RumahCom – Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan resmi berlaku dalam dua tahun dari sekarang memberikan pekerjaan rumah yang cukup memusingkan Menteri Perindustrian, MS Hidayat. Salah satunya adalah para pengembang asing yang datang ke Indonesia dengan membawa pembiayaan bunga rendah.

“Daya saing pengembang dan perbankan kita kemungkinan akan mendapat tantangan yang cukup tinggi dari KPR inhouse berbunga rendah yang dibawa para pengembang asing itu,” ungkap Hidayat saat menjadi pembicara dalam Musyawarah Nasional REI 2013 di Jakarta, Selasa (26/11).

Oleh karenanya, Menperin berjanji akan memperhatikan keluhan para pengembang nasional dan mengupayakan untuk meminimalisir ekonomi biaya tinggi di sektor properti. Antara lain dengan meluluskan permintaan tax incentive oleh para pengembang.

“Di sisi lain, pengembang juga harus mendukung program penggunaan komponen dalam negeri. Karena ini akan saling memperkuat subsektor properti, dimana ada lebih dari 150 industri yang mendukung sektor properti, seperti industri semen, dan lain-lain,” terang Hidayat.

Foto: Anto Erawan

KIRIM KOMENTAR