Kebutuhan hunian khususnya di wilayah-wilayah satelit Jakarta terus meningkat. Tak heran, kawasan penyangga seperti Tangerang termasuk Kabupaten Tangerang terus digempur ratusan pengembang. Masyarakat pun semakin punya banyak alternatif, salah satunya yang cukup banyak diminati adalah perumahan di Cisauk. Apa yang membuat Cisauk kini jadi sasaran?

Wilayah Kabupaten Tangerang merupakan salah satu kawasan yang kebutuhan huniannya sangat besar dan terus meningkat. Untuk itu, sejumlah pihak berwenang melakukan audiensi yakni antara Ditjen Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Audiensi yang dimaksud adalah mendorong lahirnya pengembangan perumahan skala besar di wilayah tersebut. Menurut Kementerian PUPR, pengembangan perumahan berskala besar di Kabupaten Tangerang sangat mendesak untuk segera dilakukan. Oleh karenanya, hal ini harus menjadi fokus kerja Pemerintah khususnya melalui program sejuta rumah selain mendorong masyarakat untuk bisa menempati rumah yang layak.

Saat ini, Kabupaten Tangerang bisa disebut sebagai miniatur Indonesia lantaran jumlah populasi penduduk yang mencapai empat juta jiwa. Penduduk yang menetap di Kabupaten Tangerang dengan jumlah sebesar itu tentunya sangat membutuhkan hunian. Berangkat dari adanya demand, tentunya membuat dinamika dari sisi suplai.

Indeks suplai rumah di Kabupaten Tangerang pada Q1 2021 tumbuh positif secara kuartalan.

Indeks suplai rumah di Kabupaten Tangerang pada Q1 2021 tumbuh positif secara kuartalan.

Sejalan dengan agenda Pemerintah, pasokan rumah di Kabupaten Tangerang memang tumbuh positif dalam beberapa periode terakhir. Menariknya, pada Q1 2021 terjadi kenaikan suplai secara signifikan dengan indeks mencapai 248.

Kenaikan tersebut menyebabkan indeks terkoreksi positif sebanyak 7 persen secara kuartalan atau Quarter on Quarter/QoQ. Dimana pada kuartal sebelumnya atau Q4 2020, indeks mampu berada di angka 231,8.

Sementara secara tahunan atau Year on Year/YoY, indeks pada Q1 2021 meningkat tajam mencapai 59,8 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya (Q1 2020). Capaian ini tentunya menjadi bukti bahwa suplai rumah di Kabupaten Tangerang mulai terjaga dengan baik demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ingin mulai berinvestasi properti namun kesulitan dalam mencari lokasi? Jangan khawatir, baca dulu panduan properti yang mengulas tips menggunakan jasa agen properti.

Harga rumah di Kabupaten Tangerang terkini berada di indeks 124,2.

Harga rumah di Kabupaten Tangerang terkini berada di indeks 124,2.

Sedangkan jika mengamati dari sisi harga, indeks harga rumah di Kabupaten Tangerang juga bergerak naik pada Q1 2021. Secara kuartal, indeks harga naik 7,9 persen dibandingkan kuartal sebelumnya atau Q4 2020 (QoQ).

Indeks pada Q1 2021 juga naik secara tahunan (YoY) sebanyak 10,6 persen. Dimana pada Q1 2020, indeks hanya mampu mencapai angka 112,2. Hal ini sepatutnya bisa menjadi dasar pertimbangan bagi kaum milenial yang tengah mencari rumah pertama di Kabupaten Tangerang. Guna memudahkan pencarian akan lokasi yang tepat, coba telusuri sejumlah perumahan di Cisauk yang dinilai punya prospek investasi menjanjikan.

Bagaimana Tren Perumahan di Cisauk?

Tren harga rumah di Cisauk relatif dinamis dari Q4 2020 ke Q1 2021.

Tren harga rumah di Cisauk relatif dinamis dari Q4 2020 ke Q1 2021.

Cisauk saat ini boleh dibilang merupakan sunrise property. Artinya, situasi produk hunian punya potensi yang masih akan terus berkembang seiring perkembangan kawasannya. Benar saja, perumahan di Cisauk diburu kaum milenial dan keluarga muda sebab menawarkan kemudahan akses untuk beraktivitas.

Akses yang menjadi tumpuan utamanya adalah Stasiun KRL Cisauk, yang menghubungkan kawasan dengan Ibukota dalam waktu tempuh relatif singkat. Stasiun ini mampu menampung 20 ribu penumpang per hari dengan rute perjalanan Jakarta–Rangkas Bitung, dari Stasiun Tanah Abang ke Stasiun Maja.

Lagi cari rumah untuk dihuni atau untuk investasi? Simak 100 Rumah Dijual Terpopuler di Indonesia

Stasiun Cisauk sendiri adalah alasan utama dan pertama dari sejumlah pengembangan kawasan hunian yang dilakukan di kawasan ini. Bahkan para pengembang menjadikannya sebagai materi unggulan dalam kampanye gimmick marketing-nya agar menarik minat calon konsumen. Jika sudah demikian, bagaimana tren harga rumah di Cisauk terkini?

