Harga rumah di Depok, Jawa Barat, menunjukkan tren yang sangat positif. Rumah.com Property Index Kuartal I 2019 menunjukkan bahwa harga properti di Kota Belimbing ini mengalami kenaikan hingga  22% dalam satu tahun terakhir. 

Kawasan ini memang tengah bergeliat karena terus diserbu pembangunan mulai dari properti komersial seperti hotel dan pusat perbelanjaan hingga pembangunan infrastruktur seperti jalan tol dan jalur LRT.

Depok merupakan salah satu kawasan yang unik. Selain sebagai kantong hunian penyangga DKI Jakarta, ekonomi Depok selalu menggeliat karena keberadaan sejumlah universitas terkemuka.

Sebut saja diantaranya Universitas Indonesia, Universitas Gunadarma, serta Universitas Pancasila dan universitas lainnya yang berada di perbatasan Depok.

Penerimaan ribuan mahasiswa baru setiap tahunnya menjamin kelangsungan ekonomi di Depok, sekaligus menjaga iklim pasar properti Depok.

Jadi Anda bisa membeli rumah di Depok, baik untuk disewakan atau dijual lagi beberapa tahun kemudian. Asal tahu saja, tingkat okupansi di Depok sangat tinggi, begitupun capital gain-nya.

Harga rumah di Depok juga terus bergeliat. Data Rumah.com Property Index terkini mencatat bahwa pada kuartal pertama (Q1) tahun 2017 median harga rumah di Depok sudah berada di angka Rp7,64 juta per meter persegi. Setahun sebelumnya baru 6,31 juta per meter persegi.

 

Harga Rumah di Depok Tunjukkan Tren Stabil

Pergerakan tren harga rumah di Depok menunjukkan kenaikan yang signifikan sejak pertengahan 2018.

Sebelumnya, pembangunan yang hanya terpusat di kawasan Margonda dan sekitarnya membuat tren harga rumah di Depok kurang merata. Namun dalam satu tahun terakhir, sejumlah pengembang mulai merambah kawasan lain.

Di Sawangan, misalnya, ada Gardens Graha Sawangan, sebuah kompleks perumahan yang terdiri dari sejumlah cluster dan menyasar kalangan menengah hingga atas. Rencananya, pengembang akan melengkapi kawasan ini dengan pusat perbelanjaan.

Tak jauh dari Gardens Graha Sawangan juga ada Citra Lake Sawangan, yang dikembangkan oleh pengembang ternama, Ciputra. Seperti Gardens Graha Sawangan, Citra Lake Sawangan juga merupakan kompleks cluster yang dilengkapi pusat perbelanjaan.

Didukung Infrastruktur yang Baik mendorong harga rumah di Depok

Dapat dipastikan ke depannya peluang investasi pasar properti Depok sangat baik karena potensi perkembangannya kian mencolok.

Tengok saja pembangunan infrastruktur yang makin mudah untuk menjangkau Jakarta, selain commuter line dan bus TransJakarta, kehadiran Tol Cinere-Jagorawi (Cijago), dan Depok-Antasari (Desari) juga mendorong nilai tambah kawasan ini.

Pemerintah juga sudah meresmikan pembangunan LRT Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi. 

Dikutip dari laman pemerintah KPPIP.go.id, Pembangunan LRT dengan enam lintas pelayanan: (1) Cawang-Cibubur, (2) Cawang-Kuningan-Dukuh Atas, (3) Cawang-Bekasi Timur, (4) Dukuh Atas-Senayan, (5) Cibubur-Bogor, (6) Palmerah-Bogor.

Cimanggis yang berada di sebelah timur laut dari pusat Kota Depok juga disebut sebagai Masa Depan Kawasan Hunian Depok. Hal ini lantaran kawasannya yang masih berkembang, dan ditandai dengan masuknya pengembang properti kawakan ke sini.

Cimanggis saat ini juga memiliki proyek tol baru yakni Cimanggis-Cibitung dengan panjang jalan mencapai 25,39 kilometer.

Proyek ini sempat diberhentikan, namun kembali berjalan setelah proses pengadaan lahan di seksi I sepanjang 3,5 kilometer mengalami kemajuan. Rencananya, jalan tol baru ini akan selesai 100% pada tahun depan.

Simak video berikut ini untuk mengetahui konsep hunian yang paling disarankan untuk kaum urban.

Sedangkan Cinere akan segera terhubung dengan Serpong pada 2019. Dinamakan Tol Cinere-Serpong, jalan bebas hambatan ini dibagi atas dua seksi, yakni seksi 1 Serpong-Pamulang sepanjang 6,67km dan Pamulang-Cinere sepanjang 3,47km.

Total panjang tol ini mencapai 10,14km. Tol ini bermula dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta-Batu Ceper-Kunciran-Serpong-Cinere.

Hanya Rumah.com yang percaya sa semua bisa punya rumah