Selama ini Jakarta Selatan dikenal sebagai kawasan hunian yang paling nyaman di ibu kota. Apa pasal? Ternyata bukan semata-mata karena sebagian besar wilayahnya masih hijau, tapi karena Jakarta Selatan punya kawasan heritage Kebayoran Baru.

Ya, Kebayoran Baru adalah sebuah kecamatan yang masuk kawasan Jakarta Selatan yang sebagian besar wilayahnya merupakan daerah pemukiman, meskipun beberapa bagian beririsan dengan pusat perbelanjaan modern seperti Senayan City dan Plaza Senayan dan pusat bisnis seperti Sudirman Business District (SBD).

Butuh informasi lengkap seputar perkembangan dan potensi kawasan lainnya? Simak info lengkapnya di AreaInsider.

Wilayah ini dirancang oleh Moh. Soesilo pada tahun 1948. Moh. Soesilo sendiri adalah seorang arsitek Indonesia yang berkontribusi dalam perencanaan kota dan arsitektur Indonesia, murid Thomas Karsten, arsitek Hindia Belanda yang ikut merancang Bandung, Malang, dan Bogor pada masa penjajahan.

Adaptasi Kota Taman di Kebayoran Baru

Adaptasi Kota Taman di Kebayoran Baru

Dalam konsep ini, ruang terbuka hijau sebagai ruang milik publik tentunya mendapat perhatian khusus.

Konsep yang digunakan Moh. Soesilo untuk Kebayoran Baru adalah “kota taman”, konsep yang kini banyak dipakai oleh para pengembang properti modern. Dalam konsep ini, ruang terbuka hijau sebagai ruang milik publik tentunya mendapat perhatian khusus.

Dan salah satu pengembang yang mengadaptasi konsep ini dan baru saja melakukan topping off proyek apartemennya, The Padmayana yang juga berada di kawasan heritage Kebayoran Baru, adalah PT Adhi Persada Properti (APP).

Tertarik untuk punya hunian di kawasan taman kota Kebayoran Baru, Jakarta Selatan? Temukan beragam pilihannya di sini!

“The Padmayana tetap melestarikan sejarah dari lokasi tempat berdirinya. Oleh karena itu, PT Adhi Persada Properti menggandeng AECOM untuk merangkum nilai-nilai dari Kebayoran Baru dan menuangkannya kembali ke konsep pembangunan The Padmayana.” terang Project Director The Padmayana Elvira Wigati saat dijumpai dalam kegiatan topping off The Padmayana di Jakarta, Sabtu (21/12/2019)..

“Salah satunya adalah Kebayoran Baru sebagai Kota Taman yang selanjutnya diterapkan pada Koefisiensi Dahan Hijau (KDH), di mana The Padmayana memiliki kawasan hijau yang tersebar dalam bentuk pasif garden di setiap unit, private garden untuk unit-unit tertentu, dan taman terbuka yang dapat diakses oleh pemilik lantai tertentu,” tambah Elvira.

Selain unggul dengan kawasan serba hijau, The Padmayana dari segi fasilitas juga menerapkan teknologi yang selangkah lebih maju, yakni Face Recognition sebagai pengamanan mulai dari drop off area hingga akses private lift, smart-home system, warmwater infinityedge pool, sky gym, dan sky cafe.

Kebijakan Pemerintah Gairahkan Pasar Hunian Mewah Kebayoran Baru

Kebijakan Pemerintah Gairahkan Pasar Hunian Mewah Kebayoran Baru

Pelonggaran aturan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk hunian mewah menjadi angin segar bagi pelaku bisnis properti.

Terkait kebijakan pemerintah untuk menggairahkan pasar properti dengan melonggarkan aturan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk hunian mewah, The Padmayana menyakini bahwa hal tersebut menjadi “angin segar” bagi para pelaku bisnis properti.

Dalam Peraturan Pemerintah Keuangan (PMK) No. 86/PMK.010/2019 tentang Jenis Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Selain Kendaraan Bermotor yang dikenai PpnBM berisikan bahwa kelompok hunian mewah seperti rumah mewah, apartemen, kondominium, town house, dan sejenisnya yang nilainya di bawah Rp30 miliar kini bebas dari pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Ini berarti pembeli properti di bawah harga Rp 30 milar tidak dikenakan PPnBM sebesar 20 persen dan hanya dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen.

Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com.

“Dengan dukungan kebijakan Pemerintah mengenai PPnBM dan proyeksi ekonomi yang menunjukkan tren positif seperti terjadi peningkatan PDB, laju inflasi dapat ditekan, serta menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar di tahun 2020, dan kami selaku developer menyakini bahwa akan terjadi peningkatan demand properti di tahun 2020,” ungkap  Direktur Pemasaran & Pengembangan Properti Adhi Persada Properti Wahyuni Sutantri.

The Padmayana juga berkomiten untuk memenuhi permintaan kehidupan private yang diharapkan oleh kalangan menengah atas dengan menawarkan jumlah unit hanya 145 unit dengan 1 unit tower.

“Kelebihan lain dari The Padmayana adalah view yang luar biasa seperti pemandangan yang tidak terhalang gedung apapun sehingga membuat pembelinya akan merasakan lingkungan nan tenang,” imbuhnya.

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah