. Salah satunya yang dibuat tematik dan instagrammable.

Taman MBS atau Mahoni Bangun Sentosa yang terletak di Cideheng Kidul, Kecamatan Curug ini menawarkan sensasi ala Eropa. Berbagai spot unik membuat wisatawan asyik berfoto sambil menikmati atraksi menarik lainnya seperti arena outbound, kolam renang anak, hingga kendaraan untuk berkeliling.

Area wisata seluas 7 hektar ini juga menampilkan bangunan rumah tradisional di Indonesia seperti rumah papua, Baduy, hingga rumah lumbung, dan juga tempat penginapan yang unik bagi keluarga.

Untuk mengetahui lebih detail mengenai berbagai properti baru di Serang dengan berbagai kelengkapan fasilitasnya, simak terus informasi yang ada di Rumah.com. Miliki hunian yang nyaman di Serang yang kini menjanjikan masa depan yang gemilang.

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat AreaInsider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah