Kuliner Yogyakarta memang banyak yang legendaris dan nge-hits karena cita rasanya yang khas, lezat, dengan harga yang bersahabat. Jadi wajar jika Joko Pinurbo, penyair terkemuka Indonesia, menyebut Yogyakarta dengan untaian kata yang indah, “Yogya terbuat dari rindu, pulang, dan angkringan.”

Joko memang melukiskan Yogyakarta dengan tepat. Pasar properti Yogyakarta yang kian prospektif persis karena faktor yang disebutkan Joko. Obyek wisatanya, sebagai kota pendidikan, dan juga dikenal sebagai tempat wisata kuliner yang murah dan enak menjadi daya tarik bagi Yogyakarta, bukan hanya sebagai tujuan wisata tapi juga untuk tinggal.

Butuh informasi lengkap seputar perkembangan dan potensi kawasan lainnya? Simak info lengkapnya di AreaInsider.

Berdasarkan fakta di lapangan, penjualan rumah di Yogyakarta didominasi rumah menengah atas seharga Rp600 juta sampai Rp1,2 miliar. Untuk wilayah yang paling dicari saat ini adalah sekitar Kaliurang atau ring road utara. Di kawasan ini, harga tanah berkisar Rp10 juta per meter persegi.

Penasaran kuliner Yogyakarta legendaris dan paling hits? Simak rekomendasi kami berikut ini: 

Kuliner Yogyakarta: Sate Klathak Pak Pong

Kuliner Yogyakarta: Sate Klathak Pak Pong

Penggunaan jeruji besi sebagai tusukan membantu menghantarkan panas yang baik sehingga kematangan dari daging kambing muda ini lebih cepat merata.

Film AADC 2 turut melambungkan menu otentik kuliner Yogyakarta yang satu ini, Sate Klathak Pak Pong. Lokasi warungnya berada di Jalan Stadion Sultan Agung (Jalan Imogiri Timur Km 7), Bantul, Yogyakarta. Arah jalan menuju Kompleks Pemakaman Raja-Raja Mataram Imogiri.

Sate yang terbuat dari daging kambing muda ini dipotong-potong kemudian ditusuk dengan jeruji sepeda yang terbuat dari besi. Daging yang dibumbui secara sederhana, hanya dengan garam dan merica ini  membuat rasa asli dari dagingnya yang gurih kuat terasa.

Temukan beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com.

Penggunaan jeruji besi sebagai tusukan membantu menghantarkan panas yang baik sehingga kematangan dari daging kambing muda ini lebih cepat merata. Dan dua tusuk sate klathak dengan potongan daging yang besar ini siap disantap dengan sepiring nasi putih hangat dan kuah gulai sebagai penambah rasa.

Selain sate klathak, Pak Pong juga menyajikan menu lain seperti tongseng, sate kambing biasa, dan kicik. Kicik ini bentuknya seperti tongseng tetapi dengan siraman kuah yang lebih sedikit sehingga bumbu terasa lebih meresap ke dagingnya.

Kuliner Yogyakarta: Resto Jejamuran

Kuliner Yogyakarta: Resto Jejamuran

Rasa yang muncul dari daging jamur yang diolah pun beragam, menyerupai rasa ayam sehingga resto yang satu ini banyak dikunjungi oleh para vegetarian.

Mau mencoba menu makanan yang seluruhnya dibuat dari jamur? Datang saja ke Resto Jejamuran. Walaupun lokasinya agak jauh dari pusat kota, yaitu sekitar 800 meter dari jalan raya Jogja – Magelang, area ini pasti akan terlewat saat Anda akan berwisata ke Candi Borobudur di Magelang.

Di resto yang dikelola oleh seorang ahli jamur ini menyediakan banyak menu jamur yang akan membuat Anda ingin mencoba semuanya. Mulai dari rendang jamur, tongseng jamur, sate jamur, jamur crispy, pepes jamur, hingga rasa Asia seperti tom yam.

Tertarik untuk punya rumah di Daerah Istimewa Yogyakarta karena didukung sarana pendidikan yang lengkap dan juga dikenal sebagai tempat wisata kuliner yang murah dan enak? Cek pilihan huniannya di sini!

Semuanya benar-benar menggunakan jamur yang diolah dengan nikmat. Rasa yang muncul dari daging jamur yang diolah pun beragam, menyerupai rasa ayam sehingga kuliner Yogyakarta yang satu ini banyak dikunjungi oleh para vegetarian.

Kuliner Yogyakarta: Bakmi Shibitsu

Kuliner Yogyakarta: Bakmi Shibitsu

Nama Shibitsu sendiri diambil dari sebutan mie bisu, kaerna pelayan yang menghidangkan pesanan adalah seorang wanita tuna wicara.

Bakmi Jowo adalah salah satu kuliner yang wajib ditandangi saat berada di Kota Pelajar ini. Rekomendasi kami, cicipi sajian bakmi di Bakmi Shibitsu yang menyediakan dua pilihan mie, yaitu mie kuning atau bihun.

Menu bakmi godog di sini menjadi favorit karena nikmat dan segar. Secara visual kuah mie godog disini terlihat lebih terang, karena tidak terlalu banyak menggunakan kecap. Hingga suapan terakhir, rasa nikmat dari racikan bumbu yang meresap ke dalam mie dan kehangatannya tetap terasa.

Selain menu bakmi, menu rica-rica ayam kampung yang ada disini juga menjadi favorit. Daging ayam kampungnya terasa lembut, dengan harmoni rasa pedas, manis, dan gurih yang sempurna. Segelas teh nasgitel (panas legi kentel) atau wedhang tape dengan rasa yang unik akan menjadi penyempurna santapan Anda.

Warung bakmi ini terletak di Jalan Raya Bantul, tepatnya sekitar 150 meter di kiri jalan setelah pom bensin Dukuh di seberang Jogja Speed. Nama Shibitsu sendiri diambil dari sebutan mie bisu, kaerna pelayan yang menghidangkan pesanan adalah seorang wanita tuna wicara.

Kuliner Yogyakarta: Resto Honje

Kuliner Yogyakarta: Resto Honje

Mulai dari nasi goreng honje, salad tuna honje, nasi campur honje, hingga hidangan ala western yaitu fish and chip pun ditambahkan honje.

Resto yang berada di bangunan cagar budaya yang memiliki dua lantai ini menawarkan variasi menu serta pengalaman berada di Kota Yogyakarta yang romantis. Lokasinya yang terletak dekat dengan Tugu Yogyakarta ini membuat Anda yang memilih duduk di area teras dapat langsung menikmati pemandangan Tugu Pal Putih yang ikonis.

Honje, yang lebih dikenal dengan nama kecombrang ini menjadi rempah spesial yang digunakan dalam sebagian besar menu disini. Mulai dari nasi goreng honje, salad tuna honje, nasi campur honje, hingga hidangan ala western yaitu fish and chip pun ditambahkan honje.

Untuk pilihan minuman pun sangat beragam. Mulai dari wedang sereh yang ditambah perasan jeruk nipis yang segar,  es buah honje, es sirup honje, serta beragam pilihan pencuci mulut seperti Chocolate Lava, Profiterole, Happy Dessert yang terdiri dari es krim dengan potongan agar-agar dan baileys, menambah semarak suasana makan bersama keluarga dan sahabat. 

Kuliner Yogyakarta: Sambel Welut Pak Sabar

Kuliner Yogyakarta: Sambel Welut Pak Sabar

Lokasinya yang berada di jalan Imogiri Barat, Kabupaten Bantul memang tergolong jauh dari pusat kota Yogyakarta, tapi sepadan dengan kelezatan yang didapatkan.

Pencinta sambal harus mencoba menu sambal belut yang disajikan di resto dengan area luas namun terlihat sederhana, dengan dinding terbuat dari kayu dan bambu ini. Daging belut yang gurih ternyata memberi cita rasa yang nikmat pada racikan sambal yang pedas.

Daging belut yang gurih digoreng, kemudian ditumbuk dengan menggunakan alu dengan campuran sambal yang terdiri dari cabai, garam, bawang putih, dan kencur. Disajikan dengan lalapan mentimun dan daun kemangi, sepiring nasi putih panas akan segera tandas disantap. 

Selain sambal belut, menu lain seperti oseng belut, wader goreng, kuthok (ikan gabus) goreng/oseng, dan sebagainya. Jika datang serombongan, Anda bisa membeli belut secara kiloan, dan bisa dipecah dalam beberapa varian masakan. Tingkat kepedasan dari sambal juga dapat langsung disesuaikan dengan selera.

Itulah rekomendasi kuliner Yogyakarta legendaris dan paling hits. Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah