RumahCom – Pemerintah melalui Kementerian Perumahan Rakyat menjanjikan pembangunan sebanyak 13,5 juta unit rumah sederhana dan layak. Hal itu dapat terlaksana 20 tahun yang akan datang, saat dana Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) terkumpul.

Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz mengatakan, dalam 20 tahun tersebut, diperkirakan akan terkumpul dana Tapera sebanyak Rp2.650 triliun. Dana tersebut terkumpul dengan menggunakan skema iuran sebesar 5% dari gaji karyawan.

“Oleh karenanya harus secepatnya diundangkan. Sebanyak 2,5% dari karyawan, dan sebagian lagi dari perusahaan tempat karyawan tersebut bekerja,” kata Djan di Jakarta, kemarin (25/11).

Menpera berharap UU Tapera dapat segera diterbitkan. Meski demikian, Djan melanjutkan, usulan Kemenpera tersebut masih terkendala keberatan dari pihak pemberi kerja, atau perusahaan tempat karyawan bekerja.

“Belum ada kata sepakat. Kewajiban pemberi kerja untuk menyumbang masih dibicarakan. DPR maunya 2,5%. Tapi Menteri Keuangan juga masih keberatan karena bisa memberatkan APBN,” ujarnya.

Foto: Anto Erawan
 
 

KIRIM KOMENTAR