Di dua kuartal terakhir; Q4 2020 dan Q1 2021, tren harga rumah di Cisauk melesu setelah sempat mencatatkan performa bagus di semester pertama 2020. Pada Q1 2021, indeks harga rumah berada di angka 90,8 atau naik tipis 1 persen dibandingkan Q4 2020 yang meraih indeks 89,8 (QoQ).

Sedangkan secara tahunan, indeks harga rumah pada Q1 2021 turun 14,3 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya atau Q1 2020 (YoY). Penurunan yang terjadi disinyalir merupakan dampak dari masa transisi terhadap daya beli masyarakat.

Indeks suplai rumah di Cisauk pada Q1 2021 meningkat tiga kali lipat lebih secara tahunan.

Indeks suplai rumah di Cisauk pada Q1 2021 meningkat tiga kali lipat lebih secara tahunan.

Lepas dari sisi harga yang mungkin butuh waktu untuk pemulihan, tren suplai rumah di Cisauk justru melesat pesat. Lihat saja dalam grafik di atas, indeks suplai rumah pada Q1 2021 meningkat sangat tajam mencapai 232,1 persen secara tahunan. Pada Q1 2021 indeks berada di angka 809,7, sementara pada Q1 2020 indeks tercatat di angka 243,8.

Kenaikan juga terjadi secara kuartalan dengan persentase 14,4%. Dimana pada Q4 2020, indeks berhasil tumbuh mencapai 707,6. Pasokan yang memadai tentunya akan membuat masyarakat semakin punya banyak pilihan saat mencari perumahan di Cisauk.

7 Perumahan di Cisauk Paling Pas Buat Milenial

Perumahan di Cisauk masih prospektif bagi milenial yang punya penghasilan Rp8 jutaan per bulan. (Griya Mulia Cisauk)

Perumahan di Cisauk masih prospektif bagi milenial yang punya penghasilan Rp8 jutaan per bulan. (Griya Mulia Cisauk)

Posisi kawasan Cisauk terbilang strategis, berbatasan dengan Kecamatan Serpong, Kecamatan Setu, dan Kecamatan Pagedangan, sehingga mendorong pembangunan di segala aspek baik kewilayahan, ekonomi, sosial maupun politik.

Dan yang tak kalah pentingnya, karena lokasi Cisauk persis di bibir BSD City dan dapat diakses dari berbagai arah dengan beragam moda transportasi, maka kawasan ini mampu menarik minat banyak kalangan. Tak hanya investor, pun konsumen milenial yang tengah mencari hunian pertamanya. Apa saja rekomendasi perumahan di Cisauk?

1. Ciko Garden

Perumahan di Cisauk yang masih menawarkan harga Rp300 juta salah satunya ialah Ciko Garden. Pengembang menawarkan cicilan rumah mulai Rp2 jutaan, yang tentunya ideal bagi milenial dengan dana terbatas. Fasilitas yang disediakan perumahan diantaranya musala dan taman utama.

2. Griya Serpong Asri

Sementara itu Griya Serpong Asri membanderol rumah seluas 66m2 dengan dua kamar tidur seharga Rp472 juta. Harga yang lebih tinggi sebanding dengan kedekatannya dengan Stasiun KRL Cisauk. Berdasarkan pantau Maps, jarak antara perumahan dengan stasiun hanya 3,5km atau 13 menit berkendara.

3. Astoria Garden Serpong

Tak beda jauh, perumahan Astoria Garden Serpong bisa ditempuh dalam jarak 3,4km dari Stasiun KRL Cisauk yang bisa langsung mengantarkan penumpang ke Jakarta. Perumahan bergaya minimalis ini menghadirkan hunian tipe 65m2 dengan konsep mezzanine seharga Rp470 juta.

4. Davadeva Residence

Cluster Davadeva Residence pun layak masuk kategori perumahan di Cisauk yang cocok untuk kaum milenial. Harga rumahnya mulai dari Rp390 juta, sudah termasuk surat-surat dan biaya administrasi lainnya. Tipe yang disediakan adalah rumah seluas 45 meter persegi dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

5. Springhill Yume Lagoon @Cisauk

Dibanderol dengan harga mulai Rp486 jutaan, Springhill Yume Lagoon @Cisauk sangat pas bagi milenial yang menigingkan hunian dengan nuansa berbeda. Pasalnya, tiap unit di sini sengaja dirancang dengan desain ala Jepang. Tipe terkecil adalah Yuri dengan luas 5×10, terdiri dari 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, carport, serta halaman belakang.

6. Pesona Ciputih Cisauk

Lain lagi, Pesona Ciputih Cisauk membanderol unit tipe terkecilnya yakni Sapphire (2 kamar tidur, 1 kamar mandi) senilai Rp478 juta. Gaya hunian yang diusung cenderung modern, dengan fasilitas berupa  keamanan 24 jam.

7. Sentraland Boulevard

Jika mendambakan tinggal di hunian dengan fasilitas lengkap seperti waterpark dan pasar modern, maka Sentraland Boulevard patut dipertimbangkan. Soal harga, rumah seluas 39m2 dengan lahan 102m2 ditawarkan cukup kompetitif yakni Rp441 juta.

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat AreaInsider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah