Perumahan di Citayam semakin banyak diincar apalagi harganya masih relatif terjangkau. Karena, kawasan yang berbatasan langsung dengan Kota Depok dan Kabupaten Bogor ini memiliki akses dan infrastruktur yang memudahkan mobilitas para warganya di mana banyak yang bekerja di Jakarta.

Berdasarkan analisa Rumah.com Indonesia Property Market Index Q1 2021, ada tiga wilayah di Jabodetabek yang resisten terhadap dampak low-season sehingga mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi.

Salah satunya Depok. Melihat hal ini, tak ayal jika perumahan di Citayam pun turut diincar para pemburu properti, apalagi kisaran harganya masih banyak yang di bawah harga rumah di Depok namun letaknya sangat dekat dengan Depok.

Mau punya rumah dekat Stasiun Citayam, Depok, dengan harga di bawah Rp600 juta? Cek aneka pilihan rumahnya di sini!

Dahulu Kampung Citayam dan beberapa kampung lain yang berdekatan dibentuk menjadi sebuah desa, dan diberi nama Desa Citayam. Nama Citayam ini diambil menjadi nama desa alasannya karena sudah dikenal, akses jalan yang baik, dan lokasinya yang strategis di tengah-tengah kampung lainnya.

Akses telah menjadi hal penting dalam memilih sebuah kawasan hunian, dan Citayam yang berada dekat dengan Depok otomatis dapat menggunakan akses dan infrastruktur yang relatif dekat selain yang dimiliki oleh kawasan itu sendiri.

Perkembangan infrastruktur yang dilakukan di area Depok dan sekitarnya tentu saja memberi imbas positif bagi pertumbuhan minat pemburu perumahan di Citayam. Ke depannya, bukan tidak mungkin kawasan ini menjadi semakin maju.

Akses dan Infrastruktur Perumahan di Citayam Turut Mendongkrak Nilai kawasan 

Dengan kehadiran akses tol yang bisa mempersingkat waktu tempuh dari Citayam dan sekitarnya ke ibukota, maka diprediksi perumahan di Citayam pun permintaannya akan terus meningkat pesat.

Dengan kehadiran akses tol yang bisa mempersingkat waktu tempuh dari Citayam dan sekitarnya ke ibukota, maka diprediksi perumahan di Citayam pun permintaannya akan terus meningkat pesat.

Salah satu yang memberi keunggulan kawasan ini adalah jalur kereta api dengan Stasiun Citayam sebagai pusat aktivitas dan mobilitas warga yang bekerja di Jakarta dan kota-kota besar lainnya.

Namun, majunya infrastruktur di kawasan Kota Depok, seperti akses tol, otomatis membuat warga Citayam pun bisa menikmatinya juga. Bagi warga perumahan di Citayam, akses dan infrastruktur yang mudah dijangkau ini bisa menjadi opsi bagi mobilitas keseharian mereka.

Berbagai perumahan di Citayam dan Bojong Gede banyak diminati karena menjual keunggulan dekat dengan akses tol. Di antaranya ada Taman Raya Citayam, Griya Bukit Permata, Puri Artha Sentosa berada dalam radius 4-6 km dari exit tol Bojong Gede (yang sedang dibangun). Perumahan ini juga dekat dengan Stasiun Citayam.

Akses dan infrastruktur unggulan perumahan di Citayam 

Dua jalur perlintasan mengakomodir rute utama tujuan Bogor/DepokJakarta Kota. Dari Stasiun Citayam ke Stasiun Jakarta Kota melalui 19 titik stasiun perhentian. Total hanya membutuhkan waktu tempuh 1 jam 12 menit dengan tarif hanya Rp5000 saja!

Kemudahan jalur yang tidak mengharuskan penumpang untuk transit membuat tinggal di Citayam mudah akses ke Jakarta-nya.Untuk rute melingkar (loop line) yang biasanya ditunjukkan dengan garis kuning, akan mempermudah penumpang dari Citayam untuk menuju daerah lain yaitu Bogor/Nambo/DepokAngke/Jatinegara.

Ingin mengetahui berbagai pilihan perumahan di Citayam yang berada dekat dengan Stasiun Citayam? Klik di sini untuk mengetahui daftar pilihannya.

  • Moda transportasi angkot

Moda transportasi pendukung lainnya sebagai salah satu fasilitas Citayam adalah angkot. Terdapat tiga trayek angkot yaitu D05 Terminal Depok-Terminal Bojong Gede, D26 Rangkapan Jaya/Depok-Stasiun Citayam, 111 Stasiun Citayam-Pamager Sari.

  • Tol Cijago (Cinere-Jagorawi)

Akses mudah mobilitas ke Citayam dapat dilalui melalui jalur tol Cinere-Jagorawi (Cijago) yang telah dibuka. Akses tol ini merupakan bagian dari tol JORR II, tak hanya akan memperlancar lalu lintas DepokJakarta, tetapi juga membuka akses Citayam, Cinere, Sawangan, Depok, Bojong Gede, terhadap kawasan lainnya.

  • Tol Desari (Depok-Antasari)

Jalan tol Desari yang kini telah tersambung hingga Sawangan tentunya semakin mempermudah akses ke perumahan di Citayam. Tol Desari seksi II ini nantinya akan terus dikembangkan hingga seksi III, yang menyambungkan Sawangan hingga Bojong Gede.

Dengan kehadiran akses tol yang bisa mempersingkat waktu tempuh dari Citayam dan sekitarnya ke ibukota, maka diprediksi perumahan di Citayam pun permintaannya akan terus meningkat pesat.

Pembangunan Akses dan Infrastruktur Perumahan di Citayam Mendatang

Perumahan di Citayam tidak banyak memiliki destinasi wisata, namun memiliki potensi tanah dan wilayah yang subur sejak dahulu. Salah satunya Setu Citayam yang termasuk salah satu setu dilindungi di Kota Depok.

Perumahan di Citayam tidak banyak memiliki destinasi wisata, namun memiliki potensi tanah dan wilayah yang subur sejak dahulu. Salah satunya Setu Citayam yang termasuk salah satu setu dilindungi di Kota Depok.

Hingga saat ini perkembangan di Citayam yang terus meningkat menyebabkan semakin banyak jumlah penduduk di kawasan ini dan di beberapa titik sering terlihat kemacetan. Dengan menjamurnya perumahan di Citayam, otomatis tingkat ekonomi masyarakat setempat pun ikut meningkat.

Ingin punya rumah sendiri? Temukan aneka cerita yang menginspirasi seputar perjuangan wujudkan mimpi punya rumah sendiri hanya di Cerita Rumah.

Walaupun tidak banyak memiliki destinasi wisata, namun Citayam memiliki potensi tanah yang subur sejak dahulu. Setu Citayam termasuk salah satu setu yang dilindungi di Kota Depok. Hal ini menjadi fokus karena banyak setu yang beralih fungsi sebagai rumah tinggal atau tambak ikan liar.

Sudah sejak lama Setu Citayam menjadi lokasi kebun percobaan Departemen Pertanian. Di dalam area kebun percobaan ini didirikan sebuah gedung Balai Pengujian Mutu ‘Alsintan’ Kementrian Pertanian.

Jika dahulu area setu mencapai 12 hektar, kini hanya tersisa 6.5 hektar dan hilang keindahan serta keasriannya. Ke depannya pemerintah akan terus membangun kembali keasrian Setu Citayam agar menjadi destinasi lokal yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Rencana peningkatan moda transportasi KRL

  • Tingginya intensitas lalu lalang KRL relasi Citayam-Nambo mendorong adanya percepatan pembangunan jalur ganda dan jalur baru dari Stasiun Citayam ke Stasiun Parung Panjang.
  • Dengan rencana jalur ganda ini akan mengakomodir kebutuhan akses masyarakat untuk bisa mengakses kawasan lain dengan mudah dan efisien.
  • Jalur ganda CitayamParung Panjang ini sudah masuk prioritas RITJ (rencana Induk Transportasi Jabodetabek), tinggal menunggu implementasi dari Dirjen Perkeretaapian.   
  • Jika nantinya terealisasi, maka jarak tempuh Citayam ke Parung Panjang bisa menghemat waktu hingga 1 jam, dengan bentangan rel mencapai 35 km.

Rencana peningkatan akses tol

  • Pembangunan tol Desari seksi III, yaitu menyambungkan lagi antara Sawangan hingga Bojong Gede.
  • Hingga saat ini masih terus dilakukan proses pembebasan lahan. Bila tanah bebas dan pembangunan bisa dilanjutkan, maka pada akhir 2022 tol ini akan tersambung hingga ke Bogor.
  • Melihat prospek CinereSawangan yang meningkat akibat Pemerintah Kota Depok menjadikannya sebagai pusat pertumbuhan baru, bukan tidak mungkin setelah pembangunan tol Desari seksi III ini rampung maka harga tanah beberapa perumahan di Citayam akan melesat.

Mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat AreaInsider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah