Mudik ke Bandung seraya liburan di Bandung tentu sangat dinantikan masyarakat. Sayangnya, tahun 2021 kegiatan mudik juga dilarang seperti tahun sebelumnya guna memutus rantai penyebaran Covid-19. Kebijakan melarang mudik lebaran ini diambil sesuai arahan Presiden joko Widodo pada 23 Maret 2021.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, larangan mudik akan dimulai pada tanggal 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah hari dan tanggal itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan yang keluar daerah sepanjang kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu.

Alhasil bagi yang rindu mudik dan liburan di Bandung harus bersabar sampai pandemi benar-benar usai. Nantinya jika sudah bisa mudik dengan rasa aman dan nyaman, pastikan mengisi agenda tahunan tersebut dengan melihat peluang investasi di Kota Kembang.

Pasalnya tren harga properti di Bandung cukup menarik untuk diperhatikan. Rumah.com Indonesia Property Market Index mencatat adanya kenaikan harga secara tahunan dari 2019 ke 2020. Dimana peningkatannya mencapai 10,6 persen (Year on Year/YoY).

Sedangkan secara kuartalan, indeks harga properti di Bandung pada Q4 2020 terkoreksi sebanyak -1,7 persen dibandingkan Q3 2020. Saat ini indeks harga berada di titik 145,9 dengan median harga properti di Bandung sebesar Rp11.055.556.

Liburan di Bandung Sambil Cari Untung

Liburan di Bandung Sambil Cari Untung

Secara tahunan, indeks harga properti di Bandung pada tahun 2020 meningkat sebesar 10,6 persen.

Jika dilihat dari kacamata umum, perekonomian di Bandung punya pertumbuhan yang cenderung tinggi. Empat tahun silam, Kota Kembang berhasil menyabet pertumbuhan sebanyak 7,2% atau di atas capaian ekonomi nasional.

Perekonomian yang baik disebabkan oleh sektor pariwisata dan perhotelan yang begitu kuat di Bandung. Wajar saja bila setiap akhir pekan, wilayah ini akrab dipadati para pelancong yang hendak liburan di Bandung.

Sementara dari sisi pasar properti, Bandung masih sangat menjanjikan bila dilihat dari jumlah penduduknya. Laman resmi Provinsi Jawa Barat mengungkap, jumlah penduduk Kabupaten Bandung mencapai 3,62 juta orang (terbesar kedua di Jawa Barat setelah Bogor) sedangkan di Kota Bandung sebesar 2,44 juta orang per September 2020.

Jawa Barat termasuk Kabupaten Bandung dan Kota Bandung sendiri memiliki mayoritas penduduk yang didominasi oleh generasi Z dan milenial. Proporsi generasi Z sebanyak 27,88 persen (13,37 Juta orang) dari total populasi dan generasi milenial sebanyak 26,07 persen (12,5 Juta orang) dari total populasi Jawa Barat.

Ceruk pasar generasi milenial yang potensial di wilayah tersebut tentunya membawa banyak peluang bagi industri properti. Terlebih Bandung menyimpan banyak universitas ternama yang setiap tahunnya didatangi oleh mahasiswa baru dari luar Bandung.

Bagi pemain properti, kehadiran mahasiswa merupakan captive market yang turut diincar lantaran mampu mendorong tumbuhnya permintaan hunian. Khususnya pada properti segmen apartemen. Di samping juga permintaan akan hunian sebagai ruang investasi menjanjikan.

Liburan di Bandung Cari Tahu Pasokan Propertinya

Liburan di Bandung Cari Tahu Pasokan Propertinya

Pasokan unit properti di Bandung meningkat tajam pada Q4 2020, mengapa demikian?

Dengan segala kondisi yang potensial, tak heran jika Bandung masuk di daftar pencarian rumah berdasarkan lokasi yang paling banyak dicari. Dari 10 daftar pencarian rumah yang dihimpun Rumah.com, pencarian perumahan di Bandung bahkan lebih tinggi dibanding semua kawasan di Jabodetabek, termasuk juga Surabaya. yang merupakan kota terbesar kedua di Indonesia.

Berdasarkan data internal Rumah.com hingga bulan September 2020, Bandung berada di peringkat kedua dari 10 daftar pencarian rumah berdasarkan lokasi. Untuk posisi pertama masih tetap Jakarta Selatan sebagai pemuncaknya. Baca juga info lengkap urutan pencarian rumah berdasarkan lokasi di sini!

Terkait pencarian rumah berdasarkan lokasi, dari data internal Rumah.com di bulan September 2020 tercatat ada 5.053.596 pencarian. Secara spesifik, pencarian perumahan di Bandung yang mengantongi 9,6% dari seluruh pencarian memang tercatat menunjukkan tren yang sangat positif.

Sedangkan menurut tren suplai properti Bandung pada Q4 2020, indeks berada pada angka 209, tertinggi di sepanjang sejarah property market sejak 2017. Hal ini sekaligus mencatatkan kenaikan secara tahunan sebesar 63,1 persen dibandingkan tahun 2019 (YoY).

Indeks suplai secara kuartalan juga meningkat sebanyak 22,3 persen pada Q4 2020 dibandingkan Q3 2020 yang menoreh angka 170,9. Pergerakan indeks suplai properti di Bandung yang meningkat menandakan bahwa pasar di sana mengalami permintaan (demand) dalam jumlah besar.

Liburan di Bandung Cari Tahu Kawasan Hunian Favoritnya

Liburan di Bandung Cari Tahu Kawasan Hunian Favoritnya

Kawasan Antapani menjadi lokasi favorit pertama yang dicari property seeker di sepanjang 2020

Merujuk pembahasan sebelumnya, angka pencarian terhadap properti di Bandung memang sangat tinggi dibanding kawasan pencarian favorit lainnya. Bahkan lebih spesifik lagi, sejumlah kawasan di wilayah ini juga mengantongi angka pencarian yang tinggi karena ada banyak peminatnya. Berikut pembahasannya untuk lima kawasan hunian paling banyak dicari di Bandung sepanjang 2020.

1. Antapani

Secara geografis Kecamatan Antapani terletak di sebelah Timur Kota Bandung dengan luas wilayah 400,543 hektare. Kepadatan penduduk di kawasan hunian paling banyak dicari di Bandung nomor satu ini rata-rata sebesar 147 jiwa per hektare.

Soal harga properti, untuk hunian vertikal di Antapani dipasarkan rata-rata kisaran Rp380 jutaan dengan unit tipe Studio. Sementara untuk rumah tapak kondisi baru dengan luas bangunan 65m2 dijual seharga mulai Rp760 jutaan. Jika tertarik untuk tinggal di Antapani, simak pilihan rumah maupun apartemennya di sini!

2. Buah Batu

Nama kawasan satu ini tentu sangat familiar. Sebagai lokasi hunian paling banyak dicari di Bandung dengan persentase 5%, kawasan ini punya berbagai potensi diantaranya terdapat sentra jasa perdagangan utama serta terletak di sekitar pengembangan kawasan ekonomi Gedebage dan dilalui jalan utama yang menjadi jalur negara Kota Bandung .

Buah Batu juga memiliki potensi pengembangan pembangunan rumah tinggal , perumahan dan perkantoran yang berwawasan lingkungan. Jika tertarik untuk tinggal di Buah Batu, simak pilihan rumah maupun apartemennya di sini!

3. Arcamanik

Kawasan yang satu ini memiliki beberapa titik rawan banjir. Kendati demikian, tak menyurutkan minat masyarakat dalam mencari hunian di kawasan ini. Terbukti, ada 5% masyarakat yang menempatkan Arcamanik di posisi ketiga dalam hal kawasan hunian paling favorit di Bandung.

Berdasarkan kanal Beli di Rumah.com, Arcamanik menyimpan daftar perumahan baru dengan harga terendah di angka Rp450 jutaan untuk unit tipe LB 50m2. Jika tertarik untuk tinggal di Arcamanik, simak pilihan rumahnya di sini!

4. Dago

Dago merupakan salah satu area dengan destinasi wisata lengkap saat liburan di Bandung. Sebut saja diantaranya ada Dago Dreampark, Kampung Wisata Augmentedreality Dago Pojok Tanggulan, Taman Hutan Raya Juanda, Dago Pakar, maupun Bird and Bromelia Pavilion.

Bagi masyarakat yang punya tujuan investasi, memiliki rumah di Dago bisa menjadi potensi yang bisa dipertimbangkan. Pasalnya, saat ini banyak pelancong yang menyukai tinggal di homestay atau vila saat liburan di Bandung. Jika tertarik untuk punya hunian di Dago, simak pilihan rumahnya di sini!

5. Kota Baru Parahyangan

Dikembangkan sejak tahun 2002, Kota Baru Parahyangan merupakan kota satelit yang berlokasi Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Kota yang dibangun oleh pengembang PT. Lyman Property (Lyman Group) ini terdiri dari perumahan berkepadatan rendah, menengah dan tinggi, kondominium, apartemen, serta town house yang dilengkapi dengan fasilitas kota bisnis seperti office parks, pusat perbelanjaan, hotel, dan ritel.

Dari wilayah Bandung, Sumedang, Cirebon, Tasikmalaya, dan Jawa Tengah, Kota Baru Parahyangan bisa diakses langsung melalui Tol Purbaleunyi. Sementara, dari Jakarta bisa ditempuh melalui Tol Cipularang atau jalur Puncak. Jika tertarik untuk punya hunian di Kota Baru Parahyangan, simak pilihan rumahnya di sini!

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat AreaInsider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah