Cikarang makin melesat pesat. Sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Pulau Jawa, Cikarang tak pernah absen dalam menyumbang pendapatan daerah untuk wilayah Jawa Barat. Terutama dalam hal penerimaan Penanaman Modal Asing (PMA). Di sektor lain seperti properti, kawasan hunian di Cikarang justru tumbuh subur melampaui wilayah industri  lainnya.

Mengutip laman Kompas, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat menyebut, jelang tutup tahun 2020 wilayah Jawa Barat menerima 11 investor asing dengan total nilai tahap persiapan mencapai Rp 251,2 triliun atau sekitar 17,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS) selama 3-10 tahun.

Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, ada sejumlah wilayah di Jawa Barat yang menjadi tujuan investasi asing. Di antaranya Karawang, Cikarang dan Bekasi. Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jawa Barat menempati peringkat pertama realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp57,9 triliun. Pada tahun 2019, Cikarang menyumbang 34,45% Penanaman Modal Asing Nasional serta volume ekspor nasional hingga 45%.

Di lain sisi, Cikarang juga menawarkan pesona di sektor properti. Bagaimana tidak, Cikarang dikembangkan menjadi kawasan hunian kota mandiri yang punya fasilitas lengkap dan modern, serta didukung kemudahan akses dari dan menuju kawasannya. Selain bisa diakses via Tol Jakarta – Cikampek, konektivitas Cikarang juga didukung sejumlah infrastruktur baru seperti elevated toll, Kereta Api Double Track, hingga pembangunan Light Rapid Transit (LRT) yang terhubung ke Jakarta.

Tertarik untuk punya hunian di kawasan Cikarang yang punya potensi investasi tinggi yang didukung fasilitas dan infrastruktur kawasan yang lengkap, plus harga yang masih terjangkau? Cek pilihan huniannya di sini!

Kawasan hunian Cikarang pun kian diminati lantaran sudah dibekali berbagai sarana kebutuhan primer seperti sarana pendidikan, sarana kesehatan berkelas internasional, pusat perbelanjaan modern dan megah yang tak kalah dengan mal Ibukota. Atas dasar hal tersebut, tak heran jika Cikarang dikategorikan sebagai salah satu kawasan sunrise property.

Kawasan Hunian di Cikarang Menurut Tren Indeks Harga

Kawasan Hunian di Cikarang Menurut Tren Indeks Harga

Indeks harga properti Cikarang pada Q4 2020 mencapai angka 122,4, atau naik 2 poin dibandingkan Q3 2020.

Selain kelengkapan fasilitas, kawasan hunian Cikarang juga menjanjikan nilai investasi terbaik. Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI) pada Q4 2020 mencatat, indeks harga properti di Cikarang mengalami kenaikan dengan persentase 1,52% secara kuartalan (QoQ). Sedangkan secara tahunan, indeksnya mengalami kenaikan sebesar  11,5% (YoY).

Untuk jumlah pasokan unit di kawasan hunian Cikarang juga mengalami kenaikan sebesar 5,50% (QoQ). Saat ini, median harga properti di koridor timur Jakarta itu mencapai Rp8.333.333,33 per meter persegi.

Ingin punya rumah sendiri? Temukan aneka cerita yang menginspirasi seputar perjuangan wujudkan mimpi punya rumah sendiri hanya di Cerita Rumah

Menyoal prospek investasi, sebagai sentra kawasan industri, Cikarang memiliki basis ekonomi yang kuat dengan upah minimum regional (UMR) tertinggi secara nasional. Saat ini, tercatat ada lebih dari tujuh kawasan industri di Cikarang, antara lain kawasan industri MM2100, Delta Silicon I, East Jakarta Industrial Park (EJIP), Bekasi International Industrial Estate (BIIE), Jababeka I, Jababeka II, dan Delta Silicon II. Kawasan industri di kota Delta Mas dan Delta Silicon II sendiri berada di bawah grup Lippo.

Selain itu, Cikarang juga diperkuat dengan adanya jumlah pekerja ekspatriat yang diperkirakan mencapai 22.000 orang pada 2020. Jumlah tersebut terdiri dari 62% ekspatriat Jepang, 32% Korea dan 6% dari berbagai negara lain. Dengan total ekspatriat sebanyak itu, tak pelak potensial market rental yang ada di kawasan Cikarang begitu kuat.

Kawasan industri di Cikarang yang terus bertumbuh menjadi pemacu berkembang pesatnya sektor properti di kawasan timur Jakarta. Tidak mengherankan Cikarang kini punya akses mudah serta infrastruktur teranyar yang mampu menjadikannya semakin menarik di mata investor.

Ditelisik lebih jauh, setidaknya terdapat tujuh faktor yang menjadi keunggulan dan potensi Cikarang, khususnya dari kacamata properti. Seperti:

  • Sebagai kawasan emerging district
  • Harga hunian yang terjangkau (affordable product)
  • Akses cukup baik dan terus dikembangkan (good accessibility)
  • Pertumbuhan bisnis
  • Perkembangan penduduk
  • Banyaknya tenaga kerja asing dan
  • Kebutuhan produk yang berkualitas.

5 Kawasan Hunian di Cikarang Paling Prospektif

5 Kawasan Hunian di Cikarang Paling Prospektif

34% masyarakat mengincar kawasan hunian di Cikarang Selatan sebagai tempat tinggal, dan hanya 4% yang mencari di Cikarang Timur.

Potensi kawasan industri yang ada di Cikarang memberi banyak pengaruh khususnya mendorong tingginya kebutuhan akan hunian bagi para pekerja, termasuk pekerja asing yang memiliki aktivitas di sana.

Hal ini juga yang mendorong sejumlah developer lokal dan nasional untuk membangun kawasan hunian Cikarang sesuai kebutuhan dan selera pasar. Dari sisi keuntungan, pertumbuhan harga residensial seperti rumah tapak dan apartemen yang ada di Cikarang bisa mencapai 10% sampai 20% per tahun.

Rumah.com mencatat setidaknya ada lima kawasan hunian Cikarang dengan persentase pencarian terbanyak di sepanjang 2020. Berikut kelima kawasan tersebut.

1. Cikarang Selatan

Melansir Wikipedia, Cikarang Selatan merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bekasi yang sangat cepat perkembangannya. Hal ini disebabkan oleh banyaknya industri yang berada di dalam maupun di sekitar kecamatan ini, diantaranya Jababeka II, EJIP (East Jakarta Industrial Park), Delta Silicon dan Bekasi International Industrial Estate (Hyundai).

Apa saja pilihan perumahan pada kawasan hunian di Cikarang Selatan? Cek pilihannya di sini!

2. Cikarang Utara

Cikarang Utara adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kecamatan ini menaungi 10 kelurahan, dengan jumlah penduduk sebanyak 230,563 jiwa. Di Cikarang Utara sendiri, masyarakat masih bisa menemukan rumah bersubsidi seharga Rp168 juta. Sementara pada hunian di lokasi strategis seperti Cikarang Kota, harganya bisa melambung mencapai Rp1 miliaran.

Apa saja pilihan perumahan pada kawasan hunian di Cikarang Utara? Cek pilihannya di sini!

3. Cikarang Pusat

Cikarang Pusat adalah sebuah kecamatan yang sekaligus merupakan Ibukota Kabupaten Bekasi. Daerah ini dahulunya bernama Karangjati. Kecamatan ini merupakan pemekaran dari Kecamatan Lemahabang (sekarang Cikarang Timur) dan Kecamatan Serang (sekarang Serang Baru).

Kecamatan ini berdiri pada tahun 2001. Kecamatan ini sebenarnya lebih tepat disebut Cikarang Tenggara bukan Cikarang Pusat, tetapi karena semua pusat pemerintahan Kabupaten Bekasi ada di kecamatan ini, maka disebut kecamatan Cikarang Pusat.

Apa saja pilihan perumahan pada kawasan hunian di Cikarang Pusat? Cek pilihannya di sini!

4. Cikarang Barat

Cikarang Barat merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Bekasi, yang mengalami pemekaran dari kecamatan Cibitung dan kecamatan Setu yang dibentuk sekitar awal dekade 2000-an. Cikarang Barat sekarang ini menjadi incaran pengembang apartemen sebab punya akses langsung ke Tol Jakarta – Cikampek. Berada di posisi keempat, Cikarang Barat diminati 12% masyarakat yang mencari kawasan hunian Cikarang.

Apa saja pilihan perumahan pada kawasan hunian di Cikarang Barat? Cek pilihannya di sini!

5. Cikarang Timur

Cikarang Timur yang menempat urutan kelima (4%) dalam area dengan pencarian tertinggi di Cikarang memang menjadi wilayah untuk sejumlah kawasan hunian di Cikarang. Siapa sangka, harga rumah di Cikarang Timur terpaut relatif tinggi kisaran Rp450 juta untuk hunian dengan luas bangunan 36 meter persegi.

Apa saja pilihan perumahan pada kawasan hunian di Cikarang Timur? Cek pilihannya di sini!

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat AreaInsider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah