Banyak industri yang terpukul sebagai dampak pandemi Covid-19, tak terkecuali sektor properti. Namun properti tetap punya peluang berkat teknologi online. Untuk itulah penguasaan digital marketing dinilai penting bagi pasar properti di masa pandemi.

Pemberlakuan kebijakan PSBB di sejumlah wilayah sebagai dampak pandemi Covid-19 membuat pencarian rumah dengan cara mengunjungi langsung proyek-proyek properti menurun tajam jumlahnya. 

Di sisi lain pencarian rumah dengan menggunakan platform teknologi digital semakin masif dan dilakukan oleh beberapa kalangan. Karenanya dalam situasi seperti sekarang penguasaan teknologi digital marketing dinilai menjadi kunci bagi sektor properti untuk bertahan di masa Pandemi .

Ya, situasi ini pada akhirnya melahirkan kebiasaan baru atau new normal. Teknologi Artificial Intelligence (AI), Virtual Tour, Multimedia Listings seperti yang disediakan Rumah.com jelas menjadi kunci pemasaran bagi segala jenis produk properti di masa depan.

Mau punya hunian di jantung ibu kota yang didukung fasilitas berlimpah dengan harga di bawah Rp1,5 M? Cek aneka pilihan huniannya di sini!

Di masa pandemi ini para developer, agen, maupun perorangan pun lebih banyak memasang listing iklan sewa dibanding jual. Semua berstrategi, menyesuaikan pergerakan pasar di masa pandemi. 

Pencarian Properti Terkini Terbantu Teknologi Digital Marketing

Teknologi Digital Marketing Dongkrak Pencarian Properti

Untuk wilayah pencarian favorit, saat ini DKI Jakarta paling banyak yang peminatnya.

Yang menarik, di situasi ini trafik pengunjung yang mencari rumah dijual di Rumah.com mengalami kenaikan hingga 40% pada kuartal pertama 2020 jika dibandingkan kuartal keempat 2019.

Sementara jika dibandingkan dengan pencarian pada masa Covid-19 (setelah 16 Maret 2020) dengan sebelum Covid (Januari-15 Maret 2020), kenaikannya sudah sebesar 5%. Peningkatan secara kuartalan juga ditunjukkan dari jumlah pengunjung yang melihat halaman detail listing properti, yakni sebesar 36%.

Lebih spesifik, pengunjung yang menunjukkan ketertarikannya (leads) mengalami kenaikan sebesar 16% untuk properti dijual saja. Sedang untuk wilayah pencarian favorit saat ini DKI Jakarta paling banyak yang cari, sebanyak 33%, disusul Jawa Barat 31%, Banten 14%, dan Jawa Timur 8%.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan beragam Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Dan secara tahunan, konsumen yang melihat detail listing properti untuk dibeli mengalami kenaikan sebesar 28% pada kuartal pertama 2020 jika dibandingkan kuartal pertama 2019. Sementara jumlah leads naik hingga 12%.

Bicara wilayah pencarian favorit, terutama DKI Jakarta yang memang paling mahal harga lahannya, ada hal yang menarik. Lebih spesifik lagi untuk kawasan Jakarta Pusat yang letaknya di jantung ibu kota.

Berdasarkan data dari Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI), pandemi juga tak mampu menggoyang harga propertinya. Pada periode Januari hingga Maret atau Q1 2020 median harga properti di kawasan ini tercatat ada di angka Rp27.472.527 per meter persegi.

Dan di pertengahan Q2 ini di mana juga tengah berlangsung pemberlakuan kebijakan PSBB, harganya juga terus naik. Median harga Jakarta Pusat naik menjadi Rp27.631.579 per meter persegi atau naik sebanyak 0,5%.

Teknologi Digital Marketing Juga Dongkrak Pencarian Properti Sewa

Teknologi Digital Marketing Juga Dongkrak Pencarian Properti Sewa

Berdasarkan listing detail page view, jumlah halaman detail iklan properti disewa yang dilihat pengunjung sebesar 42%.

Wilayah yang paling banyak dicari untuk properti sewa juga hampir sama dengan properti dijual. Wilayah DKI Jakarta berada di tempat pertama dengan angka 47 persen, Jawa Barat sebanyak 19 persen, Banten 18 persen, dan Jawa Timur 7 persen.

Secara kuartalan, jumlah halaman detail listing yang dilihat meningkat sebesar 40%, sementara untuk leads juga meningkat 34%. Bila dibandingkan pencapaian Kuartal I-2020 dengan periode yang sama tahun lalu, konsumen yang mencari properti untuk disewa juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Berdasarkan listing detail page view, jumlah halaman detail iklan properti disewa yang dilihat pengunjung sebesar 42%. Sementara, jumlah kenaikannya naik hingga 30%. Dari sini jelas terlihat bahwa peran digital marketing menjadi sangat penting di situasi yang sangat genting.

Cari-cari hunian sewa di kawasan Jakarta Pusat? Ada banyak pilihannya dari berbagai rentang harga dan tipe huniannya. Temukan pilihannya di sini!

“Meski demikian, secara umum tren permintaan sebenarnya belum terlalu berubah. Hal ini jika kita bandingkan dengan siklus properti, permintaan biasanya naik pada kuartal ganjil yakni kuartal pertama dan ketiga,” ujar Marine Novita, Country Manager Rumah.com.

Hal tersebut disebabkan pada kuartal genap, beberapa dari konsumen mulai terlihat lebih fokus terhadap pembelanjaan barang konsumsi, terutama menyambut lebaran yang dilaksanakan pada Kuartal Kedua seperti sekarang dan juga liburan akhir tahun di Kuartal Empat.

“Digital marketing tentunya memberi harapan bagi para pengembang yang mulai harap-harap cemas akibat Pandemi Covid-19. Saat ini peluang terbesar bagi pengembang adalah pasar pembeli rumah pertama (first time buyer) dan investor,” terang Marine.

Kedua segmen ini adalah segmen yang akan terus maju dalam mewujudkan rencana beli rumah. Kendati demikian, Marine juga menambahkan bahwa bagi seorang yang pertama kali membeli atau first time buyer, rumah merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

Sementara bagi investor, saat-saat seperti ini dapat dijadikan sebuah momen penyesuaian harga properti oleh pengembang agar peluang investasi jangka panjang lebih terbuka lebar.

Hingga saat ini, pengembang yang memasarkan propertinya melalui Rumah.com telah mencapai 1000 perusahaan. Mereka tersebar di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surakarta, Bali, Makassar, Medan, dan lain-lain.

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Tak perlu ke mana-mana, cukup dari rumah Anda bisa mengetahui potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah