RumahCom – Menpera Djan Faridz mengatakan pembangunan rumah murah merupakan salah satu alternatif mengejar backlog. “Jumlah backlog yang ada sekarang mencapai 13,6 juta unit. Dengan adanya rumah contoh ini, kami harapkan dapat mengejar kekurangan itu,” ujar Djan Faridz saat meninjau Rumah Murah Contoh, bersama mantan Wakil Presiden, Yusuf Kalla; Gubernur Sulawesi Barat; dan Sofjan Wanandi di halaman Kantor Kemenpera, Selasa (28/2).
 
Djan mengatakan, rumah murah ini rencananya akan dibangun di 33 Provinsi dan sudah ada 49 Kabupaten/Kota yang sudah melakukan MoU. “Setiap Kabupaten/Kota rata-rata minta dibangunkan sebanyak 2.000 unit rumah, kecuali Sulawesi Barat meminta tambahan 1000 unit,” terang Djan Faridz, seperti dikutip dari situs resmi Kemenpera.

Rumah contoh yang dibangun Kemenpera adalah tipe 36 dengan luas tanah 60 meter persegi. “Untuk harga tanahnya saja diperkirakan menghabiskan sekitar Rp20 juta. Jika ditambah dengan prasarana jalan dan bangunan, paling mahal akan mencapai sekitar Rp70 juta,” imbuh Djan Faridz.

Pembangunan rumah murah ini, tambah Djan, akan berlanjut sampai 2014.  Untuk tahun 2012, target pembangunannya sebanyak 200 ribu unit dengan alokasi dana  Rp8 triliun untuk seluruh wilayah Indonesia.

Anto Erawan
(antoerawan@rumah.com)

KIRIM KOMENTAR