Sepenggal lirik lagu dari Endah N Rhesa yang berjudul “Pulang ke Pamulang”, menggambarkan betapa Pamulang merupakan kawasan yang menarik untuk diperbincangkan.

Terletak di Tangerang Selatan, kawasan ini adalah sebuah nama kecamatan yang terbagi atas 8 kelurahan. Terdiri dari kelurahan Pondok Benda, Benda Baru, Bambu Apus, Kedaung, Pamulang Barat, Pamulang Timur, Pondok Cabe Udik, dan Pondok Cabe Ilir.

Mau punya hunian sekaligus investasi dengan harga di bawah Rp 500 jutaan di kawasan Tangerang Selatan? Cek aneka pilihan huniannya di sini!

Awalnya kawasan ini termasuk ke dalam kecamatan Ciputat, namun sejak terbentuknya Tangerang Selatan pada 2007, kawasan ini menjadi area kecamatan sendiri. Sejak saat itu Pamulang berkembang dengan pesat hingga disebut sebagai pusat kota Tangerang Selatan.

Hingga saat ini segala pusat pemerintahan Tangerang Selatan berada di Pamulang, dari DPRD hingga pemerintahan kota. Kawasan ini juga bisa dibilang menjadi wilayah yang paling strategis di Tangerang Selatan karena dekat dengan area Jakarta, Depok, dan Bogor.

Fasilitas Publik di Pamulang Tak Kalah dengan Jakarta

PAMULANG FOTO 2

Salah satu masjid di Pamulang dengan desain modern yang digunakan untuk beribadah oleh komunitas setempat (Arti Pictures/Archify.com)

Keunggulan ibu kota Tangerang Selatan ini dari segi fasilitas publik bisa dibilang tak kalah dengan kawasan lainnya di Jakarta. Sebut saja, Bioclimatic Community Mosque masjid dengan desain modern yang dijadikan tempat beribadah dan community center bagi masyarakat sekitar.

Masjid ini didesain oleh perusahaan arsitektur, RAD+ar dengan tampilan kontras yang dihiasi warna abu-abu dan jingga. Masjid ini berfokus pada energy-efficient, sustainable, dan ruang yang berdampak bagi sekitar.

Di sisi lain kawasan ini memiliki sarana Olahraga Pamulang Civic Center yang baru saja diresmikan awal 2020 lalu. Terdapat lapangan sepak bola standar liga tiga, lapangan basket, wall climbing, lapangan futsal, arena untuk sepeda BMX dan skateboard.

Selain sarana olahraga, pemerintah kota Tangerang Selatan juga telah membangun Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan yang berlokasi di Pamulang Barat. Dengan kehadiran rumah sakit ini, tentunya Pamulang menjadi kawasan yang semakin cemerlang.

Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com.

Saat ini berdasarkan data Rumah.com, kawasan ini memiliki lebih 10 rumah sakit yang tersebar di berbagai area. Selain fasilitas kesehatan, kawasan ini juga tak kalah menarik dengan keberadaan fasilitas perbelanjaan. Salah satu yang terbesar adalah Pamulang Square yang hadir dengan konsep Trade Mall.

Terletak di jalan utama dengan lokasi yang sangat strategis. Sebagai pusat belanja dengan konsep Trade Mall, Pamulang Square merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang paling banyak dikunjungi oleh warga yang tinggal di kawasan ini.

Akses Mudah dan Melesatnya Pembangunan Infrastruktur di Pamulang

PAMULANG FOTO 3

Jalan layang Martadinata Simpang Gaplek merupakan salah satu infrastruktur untuk mengurangi kemacetan di kawasan ini. (Eppid.pu.go.id)

Keunggulan kawasan yang lain adalah lokasi Pamulang yang berbatasan langsung dengan Jakarta. Akses untuk menyambangi kawasan ini dari ibu kota bisa melalui ruas jalan Jalan Pajajaran – Ciputat Raya yang tersambung dengan Lebak Bulus – Pondok Indah – TB Simatupang.

Mobilitas masyarakat di kawasan ini juga akan semakin mudah dengan adanya pengembangan proyek infrastruktur MRT, yang akan melalui rute Tangerang Selatan yang akan melewati Pamulang.

Di sisi lain keberadaan jalan tol JakartaTangerang dan jalan tol lingkar luar atau Jakarta outer ring road (JORR) juga mempermudah akses ke kawasan ini. Jalan tol Antasari – Depok (Desari) dikabarkan juga akan tersambung ke Serpong dan melintasi kawasan ini.

Proyek pelebaran Jalan Raya PamulangSerpong BSD yang sedang dalam proses pembangunan juga menambah deretan akses ke Pamulang. Rencana pembangunan pintu tol CinereSerpong juga menambah berbagai kemudahan akses ke Pamulang.

Dari sisi transportasi, kawasan ini dapat dengan mudah dilalui dengan jalur darat. Baik menggunakan transportasi pribadi hingga angkutan umum. Ada banyak angkutan umum yang menghubungkan jalur dari kawasan sekitar ke Pamulang.

Kehadiran Terminal Pondok Cabe menggantikan Terminal Lebak Bulus memberikan kemudahan bagi para pengguna kendaraan umum untuk melakukan aktivitas. Kemudahan akses ini tentunya akan meningkatkan daya tarik untuk memiliki hunian di kawasan ini.

Lagi cari rumah untuk dihuni atau untuk investasi? Simak 100 Rumah Dijual Terpopuler di Indonesia

Pengembangan infrastruktur akses transportasi seperti pelebaran jalan raya dan pembangunan jalan layang pun menjadi prioritas. Salah satunya adalah jalan layang Martadinata yang baru saja diresmikan Mei 2020 lalu.

Pembangunan jalan layang sepanjang 983,5 meter dan lebar 35 meter ini adalah untuk mengurai kemacetan pada persimpangan jalan provinsi. Menghabiskan anggaran sebesar Rp 998,461 miliar dengan nilai kontrak Rp 79,919 miliar.

Dioperasikannya jalan layang Martadinata ini menambah keunggulan kawasan ini. Infrastruktur ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di area Simpang Gaplek yang sudah menjadi santapan sehari-hari orang-orang yang mobilitasnya melalui kawasan ini.

Pamulang yang Berkembang Pesat Menjadi Kawasan Hunian

PAMULANG FOTO 4

Kompleks perumahan berkembang pesat di Pamulang sejak di awal tahun 1990-an.

Pada awal 1980-an kawasan ini hanya sebuah lahan kosong dengan rumput tinggi yang menjulang. Lalu, memasuki 1983 pengembang rumah mulai mengembangkan wilayah ini dan membangun kompleks perumahan.

Perumahan yang pertama dibangun adalah Pondok Benda Indah yang dibagun pada 1990. Kemudian hadirlah perumahan lainnya seperti Witana Harja Country Estate, Sinar Pamulang Permai, Reni Jaya, Vila Pamulang, Griya Jakarta, dan masih banyak lagi.

Dan kini sebaran pembangunan hunian baru terus meluas di wilayah ini. Bagi warga komuter di Selatan Jakarta, harga rumah di kawasan ini dianggap masih ‘terjangkau’ dibanding Ciputat atau Bintaro.

Ingin punya rumah sendiri? Temukan aneka cerita yang menginspirasi seputar perjuangan wujudkan mimpi punya rumah sendiri hanya di Cerita Rumah.

Bahkan selama pandemi, pencarian properti di kawasan ini  tidak terlalu terguncang. Berdasarkan data internal Rumah.com, Januari 2020 jumlah pencarian Pamulang tercatat sebesar 12.240 pencarian.

Namun di Maret, saat pandemi mulai terjadi, pencarian kawasan ini sempat turun jadi 11.084 pencarian. Namun di bulan Mei, saat jalan layang Martadinata diresmikan, pencariannya melonjak tinggi sebesar 34,3% atau sekitar 67.044 pencarian.

Jika mengacu pada tren harga properti, kisaran harga hunian di Pamulang meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI), harga properti di kawasan ini terus naik sejak Q1 2017.

Jika di Q1 2017 harga properti di kawasan ini tercatat di angka Rp7.812.500 per meter persegi, di Q4 2019 sudah menyentuh angka Rp8.804.348 per meter persegi. Artinya terjadi kenaikan harga sekitar 12,6% dalam jangka waktu 3 tahun.

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah