Dalam satu dekade terakhir, sejumlah area di kawasan Tangerang Selatan terus menjadi buruan property seeker alih-alih mendambakan untuk punya hunian di Ibukota. Sebut saja area yang dimaksud diantaranya Bintaro, Pamulang, Ciputat, Serpong, sampai BSD City.

Pertumbuhan proyek residensial di kelima kawasan tersebut sangat masif, sehingga menyebabkan indeks harga properti di kawasan Tangerang Selatan naik pesat. Bermodal perkembangan infrastruktur yang kian memadai, kawasan ini pun menyeimbangkan tingginya permintaan konsumen.

Terkini, salah satu infastruktur primer bagi warga Tangerang Selatan adalah Tol Jakarta –Serpong dan Tol Jakarta – Merak via Kunciran. Namun beberapa saat mendatang, jalur Tol JORR 2 Serpong – Cinere yang terhubung langsung dengan Bandara Soetta diperkirakan akan ikut menjadi sandaran bagi warga Tangsel.

Akan tetapi faktanya akses tol saja tidak cukup. Sedikit banyak, tren pasar properti di kawasan Tangerang Selatan dipengaruhi oleh preferensi kaum komuter terhadap stasiun KRL yang ada di kawasan. Setidaknya ada lima stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) atau commuter line di kawasan ini, yakni:

  1. Stasiun KRL Serpong
  2. Stasiun KRL Rawa Buntu
  3. Stasiun KRL Sudimara
  4. Stasiun KRL Jurang Mangu
  5. Stasiun KRL Pondok Ranji

Indeks Harga dan Suplai Properti di Kawasan Tangerang Selatan

Data Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI) mengungkapkan, pergerakan harga properti di kawasan Tangerang Selatan sangat positif dalam satu tahun terakhir. Hal ini tentunya bisa dilihat jelas dalam infogram di atas.

Pada Q3 2021, indeks harga properti di kawasan Tangerang Selatan meningkat 3,5 persen secara QoQ. Dimana pencapaian indeks di kuartal tiga sebesar 124,5, lebih unggul 4,2 poin dibandingkan perolehan indeks di kuartal dua yakni 120,3.

Sedangkan secara tahunan, indeks harga properti di kawasan Tangerang Selatan menguat 9,2 persen pada Q3 2021. Tingginya persentase kenaikan disebabkan perolehan indeks di kuartal ketiga 2021 yang sukses melampaui pencapaian indeks di kuartal yang sama tahun sebelumnya (Q3 2020) sebesar 114,0 (YoY).

Beranjak ke sektor suplai, indeks suplai properti di kawasan Tangerang Selatan pun mengalami peningkatan signifikan pada kuartal tiga tahun ini. Dimana perolehan indeks suplai berada di angka 142,7 atau naik 10,9 persen secara QoQ dibandingkan Q2 2021 yang hanya memeroleh 128,7.

Dalam tren tahunan, indeks suplai properti di kawasan Tangerang Selatan naik pesat sebanyak 46 persen. Kenaikan tajam ini diakibatkan oleh perolehan indeks di Q3 2021 yang jauh lebih tinggi dibandingkan perolehan indeks di Q3 2020 yang hanya bertahan di angka 97,7.

Potensi Apartemen di Kawasan Tangerang Selatan Terkini

 

Rumah.com juga mengamati bagaimana potensi pangsa apartemen di kawasan Tangerang Selatan pada kuartal tiga 2021. Hasilnya, dibandingkan wilayah lain di Jabodetabek, apartemen di Tangsel justru tetap mengalami pertumbuhan meski belum sepulih pra-pandemi.

Indeks harga apartemen di kawasan Tangerang Selatan pada Q3 2021 mencatatkan angka 125,5 atau naik 3,4 persen secara QoQ. Dibandingkan Q2 2021 yang meraih indeks 121,4, tentunya perolehan indeks di Q3 2021 masih lebih unggul 4,1 poin.

Sementara itu, dalam jangka waktu tahunan, indeks harga apartemen di kawasan Tangerang Selatan meningkat 1,6 persen. Pada Q3 2020, indeks harga apartemen mencapai 123,5 atau masih lebih rendah 2 poin bila dibandingkan dengan pencapain indeks di Q3 2021 (YoY).

Sejalan dengan naiknya indeks harga, indeks suplai apartemen di kawasan Tangerang Selatan juga mencatatkan pertumbuhan signifikan. Dimana pada Q3 2021 indeks suplai meraih angka 125,6 atau naik 7,1 persen secara QoQ. Kenaikan itu terjadi lantaran perolehan indeks di kuartal sebelumnya yakni Q2 2021 hanya mampu bertahan di posisi 117,3.

Indeks suplai apartemen di kawasan Tangerang Selatan secara YoY melesat sebesar 29,3 persen pada Q3 2021. Pencapaian ini disebabkan indeks suplai di kuartal yang sama tahun sebelumnya yakni Q3 2020 meraih 97,1, sementara indeks suplai di Q3 2021 meraih 125,6.

Potensi Rumah Tapak di Kawasan Tangerang Selatan Terkini

Jika pada segmen apartemen grafik indeks mengalami penguatan sepenuhnya, bagaimana dengan segmen rumah tapak? Selaras dengan pertumbuhan indeks harga dan suplai properti di kawasan Tangerang Selatan, segmen rumah tapak pun mengalami peningkatan yang signifikan.

Dimana pada Q3 2021, indeks harga rumah di Tangerang Selatan meningkat 3,9 persen secara QoQ. Indeks harga di Q3 2021 mencapai 116,5 atau lebih tinggi 4,4 poin dibandingkan Q2 2021 yang meraih indeks 112,1.

Sementara itu, secara tahunan atau YoY, indeks harga rumah di Tangerang Selatan terkoreksi positif sebesar 9,8 persen. Pada Q3 2020 atau kuartal yang sama tahun sebelumnya, perolehan indeks suplai berada di angka 106,1, sehingga tak mampu menyaingi pencapaian indeks di Q3 2021 sebesar 116,5.

Lalu bagaimana dengan kondisi pasokan rumah di kawasan Tangerang Selatan terkini? Berdasarkan data yang dihimpun RIPMI, suplai rumah di kawasan ini meningkat tajam pada Q3 2021. Indeks suplai rumah di kawasan Tangerang Selatan pada Q3 2021 mencapai 212,3 atau lebih tinggi 10,7 persen dibandingkan Q2 2021 yang meraih indeks 191,7 (QoQ).

Suplai rumah di kawasan Tangerang Selatan dalam satu tahun terakhir juga mengalami lonjakan hebat. Dimana pertumbuhan indeks suplai pada Q3 2021 berada di level yang lebih tinggi dengan perolehan 46,7 persen, sementara indeks suplai di Q3 2020 hanya mampu meraih 144,7.

Lokasi Hunian di Kawasan Tangerang Selatan Terfavorit

Selama periode November 2020 – Oktober 2021, Rumah.com mengamati preferensi masyarakat terhadap lokasi hunian di kawasan Tangerang Selatan paling banyak dicari. Hasilnya, dari sekian banyak area, ada lima yang jadi unggulannya. Simak paparannya.

1. Bintaro

Diantara kelima area unggulan di kawasan Tangerang Selatan,  Bintaro menjadi area terfavorit nomor satu dengan 26,61 persen pencarian. Faktanya, di Bintaro masyarakat bisa menemukan opsi hunian antara rumah tapak atau apartemen.

Jika sasarannya adalah rumah tapak, maka bisa pertimbangkan Golden Prime Bintaro. Lokasi perumahan ini bisa ditempuh dalam waktu 10 menit dari Stasiun Sudimara, dengan penawaran unit tipe 60m2 seharga Rp600 jutaan. Masih sangat terjangkau, kan? Soal fasilitas, di dalam perumahan tersedia pusat kebugaran, arena bermain, dan keamanan 24 jam.

2. BSD

Selanjutnya BSD meraih posisi tertinggi kedua di sepanjang November 2020 – Oktober 2021 dengan 19,27 persen pencarian. Di area BSD, opsi perumahan yang bisa dituju adalah Cozmo House @Myza. Harga yang ditawarkan cukup kompetitif, yakni mulai Rp1,5miliar atau sekitar Rp20juta per meter persegi.

Perumahan yang mengusung desain modern dan minimalis ini memiliki unit dengan kapasitas tiga kamar tidur dan sudah dilengkapi dengan perabot lengkap. Fasilitas yang nantinya akan ada di perumahan Myza ialah Energizing park dan Community center

3. Pamulang

Area favorit di kawasan Tangerang Selatan selanjutnya adalah Pamulang yang menempati posisi ketiga dengan jumlah pencarian sebanyak 12,30 persen. Pamulang kini jadi salah satu primadona baru karena posisinya yang menghubungkan Ciputat dan BSD dengan infrastruktur memadai yang didukung pengembang besar.

Mencari hunian di Pamulang pun tak akan sulit. Bila menginginkan lokasi yang strategis, Amadea Townhouse Pondok CabeThe Amazia Houses maupun Prive Hills Residence, bisa dijadikan alternatif yang ketiganya bisa dimiliki dengan merogoh kocek Rp1,5 miliar. 

4. Ciputat

Disusul oleh Ciputat yang merupakan salah satu area di kawasan Tangerang Selatan paling dicari dengan 9,65 persen pencarian. Nah, apakah tengah mencari rumah di Ciputat harga Rp500 jutaan? Coba kunjungi Alam Serua yang berlokasi di Jalan Baru, Serua, Ciputat.

Perumahan ini menawarkan rumah dengan luas 60m2 seharga Rp585 juta. Tipe unit tersebut terdiri dari tiga kamar tidur dan dua kamar mandi. Soal fasilitas, tersedia one gate system dan keamanan 24 jam.

5. Serpong

Di urutan terakhir ada Serpong yang mengantongi pencarian sebanyak 8,22 persen selama November 2020 – Oktober 2021. Di area ini, ada apartemen yang ideal bagi kantong keluarga muda yakni Akasa Pure Living Apartment. Berdiri diatas lahan superblock seluas 6.000ha2, pengembang menghadirkan tipe studio seharga Rp313 juta.

Apartemen ini menyediakan fasilitas mulai dari thematic swimming pool dengan ukuran cukup luas, discovery park, nuresery park, thematic garden, digital park, fot reflexology park, jogging track, olympic park (basaket ball court) dan lainnya.

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat AreaInsider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah