Ada banyak faktor yang bisa dijadikan pertimbangan “mengapa kota di Jawa Barat patut diperhitungkan”. Salah satu jawabannya, Jawa Barat akan mengembangkan Rebana Metropplitan yang mencakup Kota Maritim hingga Aerocity. Hal ini disusul dengan adanya pembangunan berbagai proyek infrastruktur seperti jalan tol yang tentunya akan membuat provinsi ini menjadi lebih berkembang.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dalam waktu dekat akan mengembangkan kawasan Rebana Metropolitan yang merupakan singkatan dari Cirebon-Patimban-Kertajati (Rebana). Beberapa yang akan dihadirkan yaitu 13 kota industri baru termasuk di dalamnya Patimban yang dikonsep sebagai Kota Maritim dan Kertajati  sebagai Aerocity.

Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, berbagai proyek infrastruktur yang dibangun misalnya jalan tol Cileunyi-Sumedanng-Dawuan (Cisumdawu) di wilayah Jawa Barat akan selesai pada akhir tahun ini, makin membuat kawasan sekitaran tol ini ikut berkembang dengan pesat.

Pihaknya sangat optimistis kehadiran jalan tol Cisumdawu yang beroperasi pada bulan Desember 2021 dan dengan adanya Bandara Kertajati, dampaknya akan sangat luar biasa pada kawasan Cirebon-Patimban-Kertajati (Rebana). Menurutnya, dampak pertumbuhan kawasan yang luar biasa bisa dirasakan secara langsung pada tahun 2022.

Melansir laman Humas Provinsi Jawa Barat, Rebana Metropolitan merupakan wilayah utara/timur laut Provinsi Jabar yang meliputi tujuh kawasan, yakni Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, dan Kuningan, serta Kota Cirebon. Nantinya, masing-masing kawasan tersebut harus memiliki fungsi work, live, and play alias bekerja, tinggal, dan bermain.

Penduduk di kawasan Rebana Metropolitan berjumlah 9,28 juta atau sekitar 18,82 persen dari total 49,3 juta jiwa penduduk Jabar per 2019. Rebana Metropolitan diproyeksikan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jabar di masa depan melalui pengembangan kawasan industri yang terintegrasi, inovatif, kolaboratif, berdaya saing tinggi, serta berkelanjutan.

Lagi cari rumah untuk dihuni atau untuk investasi? Simak 100 Rumah Dijual Terpopuler di Indonesia

Secara tahunan, indeks harga properti di Jawa Barat naik 4,6% dari Q1 2020 ke Q1 2021

Secara tahunan, indeks harga properti di Jawa Barat naik 4,6% dari Q1 2020 ke Q1 2021

Sejalan dengan proyek pembangunan yang kian masif di kota di Jawa Barat, tren harga properti juga menunjukkan hasil yang sama. Rumah.com Indonesia Property Market Index-Harga (RIPMI-H) mencatat, terjadi kenaikan harga properti baik secara kuartalan maupun tahunan.

Secara kuartalan, kenaikan tipis sebesar 0,5 persen terjadi di Q1 2021. Dimana pada kuartal sebelumnya alias Q4 2020 indeks berada di angka 123,1. Sementara pada Q1 2021 indeks berhasil naik ke posisi 123,7. Begitupun secara tahunan, tren indeks harga properti pada Q1 2021 sukses melesat sebanyak 4,6 persen, jika dibandingkan dengan Q1 2020 yang menoreh angka 118,2.

Menurut hasil survei Rumah.com, Jawa Barat sendiri merupakan wilayah yang akan dipertimbangkan jika para pencari rumah bisa tinggal di luar Jabodetabek, dimana ada sebanyak 42 persen responden menyatakan ingin membeli hunian di daerah ini. Lantas, bagaimana dengan tren suplai rumah di Jawa Barat terkini?

Tren suplai rumah di Jawa Barat mengalami pertumbuhan signifikan mencapai 82,04% pada Q1 2021

Tren suplai rumah di Jawa Barat mengalami pertumbuhan signifikan mencapai 82,04% pada Q1 2021

Pandemi yang masih berlangsung di Tanah Air tak menyurutkan pengembang properti di Jawa Barat untuk berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat. Sebaliknya, lonjakan suplai terjadi demi merespon permintaan konsumen.

Hal ini jelas terlihat pada grafik di atas, dimana tren suplai rumah di Jawa Barat berhasil naik sebesar 82,04 persen secara Year on Year (YoY). Kenaikan tersebut terjadi pada Q1 2021 yang mencatatkan indeks 176,4, dibandingkan Q1 2020 yang hanya menoreh indeks 96,9. Angka indeks pada Q1 2021 sekaligus menjadi yang tertinggi sepanjang empat tahun belakangan.

Sementara itu secara kuartalan, indeks suplai pada Q1 2021 juga tumbuh sebanyak 9,83 persen dibandingkan Q4 2020. Konsistensi kenaikan ini sudah terjadi dalam tiga kuartal terakhir, menandakan bahwa pasar perumahan tapak di Jawa Barat sudah masuk ke fase kebangkitan.

Kota di Jawa Barat: Cermati Lewat Tren Harga Rumahnya

Senada dengan tren suplai, indeks harga rumah di Jawa Barat juga tumbuh secara berkala

Senada dengan tren suplai, indeks harga rumah di Jawa Barat juga tumbuh secara berkala

Jika sebelumnya sudah dipaparkan tren suplai rumah di Jawa Barat, kini saatnya mengupas dari sisi harga. Menariknya, tren harga rumah juga terus naik meski dalam angka yang tipis. Kendati hanya mampu mencatatkan kenaikan tipis, namun hal ini tetap layak diperhitungkan bagi investor termasuk calon pembei rumah.

Secara Quarter on Quarter (QoQ), indeks harga tumbuh sebanyak 1,20 persen pada Q1 2021. Dimana indeks saat ini berada di angka 126,2, sementara pada kuartal sebelumnya atau Q4 2020 indeks tercatat di angka 119,1.

Kemudian secara tahunan (YoY), indeks harga rumah di Jawa Barat pada Q1 2021 naik 5,99 persen, dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya. Dalam kondisi ekonomi nasional yang masih belum stabil, kenaikan harga rumah sebesar 5 persen sebaiknya tidak bisa dipandang sebelah mata. Melainkan harus segera dimanfaatkan momennya agar bisa meraih nilai investasi menjanjikan.

Selanjutnya, bagaimana dengan kriteria harga rumah yang diincar masyarakat? Dan kawasan mana saja yang masuk dalam 10 kota di Jawa Barat terbaik untuk investasi di lebaran tahun ini?

10 Kota di Jawa Barat Paling Potensial, Mana Saja?

31% masyarakat menempatkan rumah dengan harga Rp300 juta sampai Rp750 juta di urutan pertama

31% masyarakat menempatkan rumah dengan harga Rp300 juta sampai Rp750 juta di urutan pertama

Berdasarkan hasil pencarian di situs Beli Rumah.com, terlihat dinamika terhadap preferensi harga rumah yang diincar masyarakat Jawa Barat. Harga rumah dengan rentang Rp300 juta sampai Rp750 juta menjadi yang tertinggi.

Sedangkan untuk harga rumah di bawah Rp300 juta justru memeroleh persentase 24%. Padahal, Jawa Barat sendiri masih menyimpan banyak referensi proyek perumahan yang dipasarkan dengan harga mulai Rp100 juta sampai Rp300 juta.

Sementara itu, harga rumah Rp1,5 miliar hingga Rp4 miliar meraih persentase lebih tinggi sebanyak 17%, dibandingkan harga rumah Rp750 juta – Rp1 miliar yang hanya meraih 11 persen. Itu artinya, profil konsumen yang menetapkan kota di Jawa Barat sebagai lokasi hunian besar kemungkinan berasal dari kalangan menengah atas.

Lantas di mana sajakah area 10 kota di Jawa Barat yang punya potensi menjanjikan sebagai hunian maupun aset investasi? Berikut ulasannya.

Sawangan dan Jatiasih menempati urutan teratas terkait 10 area kota di Jawa Barat paling dicari sepanjang Maret 2020 hingga Maret 2021

1. Sawangan, Depok

Sawangan kini kian moncer lantaran kehadiran Tol Depok–Antasari yang menyambangi wilayah ini. Berdasarkan riset internal Rumah.com terkait data pencarian hunian, sejak ruas Brigif–Sawangan beroperasi, pencarian rumah di kawasan Sawangan meningkat tajam.

Apa saja pilihan hunian yang ditawarkan Sawangan sebagai salah satu area kota di Jawa Barat paling dicari? Simak pilihannya di sini!

2. Jatiasih, Bekasi

Adapun di tempat kedua terdapat Jatiasih yang meraih 2 persen pencarian tertinggi di sepanjang Maret 2020 hingga Maret 2021. Sekadar informasi, saat ini harga lahan di Jatiasih berada di kisaran Rp8.750.000 per meter persegi.

Apa saja pilihan hunian yang ditawarkan Jatiasih sebagai salah satu area kota di Jawa Barat paling dicari? Simak pilihannya di sini!

3. Cinere, Depok

Cinere merupakan kawasan yang punya kenaikan indeks harga secara tahunan sebanyak 3% pada 2020. Jika tertarik tinggal di sini, perlu diketahui harga lahan di Cinere berada di kisaran Rp13.333.333 per meter persegi.

Apa saja pilihan hunian yang ditawarkan Cinere sebagai salah satu area kota di Jawa Barat paling dicari? Simak pilihannya di sini!

4. Citayam, Depok

Pada perkembangannya Citayam jadi kawasan yang dilirik oleh pembeli kelas menengah. Kini semakin banyak hunian semi klaster yang menjamur di kawasan ini. Hal ini karena terdapat stasiun commuter line, Stasiun Citayam yang tak jauh dari lokasi hunian.

Apa saja pilihan hunian yang ditawarkan Citayam sebagai salah satu area kota di Jawa Barat paling dicari? Simak pilihannya di sini!

5. Sentul City, Bogor

Sentul hingga kini terus dibanjiri beragam proyek properti dengan segmen yang cenderung terus meningkat. Dalam lima tahun terakhir, Sentul City, sebagai kawasan permukiman terbesar di Sentul telah menarik banyak investor untuk masuk dan membangun beragam fasilitas publik.

Apa saja pilihan hunian yang ditawarkan  Sentul City sebagai salah satu area kota di Jawa Barat paling dicari? Simak pilihannya di sini!

6. Cibinong, Bogor

Bicara fasilitas, Cibinong juga tak kalah jika dibandingkan Bogor atau Depok. Sebut saja mulai dari pusat perbelanjaan, sarana pendidikan, sarana kesehatan, hingga sarana pendukung transportasi. Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, pertumbuhan kawasan yang merupakan Ibukota kabupaten Bogor ini berkembang pesat.

Apa saja pilihan hunian yang ditawarkan Cibinong sebagai salah satu area kota di Jawa Barat paling dicari? Simak pilihannya di sini!

7. Antapani, Bandung

Jika ingin menyasar kawasan Antapani untuk tempat tinggal, perlu diketahui harga hunian vertikal di sini dipasarkan rata-rata kisaran Rp380 jutaan dengan unit tipe Studio. Sementara untuk rumah tapak kondisi baru dengan luas bangunan 65m2 dijual seharga mulai Rp760 jutaan.

Apa saja pilihan hunian yang ditawarkan Antapani sebagai salah satu area kota di Jawa Barat paling dicari? Simak pilihannya di sini!

8. Cimanggis, Depok

Adapun di posisi kedelapan terdapat Cimanggis yang meraih persentase sebanyak 2% dengan total pencarian 264.905 selama kurun waktu Maret 2020 hingga Maret 2021. Sekadar informasi, harga lahan di Cimanggis saat ini berada di kisaran Rp10.248.804 per meter persegi.

Apa saja pilihan hunian yang ditawarkan Cimanggis sebagai salah satu area kota di Jawa Barat paling dicari? Simak pilihannya di sini!

9. Bekasi Utara, Bekasi

Di urutan kesembilan ada Bekasi Utara yang juga tak kalah menjanjikan.  Asal tahu saja, harga lahan di kawasan Bekasi ini berada di kisaran Rp7.954.545 per meter persegi.

Apa saja pilihan hunian yang ditawarkan Bekasi Utara sebagai salah satu area kota di Jawa Barat paling dicari? Simak pilihannya di sini!

10.  Bojonggede, Bogor

Makin banyaknya hunian dengan harga yang terjangkau di kawasan ini menandakan Bojonggede semakin berkembang. Tidak hanya itu, Bojonggede sebentar lagi juga akan semakin bersinar jika pintu keluar Tol Desari sudah sampai ke wilayah ini. Jadi, jika tertarik mencari hunian harga terjangkau di lokasi yang punya potensi masa depan, maka Bojonggede patut dipertimbangkan.

Apa saja pilihan hunian yang ditawarkan Bojonggede sebagai salah satu area kota di Jawa Barat paling dicari? Simak pilihannya di sini!

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat AreaInsider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah