Sebagai kawasan hunian Depok didukung kemudahan akses dan sarana transportasi. Ada banyak akses jalan dan tol, feeder busway yang terhubung dengan TransJakarta, hingga kereta commuterline. Namun dari sekian banyaknya akses dan sarana transportasi di Depok, stasiun kereta tetap jadi andalan.

Secara geografis, Depok yang berbatasan dengan Jakarta Selatan ini letaknya persis berada di antara Jakarta dan Bogor. Dan sebagai kota penyangga ibu kota fasilitas dan infrastrukturnya pun hanya beda tipis-tipis dengan Jakarta. Harga lahannya? Jelas lebih murah.

Itu sebabnya banyak pencari hunian yang mengincar kawasan ini. Apalagi Depok juga bisa dibilang punya segalanya. Aneka fasilitas lengkap tersedia mulai dari sekolah, rumah sakit, hingga pusat belanja. Tambah lagi akses dan sarana transportasinya juga mudah.

Terdapat angkutan kota yang menjangkau seluruh kawasannya, feeder busway yang terhubung dengan TransJakarta, hingga keberadaan stasiun kereta yang dilalui commuterline atau KRL dengan tujuan Jakarta dan juga Bogor.

Mau punya rumah dekat stasiun kereta yang tersebar di area Depok dengan harga antara Rp500 juta – Rp1 M? Cek aneka pilihan huniannya di sini!

Dan harus diakui, keberadaan stasiun kereta commuterline inilah yang jadi daya tarik utama kawasan ini dari dulu hingga saat ini. KRL bisa dibilang sebagai sarana transportasi paling favorit, itu sebabnya keberadaan stasiun kereta jadi andalan pasar properti Depok.

Depok Ternyata Punya 5 Stasiun Kereta

Cukup beralasan memang jika keberadaan stasiun kereta yang dibangun sejak zaman penjajahan Belanda ini jadi nilai jual kawasan Depok. Bahkan sejumlah pembangunan infrastruktur penting di Depok dulunya juga dibangun pemerintah kolonial karena memang letaknya yang berada dipertengahan lintasan kereta api tujuan Jakarta-Bogor .

Pada perkembangannya, dari rel kereta api yang melintasi Depok ini lahirlah Stasiun Depok yang kemudian diikuti dengan pembangunan stasiun-stasiun kereta lainnya di kota yang mendapatkan julukan Kota Belimbing ini. Dan tahukah Anda? Ternyata ada 5 stasiun di kawasan ini.

Lagi cari rumah untuk dihuni atau untuk investasi? Simak 100 Rumah Dijual Terpopuler di Indonesia

Dan sampai sekarang stasiun-stasiun kereta tersebut jadi andalan kota ini untuk mengakomodasi kepentingan warganya. Dan inilah 5 stasiun kereta yang hingga kini jadi andalan warga Depok.

1. Stasiun Universitas Indonesia

Stasiun kereta Universitas Indonesia

Pembangunan stasiun ini juga mengubah rel yang sebelumnya jauh dari lokasi kampus kemudian dibuat melengkung mendekati kampus.

Dari namanya saja sudah jelas bahwa lokasi stasiun ini berada di kawasan Universitas Indonesia atau UI, salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia. Stasiun ini memang dibangun sebagai sarana transportasi mahasiswa UI. Merupakan stasiun paling utara di Depok yang dekat dengan Jakarta Selatan.

Stasiun ini awalnya berlokasi di Beji, Depok , yang dibangun saat UI mulai didirikan pada dekade 1970-an, dan kemudian dipindahkan ke area kampus UI pada 1987. Pembangunan stasiun ini juga mengubah rel yang sebelumnya jauh dari lokasi kampus kemudian dibuat melengkung mendekati kampus.

2. Stasiun Pondok Cina

Stasiun Kereta Pondok Cina

Stasiun Pondok Cina merupakan salah satu stasiun yang ramai pada hari kerja dan jam sibuk.

Merupakan stasiun kedua di Depok dari arah Jakarta yang nama stasiunnya diambil dari nama kelurahan tempat stasiun berada. Stasiun yang jaraknya cuma 1,1km dari Stasiun UI ini juga kerap disebut Stasiun Pocin.

Banyak mahasiswa yang benar-benar terbantu dengan keberadaan stasiun ini. Karena bukan hanya mahasiswa UI, mahasiswa kampus lain sekitar seperti Gunadarma dan Politeknik Negeri Jakarta atau PNJ juga menggunakan stasiun ini.

Ingin punya rumah sendiri? Temukan aneka cerita yang menginspirasi seputar perjuangan wujudkan mimpi punya rumah sendiri hanya di Cerita Rumah.

Stasiun Pondok Cina merupakan salah satu stasiun yang ramai pada hari kerja dan jam sibuk. Maklum, selain dekat dengan kampus-kampus juga ada Rumah Sakit UI yang baru dibangun, dan sejumlah pusat perbelanjaan seperti Depok Town Square dan Margo City yang letaknya berhadap-hadapan.

Di sekitar stasiun ini juga tengah dibangun apartemen berbasis transit oriented development atau TOD yang terhubung langsung dengan stasiun.

3. Stasiun Depok Baru

Stasiun Kereta Depok Baru

Stasiun ini juga bisa dibilang lebih dulu menggunakan underpass daripada Stasiun Manggarai, dan stasiun lainnya.

Inilah stasiun terbesar dan termegah di kota Depok. Digunakannya nama Depok Baru pada stasiun ini untuk membedakannya dengan Stasiun Depok Lama. Stasiun kereta ini dibangun untuk mengakomodir Depok sebagai penyangga Jakarta pada dekade 70-an saat perumnas pertama dibangun di kota ini.

Kemegahan arsitektur stasiun kereta ini tampak dari sentuhan arsitekturnya yang khas Eropa. Untuk sarana penyeberangan Stasiun Depok Baru menggunakan jalur bawah tanah atau underpass. Stasiun ini juga bisa dibilang lebih dulu menggunakan underpass daripada Stasiun Manggarai, dan stasiun lainnya.

Lokasi stasiun ini juga bersebelahan dengan Terminal Depok, kantor Wali Kota Depok, Mapolres Depok, serta sejumlah pusat perbelanjaan seperti ITC Depok, Saladin Square, dan Plaza Depok. Sangat strategis karena ada di tengah kota dan dikelilingi sejumlah fasilitas.

Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com.

4. Stasiun Depok Lama

Stasiun kereta Depok Lama

Stasiun kereta ini juga merupakan salah satu stasiun tertua di Jabodetabek.

Stasiun kereta ini berjarak 1,741 kilometer dari Stasiun Depok Baru. Kawasan Stasiun Depok Lama ini bisa dibilang Depok yang sebenarnya karena di sekitar stasiun inilah terdapat banyak bangunan tua di Depok seperti Gereja Immanuel di Jalan Pemuda dan Istana Presiden Depok yang telah menjadi Rumah Sakit Harapan Depok.

Stasiun Depok sendiri juga merupakan bagian dari kawasan Depok Lama karena dibangun ketika kawasan ini juga sedang menerima kemajuan pembangunan arsitektur dan infrastruktur dari Belanda pada abad ke-19. Stasiun kereta ini juga merupakan salah satu stasiun tertua di Jabodetabek.

5. Stasiun Citayam

stasiun kereta citayam

Di seberang Stasiun Citayam, tepatnya Jalan Raya Citayam, juga terdapat pusat perbelanjaan Pasar Citayam, pasar yang menyediakan lengkap segala kebutuhan sehari-hari.

Stasiun Citayam yang kadang penyebutannya jadi Stasiun Citayem merupakan stasiun kereta api yang terletak tepat di perbatasan antara Kelurahan Bojong Pondok Terong, Cipayung, Depok, dengan Kelurahan Pabuaran, Bojonggede, Bogor.

Stasiun ini termasuk dalam Daerah Operasi (Daops) I Jakarta. Lokasi stasiun ini paling selatan di Kota Depok dan paling utara di Kabupaten Bogor. Sisi utara stasiun masuk wilayah Kota Depok, sedangkan sisi selatannya masuk wilayah Kabupaten Bogor.

Sumber penamaan stasiun ini berasal dari kampung Citayem yang terletak di Kelurahan Bojong Pondok Terong, Cipayung, Depok. Dari stasiun ini ada percabangan rel kereta yang menuju ke Stasiun Nambo.

Jalur ini awalnya dibuat untuk membuat jalur loopline dari Stasiun Parung Panjang hingga Stasiun Cikarang. Namun karena krisis hebat pada tahun 1998 maka jalur ini sempat menganggur selama 2 tahun.

Dan terhitung sejak 1 April 2015, jalur cabang ke Nambo pun mulai melayani KRL Commuter Line. Di seberang Stasiun Citayam, tepatnya Jalan Raya Citayam, juga terdapat pusat perbelanjaan Pasar Citayam, pasar yang menyediakan lengkap segala kebutuhan sehari-hari.

Mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah