Dioperasikannya Flyover Martadinata sejak bulan Mei lalu memberi angin segar bagi pasar properti Pamulang dan juga kawasan di sekitarnya. Infrastruktur yang ditujukan untuk mengurai kemacetan ini diyakini bakal bikin harga rumah di Pamulang akan menjulang.

Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan Pamulang, Bojongsari, maupun Sawangan, yang mobilitas hariannya “terpaksa” harus melalui Simpang Gaplek Jl. R.E. Martadinata, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, kemacetan di kawasan ini bisa dibilang sudah jadi menu sehari-hari.

Tapi itu dulu, kemacetan di kawasan itu kini tinggal kenangan sejak proyek pembangunan Flyover Martadinata di Simpang Gaplek telah dirampungkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada bulan Mei lalu.

Pembangunan Flyover yang dilakukan oleh PT Likatama Graha Mandiri selaku pemenang tender dengan pagu anggaran sebesar Rp 98,461 miliar dari nilai kontrak sebesar Rp 79,919 miliar, pada akhirnya memang berhasil mengurai kemacetan yang kerap terjadi di persimpangan Gaplek tersebut.

Mau punya rumah dengan tiga kamar yang harganya di bawah Rp750 juta di kawasan Pamulang? Cek aneka pilihan huniannya di sini!

Flyover Martadinata Bakal Bikin Tinggi Harga Rumah di Pamulang

Flyover Martadinata Bakal Bikin Tinggi Harga Rumah di Pamulang

Beroperasinya Flyover Martadinata juga diyakini banyak pengamat properti juga bakal bikin harga rumah di Pamulang akan makin tinggi.

Ada yang menarik dari kawasan Pamulang, pandemi nyatanya hanya sedikit mengguncang kawasan yang makin banyak dicari orang ini. Tambah lagi sejak dioperasikannya Flyover Martadinata, kawasan Pamulang, juga kawasan lainnya seperti Bojongsari dan Sawangan jadi makin banyak diburu orang.

Berdasarkan data internal Rumah.com, Januari 2020 jumlah pencarian kawasan ini tercatat ada sebanyak 12.240 pencarian. Namun di Maret, saat pandemi mulai terjadi, pencarian kawasan ini sempat turun jadi 11.084 pencarian.

Tapi di bulan Mei, di mana Flyover Martadinata mulai diujicobakan pencariannya malah langsung melonjak tinggi hingga 34,3% atau 67.044 pencarian. Dan beroperasinya Flyover Martadinata juga diyakini banyak pengamat properti bakal bikin harga rumah di Pamulang akan makin tinggi.

Apalagi jika mengacu tren harga properti, harga rumah di Pamulang yang memang naik terus setiap tahunnya. Asal tahu saja, berdasarkan data Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI), median harga properti residensial di kawasan ini terus bergerak naik sejak Q1 2017.

Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com.

Jika di Q1 2017 median harga properti di Pamulang tercatat di angka Rp7.812.500 per meter persegi, maka di Q4 2019 lalu sudah menyentuh angka Rp8.804.348 per meter persegi. Artinya terjadi kenaikan harga sekitar 12,6% dalam kurun waktu 3 tahun.

Dan kita tunggu saja perkembangannya di Q4 2020 nanti. Apakah benar dengan dioperasikannya Flyover Martadinata akan makin membuat banyak orang semakin melirik kawasan Pamulang? Dengan begitu maka dipastikan akan bikin harga rumahnya makin tinggi yang notabene bagus untuk investasi.

Harga Rumah di Pamulang Didorong Lokasi dan Infrastruktur Terkini

Harga Rumah di Pamulang Didorong Lokasi dan Infrastruktur Terkini

Kawasan ini juga akan makin prospektif dengan pengembangan proyek infrastruktur jalan yang terus dikebut pengerjaannya.

Memang ada banyak faktor yang jadi keunggulan kawasan Pamulang, tambah lagi dengan mulai berperasinya Flyover Martadinata. Sebut saja lokasinya yang lebih dekat ke Jakarta dan hanya selangkah dari kawasan hunian favorit seperti Ciputat, Serpong, dan Bintaro yang punya fasilitas modern dan lengkap.

Akses ke kawasan ini kini juga bisa dengan mudah ditempuh berkat adanya jalan tol Jakarta-Tangerang dan jalan tol lingkar luar atau Jakarta outer ring road (JORR). Tambah lagi kini juga ada jalan tol Depok-Antasari (Desari) yang nantinya akan tersambung hingga ke Serpong dan melintasi kawasan ini.

Ingin punya rumah sendiri? Temukan aneka cerita yang menginspirasi seputar perjuangan wujudkan mimpi punya rumah sendiri hanya di Cerita Rumah.

Belum lagi di Lebak Bulus kini juga ada MRT, transportasi publik modern yang kedepannya juga akan melintas hingga kawasan Tangerang Selatan dengan rute lewat Pamulang juga. Ke depan, kawasan ini juga akan makin prospektif dengan pengembangan proyek infrastruktur jalan yang terus dikebut pengerjaannya.

Kelak bila tol JORR Cinere-Serpong yang salah satu gerbangnya di Pamulang maka akses dari dan ke Pamulang juga akan semakin mudah. Tentu saja ini merupakan nilai tambah yang akan semakin mendongkrak nilai investasi punya hunian di Pamulang.

Itulah segala hal yang membuat Pamulang jadi opsi kawasan hunian bernilai investasi tinggi. Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah