Setiap orang pasti memiliki kawasan hunian idaman yang diimpikannya. Dalam hal ini tentunya fasilitas di kawasan tersebut juga menjadi barometer. Salah kawasan hunian idaman yang saat ini banyak menjadi perbincangan adalah Jawa Tengah. Provinsi ini telah didapuk menjadi salah satu provinsi terbaik se-Indonesia pada 2020 lalu.

Bila dibandingkan dengan keadaan 10 tahun lalu, Jawa Tengah memang berkembang pesat. Baik dari sektor ekonomi, infrastruktur, pemerintah provinsi, hingga menjamurnya perumahan premium di provinsi ini. Kehadiran fasilitas-fasilitas publik yang berkualitas juga menjadi nilai tambah provinsi Jawa Tengah sebagai kawasan hunian idaman.

Mau punya hunian sekaligus investasi dengan harga di bawah Rp 450 jutaan di Jawa Tengah? Cek aneka pilihan huniannya di sini!

Bila dilihat dari fasilitas dan akses yang mudah, di Jawa Tengah ada beberapa kawasan yang menjadi destinasi hunian idaman. Selain ibu kota Semarang, Surakarta, Jepara, dan Kendal juga menjadi salah satu kawasan yang banyak diincar dan sedang berkembang dengan pesat. Area tersebut menjadi primadona di Jawa Tengah karena perkembangannya yang pesat dari sektor infrastruktur.

Fasilitas publik di Jawa Tengah terbilang lengkap, mulai dari fasilitas pendidikan, kesehatan, hingga pusat perbelanjaan yang bisa dengan mudah ditemukan. Meski masih belum terstruktur dan terintegrasi ke seluruh wilayah Jawa Tengah, namun kemajuan di beberapa kawasan patut diacungi jempol. Simak, ulasan berbagai fasilitas di Jawa Tengah yang menjadi destinasi hunian idaman para pencari hunian.

Fasilitas Pendidikan di Jawa Tengah

Fasilitas Pendidikan di Jawa Tengah

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) merupakan satu dari 164 perguruan tinggi Muhammadiyah dan 1 diantara 1.890 perguruan tinggi swasta di Indonesia. (bipa.kemdikbud.go.id)

Fasilitas pendidikan menjadi hal penting di sebuah kawasan tempat tinggal. Kehadiran sekolah yang dekat dengan hunian tentu akan mempermudah aktivitas sehari-hari. Tidak hanya memangkas jarak dan waktu, kualitas pendidikan di Jawa Tengah juga tidak kalah dari provinsi lainnya di pulau Jawa. Berikut beberapa sarana pendidikan di Jawa Tengah dari prasekolah hingga tingkat perguruan tinggi.

1. Fasilitas Pendidikan  Jawa Tengah: Sekolah Yayasan Pangudi Luhur

Yayasan Pangudi Luhur merupakan salah satu sekolah tertua di Jawa Tengah. Berlokasi di Jl. Dr. Sutomo, Semarang, Yayasan Pangudi Luhur memiliki beberapa jenjang pendidikan mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Berawal dari tahun 1952, sekolah di bawah Yayasan Kanisius mengalami kesulitan finansial hingga akhirnya, mengubah namanya menjadi Yayasan Pangudi Luhur.

Menitikberatkan pada pendidikan yang berlandaskan ideologi negara Pancasila, Yayasan Pangudi Luhur memiliki visi dan misi untuk mencerdaskan anak bangsa tidak hanya secara intelektual namun juga secara emosional, sosial, dan spiritual. Seluruh jenjang pendidikan di Yayasan Pangudi Luhur menerapkan standar nasional pendidikan dalam kegiatan belajar mengajar.

Lingkungan budaya sekolah yang ditawarkan juga berlandaskan kasih dan bebas dari tindak kekerasan. Seluruh jenjang pendidikan menerapkan sistem manajemen pendidikan yang efektif dan mengedepankan kualitas, akuntabilitas, dan kredibilitas. Yayasan Pangudi Luhur juga memberikan perhatian khusus pada anak-anak yang kurang mampu dan berkebutuhan khusus.

Ingin punya rumah sendiri? Temukan aneka cerita yang menginspirasi seputar perjuangan wujudkan mimpi punya rumah sendiri hanya di Cerita Rumah.

2. Fasilitas Pendidikan Jawa Tengah: Universitas Muhammadiyah Surakarta

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) merupakan satu dari 164 perguruan tinggi Muhammadiyah dan 1 diantara 1.890 perguruan tinggi swasta di Indonesia. UMS terletak di kecamatan Surakarta, kabupaten Sukoharjo. Visi misi perguruan tinggi ini bertekad mewujudkan kampus sebagai wacana keilmuan dan keislaman.

Universitas Muhammadiyah Surakarta terdiri dari 12 fakultas program S1, antara lain Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Farmasi, Fakultas Psikologi, Fakultas Geografi, Fakultas Agama Islam, Fakultas Komunikasi dan Informatika.

Selain program S1, UMS juga menghadirkan Program Studi Ilmu Komunikasi bidang periklanan, penyiaran, dan public relation. Sedangkan program studi teknik informatika terdiri dari sistem informasi, sistem jaringan komputer dan sistem rekayasa perangkat lunak.  Program studi teknik informatika juga membuka kelas internasional. Selain itu UMS juga memiliki program studi magister dan doktoral.

3. Fasilitas Pendidikan Jawa Tengah: Universitas Sebelas Maret

Universitas Sebelas Maret atau yang dikenal dengan UNS adalah salah satu universitas negeri di Jawa Tengah yang terletak di Surakarta.  Universitas ini menyediakan berbagai program pendidikan mulai dari diploma, sarjana, pascasarjana, dan doktoral. Didirikan pada 11 Maret 1976, yang merupakan gabungan 5 perguruan tinggi.

Lima perguruan tinggi tersebut terdiri dari, Institut Pelatihan dan Pendidikan Guru Surakarta, Sekolah Menengah Olahraga Surakarta, Akademi Administrasi Bisnis Surakarta, Universitas Gabungan Surakarta, dan Fakultas Obat-obatan Departemen Pertahanan dan Keamanan Pengembangan Pendidikan Tinggi Nasional Surakarta.

Saat ini UNS memiliki program studi yang terdiri dari 11 fakultas yang terdiri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keolahragaan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Pertanian, Fakultas Seni Rupa dan Desain, dan Fakultas Teknik.

Lagi cari rumah untuk dihuni atau untuk investasi? Simak 100 Rumah Dijual Terpopuler di Indonesia

Fasilitas Pusat Perbelanjaan di Jawa Tengah

Fasilitas Pusat Perbelanjaan di Jawa Tengah

Solo Paragon Mall merupakan salah satu mall terbesar di Jawa Tengah. (jejakpiknik.com)

Di Jawa Tengah, bukan hanya sarana pendidikan saja yang tersedia. Namun juga pusat perbelanjaan tersedia di berbagai pelosok kawasan Jawa Tengah. Dari pasar tradisional hingga pusat perbelanjaan modern seperti mall kelas menengah dan premium. Berikut beberapa ulasan pusat perbelanjaan yang ada di Jawa Tengah.

1. Fasilitas Pusat Perbelanjaan Jawa Tengah: Solo Paragon Mall

Solo Paragon Mall merupakan salah satu mall terbesar di Jawa Tengah. Mengusung konsep “shopping, dining, living, dan entertainment”, mall ini merupakan salah satu properti di kawasan Superblok Solo Paragon. Berdiri di atas lahan seluas 4,1 hektar yang berada di jantung kota Surakarta. Solo Paragon Mall memiliki 5 lantai bangunan termasuk lantai parkir dengan luas mall 60.000 m2.

Di dalam mall ini terdapat gerai Carrefour dan Centro Department Store serta bioskop Cinema XXI dan The Premiere XXI. Mall ini juga bergabung dengan hotel dan apartemen dalam kawasan premium dan selalu ramai dikunjungi tidak hanya oleh warga Solo, namun juga wisatawan luar Jawa Tengah. Mengusung konsep modern, Solo Paragon Mall berhasil menyedot perhatian masyarakat luas.

Selain gerai perbelanjaan dan bioskop, di dalam Solo Paragon Mall terdapat berbagai tempat kuliner. Dari fast food, makanan tradisional hingga internasiona seperti KFC, A&W, Solaria, Nakamura, Es Teler 77, Bakso Lapangan Tembak, dan Kafe Gelare. Di Solo Paragon Mall juga bisa ditemukan toko-toko brand internasional seperti Adidas, Sports Station, dan masih banyak lagi.

2. Fasilitas Pusat Perbelanjaan Jawa Tengah: Pasar Papringan Ngadiprono

Pasar Papringan Ngadiprono yang berlokasi di Temanggung sangat menarik perhatian sejak pertama kali dibuka. Pasar ini berada di perkebunan bambu yang rindang dan memiliki suasana yang asri. Nama ‘Papringan’ diambil dari kata ‘pring’ yang berarti bambu dalam bahasa Jawa. Ada hal unik dari pasar ini, yaitu transaksinya yang tidak menggunakan uang melainkan koin bambu.

Koin bambu tersebut setara dengan nominal Rp 2.000, Rp 20.000, dan Rp 50.000. Jam operasional pasar tradisional ini adalah di hari Minggu Wage dan Minggu Pon. Jadi, pasar bebas plastik ini hanya buka 2 kali dalam 35 hari. Hal tersebut yang membuat antusiasme masyarakat terhadap pasar ini begitu besar, sehingga sangat ditunggu-tunggu kehadirannya.

Apa saja yang ditawarkan dari pasar ini? Ada banyak beragam jajanan kuliner tradisional. Mulai dari tiwul, gethuk, lumpia, tempe jadah, hingga nasi gono. Ada juga berbagai kerajinan bambu yang dijual dan permainan tradisional yang dapat dinikmati di pasar ini. Tentunya keberadaan pasar ini membantu perekonomian masyarakat sekitar yang tinggal di kawasan tersebut.

3. Fasilitas Pusat Perbelanjaan Jawa Tengah: Pasar Klewer

Berbeda dengan pasar Ngadiprono, Pasar Klewer yang terletak di Surakarta dipenuhi oleh ribuan pedagang dan buka setiap hari. Tercatat hampir 2.211 pedagang yang memiliki kios di pasar ini. Pasar lama yang sudah bermetamorfosa menjadi lebih modern ini kerap membuat kemacetan akibat ramainya pengunjung.

Pasar Klewer merupakan pasar tekstil terbesar di kota Surakarta dengan lokasi yang strategis yaitu berada di sebelah Keraton Surakarta. Pasar ini sering menjadi rujukan para pedagang dari Yogyakarta, Surabaya, Semarang, dan kota lainnya di pulau Jawa. Pasar Klewer tidak hanya sebagai pusat perekonomian namun juga sebagai simbol kota Surakarta.

Di Pasar Klewer dijual berbagai pakaian dari busana batik, jaket, hingga seragam sekolah. Selain terkenal dengan berbagai busana yang dijual, disini juga banyak ditemukan barang-barang kualitas ekspor seperti berbagai ukiran kaca, emas, barang elektronik, peralatan dapur, kerajinan, pernak-pernik, hingga makanan.

Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com.

Fasilitas Kesehatan di Jawa Tengah

Fasilitas Kesehatan di Jawa Tengah

Satu di antara tempat pelayanan kesehatan di Jawa Tengah yang paling terkenal adalah KRMT Wongsonegoro yang terletak di Semarang. (sigijateng.id)

Selain fasilitas pendidikan dan pusat perbelanjaan, kesehatan juga menjadi faktor penting dalam pertimbangan mencari sebuah hunian. Di Jawa Tengah, fasilitas kesehatan yang tersedia juga sudah mumpuni dan lengkap. Mulai dari puskesmas yang tersedia di berbagai pelosok Jawa Tengah hingga rumah sakit bertaraf internasional.

1. Fasilitas Kesehatan Jawa Tengah: Rumah Sakit Indriati

Rumah sakit Indriati Solo Baru merupakan rumah sakit swasta yang didirikan oleh PT. Delta Merlin yang secara resmi beroperasi pada 23 Mei 2017. Rumah sakit yang berdiri di lahan seluas 18.291 m2 dan luas bangunan yang mencapai 70.000 m2. Rumah sakit ini dilengkapi dengan 4 pelayanan unggulan medis seperti pusat pelayanan kanker, jantung, saraf, dan tulang belakang, serta ortopedi.

Selain itu, Rumah Sakit Indriati juga menyediakan layanan penunjang medis seperti layanan rawat jalan yang terdiri dari klinik umum, klinik gigi, dan klinik spesialis seperti penyakit dalam, anak, bedah, kebidanan dan kandungan, saraf, dan THT. Sementara untuk rawat inap menyediakan layanan kamar mulai dari kelas tiga hingga VIP.

Rumah Sakit Indriati saat ini sudah berstandar internasional dan secara khusus akan dijadikan rumah sakit pendidikan. Hingga saat ini Rumah Sakit Indriati Solo telah mendapatkan sertifikat akreditasi pada tingkat paripurna. Sehingga bisa dikatakan bahwa Rumah Sakit Indriati merupakan salah satu layanan kesehatan di Jawa Tengah yang terbaik.

2. Fasilitas Kesehatan Jawa Tengah: Rumah Sakit KRMT Wongsonegoro

Satu di antara tempat pelayanan kesehatan di Jawa Tengah yang paling terkenal adalah KRMT Wongsonegoro yang terletak di Semarang. Rumah sakit ini memiliki motto “Melayani dengan Ikhlas” dan hadir sebagai tempat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jawa Tengah, terutama warga ibukota Semarang.

Tahun 2010 Rumah Sakit ini meraih sertifikat penuh akreditasi dalam 16 pelayanan kesehatan. Kemudian di 2016 bekas RSUD Kota Semarang ini mendapat predikat paripurna. Dari tahun 2013, pengembangan rumah sakit selalu dilakukan demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini dapat terlihat dari kemegahan bangunan Rumah Sakit KRMT Wongsonegoro.

Rumah Sakit KRMT Wongsonegoro menyediakan pelayanan kesehatan yang lengkap. Mulai dari rawat inap, instalasi rehabilitasi medik, jantung dan paru, ICU, rawat jalan, dan radiologi. Semua pelayanan tersebut dibagi ke dalam beberapa gedung yang dibagi dengan nama paviliun antara lain paviliun Nakula, Gatotkaca, Amarta, dan Arjuna.

3. Fasilitas Kesehatan Jawa Tengah: Puskesmas

Selain rumah sakit, Jawa Tengah juga memiliki banyak Puskesmas yang tersebar di berbagai pelosok daerah Jawa Tengah. Dari 35 kabupaten Jawa Tengah tersebar 527 puskesmas non rawat inap dan 351 puskesmas rawat inap. Total puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten adalah 878 puskesmas.

Jumlah tersebut cukup banyak bila dibandingkan dengan puskesmas di kawasan Indonesia lainnya. Bahkan jumlah tersebut membawa Jawa Tengah ke dalam peringkat 3 besar di pulau Jawa dalam jumlah puskesmas. Hal ini membuktikan bahwa Jawa Tengah patut diperhitungkan sebagai kawasan hunian idaman.

Selain segala fasilitas di atas, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memiliki kinerja yang fantastis di berbagai sektor. Terutama keberhasilan program peningkatan sektor ekonomi serta pemerataan pembangunan perumahan untuk masyarakat Jawa Tengah. Tertarik untuk memiliki hunian di kawasan Jawa Tengah?

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah