Berkembangnya berbagai komunitas di Bintaro, membuat kawasan penghubung Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan ini butuh area komersial yang mampu menjawab semua kebutuhan. Bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja tapi juga sekaligus tempat hangout hingga lifestyle lainnya.

Produk properti kini tidak bisa lagi ditawarkan hanya sekadar sebuah bangunan saja, baik itu perumahan, apartemen, ruko, pergudangan, perkantoran, maupun jenis komersial lainnya. Semuanya harus ditawarkan dengan konsep yang baik, terlebih produk komersial.

Produk properti zaman sekarang harus bisa menjamin bahwa lokasi maupun konsep pengembangannya benar-benar bisa menarik minat pasar. Salah satunya seperti kawasan komersial Marchand Hype Station di kawasan Emerald Bintaro yang merupakan kawasan CBD di Bintaro, Tangerang Selatan, Banten.

Tertarik punya hunian di Bintaro yang punya banyak tempat hangout hype dengan harga mulai dari Rp500 jutaan? Cek aneka pilihan huniannya di sini!

Marchand Hype Station dibangun di atas lahan seluas 3.500 m2 yang terdiri dari 266 store maupun kios yang dikonsep untuk pusat ritel-komersial, tempat hangout, yang mendukung untuk menampung berbagai ajang komunitas khususnya di kawasan Bintaro.

Tempat Hangout dengan Atraksi yang Mengundang Crowd

Tempat Hangout dengan Atraksi yang Mengundang Crowd

Bintaro jadi tempat untuk berkembangnya berbagai komunitas. Marchand Hype Station ini sengaja dikonsep untuk mendukung tren tersebut.

Rancangan Marchand Hype Station ini memang mendukung untuk dijadikan sebagai tempat hangout, terlebih dengan perkembangan berbagai komunitas di kawasan Bintaro, tempat ini dikonsep untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Menurut Setia Iskandar Rusli, Chief Marketing Officer PT Cipta Harmoni Lestari, pengembang Marchand Hype Station, wilayah Bintaro telah berkembang menjadi sebuah kawasan yang bukan hanya tertata tapi sangat maju dan modern.

Pada perkembangannya, Bintaro juga tempat untuk berkembangnya berbagai komunitas. Menurutnya Marchand Hype Station ini sengaja dikonsep untuk mendukung tren tersebut, khususnya di wilayah Bintaro. Jadi bukan sekadar menjual produk semata.

Ingin punya rumah sendiri? Temukan aneka cerita yang menginspirasi seputar perjuangan wujudkan mimpi punya rumah sendiri hanya di Cerita Rumah.

“Setiap peritel maupun store di sini diarahkan untuk selalu menerapkan hal yang menarik sehingga bisa menjadi atraksi tersendiri dan secara berkala akan selalu berubah seiring tren. Dengan konsep ini bisa menjamin crowd dari kawasan dan akan membuat tempat ini selalu ramai,” ujarnya.

Dimana saja 7 lokasi sunrise property yang memiliki potensi investasi tinggi? temukan jawabannya di video berikut ini.

Tempat Hangout yang Mendukung Gaya Hidup Masa Kini

Tempat Hangout yang Mendukung Gaya Hidup Masa Kini

Pembagian jenis usaha di Marchand Hype Station dari berbagai tenant juga diatur sedemikian rupa supaya nyaman.

Konsep Marchand Hype Station sendiri diambil dan dikombinasikan dari berbagai tempat. Misalnya sebuah kawasan komersial di Melbourne, Australia, berupa street art line yang juga diterapkan di tempat ini.

Kawasannya sangat eye caching dengan berbagai mural, interior bergaya industrial, dan beberapa ruang maupun panggung untuk tempat perform hingga demo berbagai komunitas yang bisa dilakukan setiap hari.

Pembagian jenis usaha dari berbagai tenant juga diatur sedemikian rupa supaya nyaman dan yang dihadirkan bukan hanya sesuatu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tapi juga lifestyle hingga berbagai perangkat maupun produk unik.

Lagi cari rumah untuk dihuni atau untuk investasi? Simak 100 Rumah Dijual Terpopuler di Indonesia

Penerapan konsep-konsep seperti ini akan menjadi keunggulan tempat ini yang akan sulit diikuti di tempat lain. Saat ini dari total 266 store penjualannya sudah mencapai 85 persen. Kiosnya berukuran mulai 4-10 m2 dengan harga mulai Rp300 jutaan dan saat ini sudah ada 120 tenant yang bergabung di tempat ini.

Terkait protokol keamanan pandemi, tempat ini menyediakan alat pengukur suhu maupun tempat cuci tangan-disinfektan yang serba otomatis tanpa ada sentuhan.

“Terkait harganya kami konsep supaya cocok dengan kalau kita menyewa di mal besar sementara di sini bisa memiliki kios. Total value proyek ini mencapai Rp160 miliar dan kami sangat optimistis tempat ini akan menjadi destinasi baru untuk masyarakat maupun berbagai komunitas,” kata Setia.

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah