Butuh dana minimal Rp1,5 miliar untuk beli rumah di Jakarta Selatan. Faktanya, jika tidak punya uang sebesar itu, apa solusinya? Memutuskan untuk membeli apartemen di Jakarta Selatan tentu merupakan pilihan tepat. Pasalnya, masih ada banyak list apartemen yang ditawarkan dengan harga kurang dari Rp700 jutaan.

Memiliki apartemen di Jakarta Selatan adalah pilihan ideal bagi masyarakat yang punya rencana investasi. Pasalnya, pertumbuhan harga relatif dinamis kendati stagnasi masih terjadi kuartal-kuartal tertentu.

Terkait investasi apartemen, mempertimbangkan faktor lokasi adalah hal mutlak bila menginginkan keuntungan. Namun, lokasi seperti apa yang bisa memberikan keuntungan? Pemilihan lokasi apartemen harus mengantongi penilaian sunrise property, sebab pertimbangan itu juga yang akan menguntungkan pemiliknya.

Kategori sunrise property cukup beragam. Ada yang menganggap dekat dengan rencana pembangunan infrastruktur, ada juga yang mengatakan soal hitungan jarak menuju pusat bisnis adalah indikator utama.

Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com.

Selain lokasi, masih banyak aspek yang perlu diperhatikan saat akan berinvestasi apartemen. Diantaranya status lahan, rekam jejak kenaikan harga, hingga fasilitas yang dijanjikan. Namun terlepas dari aspek tersebut, mencermati pergerakan tren apartemen di lokasi incaran juga menjadi satu keharusan.

Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk membeli sekaligus berinvestasi apartemen di Jakarta Selatan, simak lebih dulu tren harga dan suplai apartemen di DKI Jakarta berikut ini.

Secara kuartalan, tren harga apartemen di Jakarta pada Q1 2021 terkoreksi sebanyak 2,6%.

Secara kuartalan, tren harga apartemen di Jakarta pada Q1 2021 terkoreksi sebanyak 2,6%.

Merujuk Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI), tren harga apartemen di Jakarta terkoreksi pada Q1 2021. Terkini, indeks harga berada di posisi 106,4 atau menurun 2,9 poin dari kuartal sebelumnya yakni Q4 2020 yang menoreh indeks 109,3. Persentase untuk penurunan inipun sebesar 2,6% (Quarter on Quarter/QoQ).

Penurunan indeks juga terjadi secara tahunan atau Year on Year/YoY. Pada Q1 2021, indeks turun sebanyak 4,8 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya atau Q1 2020. Indeks harga yang tak performing ditengarai akibat sikap pengembang yang cenderung tidak menaikkan harga karena tingkat penjualan yang belum stabil.

Penurunan harga jual pun diperkirakan tetap stagnan di jangka pendek, sebab sejumlah proyek yang masih dalam proses pembangunan harus bersaing dengan proyek ready stock yang telah mendapat insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Diprediksi kenaikan harga apartemen di Jakarta akan naik saat insentif PPN berakhir.

Ingin punya rumah sendiri? Temukan aneka cerita yang menginspirasi seputar perjuangan wujudkan mimpi punya rumah sendiri hanya di Cerita Rumah.

Tren suplai apartemen di Jakarta naik 19,1% secara YoY pada Q1 2021.

Tren suplai apartemen di Jakarta naik 19,1% secara YoY pada Q1 2021.

Jika ditarik garis tren jangka panjang, indeks suplai dalam empat kuartal terakhir atau sejak Q2 2020 hingga Q1 2021 tumbuh secara konsisten. Hal ini menjadi sinyal bahwa pengembang masih tetap optimistis kendati perekonomian nasional masih bergejolak akibat pandemi Covid-19.

Stimulasi dari pemerintah terkait insentif PPN pada Maret lalu disinyalir ikut mendorong pengembang untuk menyelesaikan proyek lebih cepat. Tak hanya itu, peningkatan juga terjadi akibat pulihnya daya beli masyarakat terhadap apartemen di Jakarta.

Tren Indeks Dan Suplai Apartemen di Jakarta Selatan

Tren indeks terus mengalami penurunan di dua kuartal terakhir.

Tren indeks terus mengalami penurunan di dua kuartal terakhir.

Setelah membahas tren indeks apartemen di Jakarta secara general, Rumah.com juga memantau pergerakan tren apartemen di Jakarta Selatan secara wilayah. Hasilnya, indeks harga pada Q1 2021 merosot tipis sebanyak -1,2 persen secara kuartalan (QoQ).

Tercatat pada Q1 2021 indeks apartemen di Jakarta Selatan berada di angka 96,4 atau turun 1,2 poin dibandingkan Q4 2020 yang menorehkan indeks 97,6. Penurunan tersebut juga berlaku secara tahunan atau YoY dengan persentase -2,4%. Dimana pada kuartal yang sama tahun sebelumnya (Q1 2020) indeks berada di angka 98,9.

Indeks suplai apartemen di Jakarta Selatan turun tipis pada Q1 2021.

Indeks suplai apartemen di Jakarta Selatan turun tipis pada Q1 2021.

Penurunan juga terjadi di sisi suplai apartemen di Jakarta Selatan secara kuartalan (QoQ). Pada Q1 2021, indeks suplai meraih 123,8 atau terkoreksi 2,8 persen dibandingkan Q4 2020 yang mencatatkan indeks 127,4.

Menariknya, penurunan tersebut tidak berlaku untuk tren secara tahunan. Kenaikan justru terjadi dengan persentase yang signifikan yakni 17,1% pada Q1 2021. Ini lantaran pada kuartal yang sama tahun sebelumnya atau Q1 2020, indeks hanya mampu tumbuh sebanyak 105,7.

7 Apartemen di Jakarta Selatan Harga Rp300 juta – Rp700 Juta

Apartemen di Jakarta Selatan bisa dihuni hanya dengan menyicil Rp4 jutaan setiap bulannya. (Kalibata City)

Apartemen di Jakarta Selatan bisa dihuni hanya dengan menyicil Rp4 jutaan setiap bulannya. (Kalibata City)

Mencari apartemen di Jakarta Selatan dengan rentang harga Rp300 juta sampai Rp700 juta bukan sesuatu yang mustahil. Lokasinya pun bukan berada di kawasan yang non-potensial, melainkan di lokasi strategis yang dekat dengan akses infrastruktur maupun moda transportasi. Apa saja rekomendasinya?

1. Bintaro Park View Harga Rp410 Juta

Bintaro Park View berada di kawasan Pesanggrahan, hanya lima menit dari exit Tol Tanah Kusir. Lokasinya yang strategis bukan berarti membuat harga unitnya menjadi tinggi, justru cukup terjangkau bagi kantong keluarga muda. Unit tipe Studio dengan luas 23m2 masih dibanderol Rp410 jutaan, atau bisa dicicil sekitar Rp4 juta per bulan selama 15 tahun.

2. Apple 5 Harga Rp449 Juta

Apple 5 berada tepat di Jalan Siaga Raya, Pejaten, Jakarta Selatan. Apple 5 mengusung hunian modern dan eksklusif dengan konsep ‘low rise apartment’. Sementara untuk setiap unit yang dibangun dengan konsep mezzanine. Apartemen ini menawarkan fasilitas kolam renang, pusat olahraga, gym, dan rooftop bench park. Soal harga, unit di apartemen ini dipasarkan mulai Rp449 juta untuk tipe 1 BR seluas 31m2.

3. Gardenia Boulevard Harga Rp550 Jutaan

Gardenia Boulevard adalah apartemen di Jakarta Selatan yang terletak di Jalan Warung Jati Barat, Pejaten. Untuk punya unit tipe Studio di apartemen ini, siapkan kocek Rp550 juta. Harga jual tersebut sepadan dengan fasilitas apartemen yang lengkap mulai dari space parker yang luas, kolam renang ukuran Olympic, taman bermain anak, golf putting green, lapangan tenis, taman, mini market, dan ATM Center.

Mau punya hunian di jantung ibu kota yang didukung fasilitas berlimpah dengan harga di bawah Rp1,5 M? Cek aneka pilihan huniannya di sini!

4. Signature Park Apartment Harga Rp625 Juta

Berlokasi di kawasan Cawang, Signature Park Apartment menawarkan tipe Studio seluas 25 meter persegi dengan harga Rp625 juta. Harga yang lebih tinggi memang sesuai dengan lokasinya yang premium, persis di sisi ruas Tol Cawang – Grogol yang merupakan bagian dari Tol Dalam Kota. Oleh karenanya, dari apartemen hanya butuh waktu kurang dari 30 menit menuju Sudirman Central Bussiness District (SCBD).

5. Kalibata City Harga Rp350 Juta

Nama Kalibata City boleh jadi sudah sangat familiar di telinga masyarakat. Unit di kompleks apartemen ini memang terjangkau bagi profesional muda, sebab tipe Studio-nya masih dibanderol mulai dari Rp350 jutaan. Dari apartemen, penghuni hanya perlu berjalan kaki lima menit untuk tiba di Stasiun KRL Duren Kalibata. Praktis, kan?

6. Apartemen Tamansari Sudirman Rp650 Juta

Selain itu, apartemen di Jakarta Selatan yang juga patut dipertimbangkan adalah Apartemen Tamansari Sudirman. Letaknya benar-benar berada di jantung Ibukota, cukup jalan kaki lima menit menuju Stasiun MRT Bendungan Hilir maupun ke gedung-gedung perkantoran ternama. Harga unit termurah di sini dipatok Rp650 juta untuk tipe Studio dengan luas 29 meter persegi.

7. Woodlandpark Residence Harga Rp600 juta

Mengusung konsep “A Place For Healthy Living”, Woodlandpark Residence merupakan sebuah kompleks hunian yang didesain dengan mempertahankan sekumpulan pohon rindang, yang telah tumbuh sejak puluhan tahun silam. Jadi, saat berkunjung ke sini, pemandangan pertama yang akan ditemukan adalah Tree Pit atau taman hutan yang menjadi center point.

Berada di lokasi strategis, Woodlandpark Residence hanya selemparan batu dengan Stasiun KRL Duren Kalibata (180 meter). Sehingga bisa ditempuh dengan berjalan kaki kurang dari 5 menit untuk tiba di sana. Jika tertarik, unit tipe Studio di sini bisa dimiliki dengan mengeluarkan kocek Rp600 jutaan.

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah