RumahCom – Harga apartemen di Jakarta meningkat 5% secara kuartalan (QoQ) menjadi rata-rata Rp23 juta per meter persegi. Sementara, harga apartemen di bilangan CBD naik 17% dibanding tahun lalu menjadi Rp35 juta per meter persegi. Demikian hasil survei yang dilakukan Colliers International selama kuartal III-2013.

Selama kuartal III-2013, sejumlah proyek yang diluncurkan pun terserap dengan baik dengan rasio 86,4%, atau naik 3,5% dari kuartal sebelumnya. Di sisi lain, pasokan kumulatif apartemen strata-title meningkat 3% QoQ mencapai 128.353 unit.

Pasokan apartemen dalam tiga tahun ke depan akan membanjiri Jakarta. Pasokan datang dari proyek mixed-use yang menggabungkan hunian vertikal dengan komersial.

Proyek-proyek seperti Bassura City (Jakarta Timur), Green Bay Pluit (Jakarta Utara), The Green Pramuka dan Holland Village (Jakarta Pusat), dan St Moritz (Jakarta Barat) mengadopsi konsep one-stop living. Ide ini memungkinkan penghuni untuk berbelanja, berbisnis, berolahraga di satu lokasi.

Dengan makin mahalnya harga bahan bakar dan lalu lintas macet yang mengakibatkan polusi udara, konsep one-stop living kini kian digemari.

Berikut ini daftar apartemen yang akan menghias Jakarta hingga 2015 mendatang yang dinukil dari hasil survei Colliers International:

 

 

 

Anto Erawan
antoerawan@rumah.com

Foto: Anto Erawan

KIRIM KOMENTAR