RumahCom – Selain memaparkan kinerja keuangan 2011 dan outlook 2012, pada kesempatan yang sama disampaikan pula perkembangan pembangunan proyek-proyek properti milik PT Ciputra Property, Tbk (CTRP). Pembangunan proyek Ciputra World Jakarta 1 masih sesuai jadwal, dimana pembukaan office tower dan mal akan dilakukan pada akhir tahun ini. Tahap konstruksi office tower telah mencapai lantai ke-38, Raffles Tower (lantai 26), apartemen My Home dan Ascott (lantai 32-39), sementara pembangunan mal memasuki lantai ke-13.

Rudi Hartono, Direktur Proyek PT Ciputra Property Tbk. mengatakan, penjualan apartemen My Home telah mencapai 86% dari 136 unit yang dijual, apartemen Raffles sudah mulai dipasarkan, sementara seluruh ruang ritel telah disewa Lotte Shopping (LotteMart) selama 25 tahun. Di sisi lain, gedung perkantoran telah mendapat anchor tenant yang akan menempati space seluas 11.000m2.  Menurut rencana, Ciputra Group juga akan berkantor pusat di office tower ini.

Pada September 2011 lalu, Dipo Business Center di kawasan Slipi mulai dibangun dengan PT Caturpile Perkasa sebagai kontraktor tiang pancang. Kemudian, untuk basement dan struktur dilakukan oleh kontraktor utama, PT Multikon, sejak Januari 2012 lalu.

Proses ground breaking Ciputra World Jakarta 2 dilakukan pada 12 Januari lalu dengan kontraktor PT Bauer Pratama Indonesia. Pemasaran apartemen di Ciputra World Jakarta 2 telah dilakukan sejak akhir tahun lalu, dimana hasilnya melebihi target yang telah ditetapkan, yakni mencapai 130%.

Secara investasi, proyek Ciputra World Jakarta 1 dan 2 juga sangat menguntungkan. “Saat diluncurkan pada Desember tahun lalu, harga apartemen di Ciputra World Jakarta 2 hanya Rp20 juta per meter persegi, sedangkan saat ini sudah mencapai Rp26 juta per meter persegi,” kata Rudi. “Sementara itu, harga apartemen My Home di Ciputra World Jakarta 1, setahun lalu masih Rp21 juta per meter persegi, sementara saat ini telah mencapai Rp31 juta per meter persegi,” tutur Rudi.

Anto Erawan
(antoerawan@rumah.com)

 

KIRIM KOMENTAR