Pasar Senen yang sudah puluhan tahun tidak pernah direnovasi sejak didirikan pada zaman Presiden pertama RI akhirnya mulai memasuki tahap pengerjaan. Rabu 20 November 2019 lalu, tiang pancang Proyek Pasar Senen Blok 1 dan Blok 2, Jakarta Pusat pun mulai dipasang.

Pengerjaan pembangunan pasar yang jadi ikon Jakarta Pusat seperti halnya Pasar Tanah Abang ini dikerjakan oleh PT Jaya Real Property Tbk atau JRP.  Proyek pembangunan Pasar Senen Blok 1 dan Blok 2 Jakarta yang dulu sempat terbakar ini direncanakan akan selesai pada April 2022.

Butuh informasi lengkap seputar perkembangan dan potensi kawasan lainnya? Simak info lengkapnya di AreaInsider.

Ciri Utama Pasar Senen Jadi Kekuatan

Ciri Utama Pasar Senen Jadi Kekuatan

Dengan mulai dikerjakannya proyek ini diharapkan beberapa ciri utama Pasar Senen yang aktif mulai sekitar pukul 8 hingga 4 atau 5 pagi itu menjadi kekuatan.

Perlu diketahui, menurut Trisna Muliadi Direktur Utama PT Jaya Real Property Tbk, tahap awal rencana renovasi Pasar Senen sebenarnya adalah Blok 5. Akan tetapi, karena Blok 1 dan Blok 2 mengalami kebakaran maka diputuskan untuk membangun lebih dulu Blok 1 dan Blok 2 tersebut.

Untuk luas lokasi Blok 1 dan Blok 2 yang dibangun sekitar 69.600 meter persegi terdiri dari enam lantai. Dengan mulai dikerjakannya proyek ini diharapkan beberapa ciri utama Pasar Senen yang aktif mulai sekitar pukul 8 hingga 4 atau 5 pagi itu menjadi kekuatan.

Mau punya hunian di kawasan Jakarta Pusat yang bernilai investasi tinggi dan juga didukung fasilitas dan infrastruktur kawasan yang lengkap, plus mudah ke mana-mana? Cek pilihan huniannya di sini!

“Kami berharap kawasan Senen jadi kawasan yang lebih baik sehingga dapat meningkatkan ekonomi dan nilai kawasan agar dapat mendukung perkembangan kota dan menjadikan kawasan Senen lebih baik,” kata Trisna.

Harga Sewa Kios di Pasar Senen

Harga Sewa Kios di Pasar Senen

Harga kios yang disewakan juga bervariasi mulai dari lantai dasar hingga lantai atas dengan ukuran rata-rata sekitar enam meter.

Manajer Pemasaran PT Jaya Real Property, Dodit Herdianto menjelaskan bahwa gedung Pasar Senen Blok 1 dan Blok 2 nantinya terdapat enam lantai, dua lantai untuk parkir dan empat lantai untuk pusat perbelanjaan.

Saat ini tercatat sudah 40 persen kios disewa dari 2.087 kios yang tersedia. Harga kios yang disewakan juga bervariasi mulai dari lantai dasar hingga lantai atas dengan ukuran rata-rata sekitar enam meter. “Harga sewa mulai Rp44 hingga Rp130 juta per meter persegi per 20 tahun,” terang Dodit.

Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com.

Ia menyebutkan, harga kios Pasar Senen Rp200 jutaan di lantai 3A. Sedangkan harga sewa di lantai dua berbeda dengan lantai tiga, dan harganya bisa lebih mahal. “Di lantai dua ukurannya sama, harganya Rp50 jutaan dikali enam meter. Jadi satu kiosnya Rp300 jutaan,” ujarnya.

Untuk harga sewa di lantai satu dibanderol Rp75 juta per meter, dan untuk lantai dasar harga sewanya tentu lebih mahal mencapai Rp130 juta per meter. Jenis usaha yang akan dipasarkan di Pasar Senen juga beragam mulai dari pakaian bekas impor, perlengkapan TNI, dan juga kacamata. Termasuk kue subuh yang jadi ikon kawasan ini.

Pastinya semua akan dilakukan penataan supaya lebih menarik dan diharapkan juga bisa jadi kawasan kunjungan wisata. Apalagi anggaran untuk membangun kembali pasar yang puluhan tahun lalu sempat jadi tujuan belanja masyarakat Jakarta juga cukup besar.

Itulah kisi-kisi daftar harga sewa kios di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah