Jakarta Pusat

Ulasan wilayah ini mengupas pasar properti di Jakarta Pusat. Wilayah ini merupakan salah satu dari 5 (lima) wilayah Kota Administrasi dan 1 (satu) Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu yang ada di Provinsi DKI Jakarta. Dan Jakarta Pusat merupakan kota administrasi terkecil Provinsi DKI Jakarta.

Kota administrasi ini juga merupakan wilayah yang memiliki geografis yang sangat strategis karena berada di jantung ibukota Negara. Perbatasan wilayahnya sebagai berikut: Batas utara Jl. KH Zainal Arifin, Jl. Ketapang, batas timur Jl. Jendral Akhmad Yani (By Pass), batas selatan Jl. Pramuka, Kali Ciliwung/Banjir Kanal, Jl. Jendral Sudirman, dan batas barat Jl. Pal Merah, Jl. Aipda KS.Tubun.

Secara administratif, wilayah ini terdiri dari 8 Kecamatan seperti Kecamatan Gambir, Tanah Abang, Menteng, Senen, Cempaka Putih, Johar Baru, Kemayoran, dan Sawah Besar. Kelurahan sebanyak 44, Rukun Warga 393, dan Rukun Tetangga 4.646.

Letak geografis wilayah ini berada di antara 1060 58'18" Bujur Timur dan 50 19'12" Lintang Selatan sampai dengan 6023'54" Lintang Selatan, dengan ketinggian 4 M di atas permukaan laut.

Sebagai wilayah yang berada di jantung ibukota Negara, kota ini juga dipenuhi oleh banyak perkantoran. Mulai dari kantor Pemerintahan, kantor perwakilan negara asing, hingga bisnis.

Dan berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 171 Tahun 2007 tentang Penataan, Penetapan Batas dan Luas Wilayah Kelurahan di Provinsi DKI Jakarta, luas wilayah Jakarta Pusat adalah ± 4.813,22 Ha, dengan populasi penduduk sebanyak 1.134.962 jiwa dan tingkat kepadatan 22.608,8 jiwa/km2.

Sebagai kota terkecil sekaligus terpadat di Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat ternyata juga merupakan salah satu kota dengan sejarah panjang di Indonesia. Oleh karena itu, di kota ini berdiri banyak tempat-tempat bersejarah. Baik peninggalan masa penjajahan Belanda, maupun yang sengaja dibangun pemerintah pascakemerdekaan sehingga juga jadi daya tarik tersendiri dari sisi pariwisata.

Sebut saja Monumen Nasional atau sering disebut dengan Monas. Monumen setinggi 132 meter ini pembangunannya dipelopori Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, pada tahun 1961 sebagai simbol kejayaan Indonesia. Dan pemandangan luasnya Jakarta bisa dinikmati dari atas puncaknya .

Ada juga Masjid Istiqlal, masjid terbesar se-Asia Tenggara yang mampu menampung hingga 200 ribu jamaah. Selanjutnya Gereja Katedral yang lokasinya tidak jauh dari Masjid Istiqlal dengan arsitekturnya yang bergaya neo-gotik, dengan interior khas Eropa klasik.

Selain gedung-gedung atau monumen bersejarah, terdapat juga pusat grosir pakaian terbesar, Pasar Tanah Abang yang berdiri sejak abad ke-18. Pusat grosir fashion terbesar se-Asia Tenggara ini juga merupakan salah satu pusat perdagangan terbesar yang ada di Indonesia.

Untuk tempat perbelanjaan, selain terdapat pasar tradisional dan pasar-pasar yang dikelola PD. Pasar Jaya, bertebaran juga mall-mall berkelas premium seperti Plaza Indonesia dan Grand Indonesia.

Ada juga taman-taman yang bisa dimanfaatkan sebagai ajang berekreasi atau berolahraga seperti Taman Suropati, Taman Menteng, dan yang baru selesai direvitalisasi: Lapangan Banteng.

Revitalisasi tersebut dibagi menjadi 3 zona. Zona pertama adalah zona Monumen Pembebasan Irian Barat bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kesenian seperti konser musik, fashion show, dan kesenian lainnya.

Zona Kedua adalah perbaikan zona olahraga dengan fasilitas lapangan sepakbola, lapangan basket, lapangan serbaguna, dan juga area bermain anak. Zona ketiga adalah zona taman yang mempertegas taman ini sebagai ruang terbuka hijau dan daerah resapan air di ibukota.

Untuk urusan transportasi, Jakarta Pusat bisa dibilang sangat lengkap. Terdapat sejumlah stasiun kereta seperti Gambir, Pasar Senen, dan Tanah Abang KRL yang melayani rute ke kota-kota besar di Pulau Jawa, hingga Commuter Line Jakarta dengan rute loopline sehingga pengguna KRL dapat transit di titik-titik tertentu untuk berpindah jalur kereta.

Ada juga bis Transjakarta yang berjalan pada jalur khusus yang disebut Busway dengan rute meliputi dalam kota Jakarta. Dan untuk melengkapi layanan rute, disediakan pula APTB, TransJabodetabek, dan Feeder. Dan terminal angkutan umum seperti Terminal Pasar Senen dan Tanah Abang.

Jakarta Pusat juga merupakan wilayah dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat. Perekonomian di wilayah ini ditunjang dari sektor perdagangan, jasa, properti, industri kreatif, dan keuangan.

Sentra perdagangan di Jakarta Pusat yang menjadi tempat perputaran uang yang cukup besar adalah kawasan Tanah Abang dengan sirkulasi ke seluruh Indonesia dan sebagai komoditi ekspor. Sedangkan dari sektor keuangan yang memberikan kontribusi cukup besar adalah industri perbankan dan pasar modal.

Untuk fasilitas kesehatan, Jakarta Pusat juga sangat lengkap. Ada banyak rumah sakit besar yang dilengkapi peralatan pendukung yang lengkap dan modern seperti Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat, dan rumah sakit swasta berskala internasional.

Begitupun untuk sektor pendidikan. Di kawasan ini juga terdapat berbagai jenjang pendidikan yang lengkap dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Ada banyak sekolah-sekolah favorit baik Negeri maupun yang dikelola swasta yang menjadi pusat tujuan pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri.

Baca Selengkapnya
8
Kecamatan
44
Kelurahan
50,2 km2
Luas Wilayah
1.134.962 jiwa
Populasi Penduduk
22.608,8 jiwa/km2
Kepadatan Penduduk

Peta & Properti Sekitar

Apa saja yang ada di sekitar

Jakarta Pusat, Central Jakarta City, Jakarta, Indonesia

Baca lebih lanjut Jakarta Pusat

Simak lebih lanjut wilayah Jakarta Pusat

Properti dijual di Jakarta Pusat

Properti disewakan di Jakarta Pusat

Masukan