RumahCom – Penyaluran dana subsidi rumah dengan menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) hingga enam bulan pertama 2014 telah dikucurkan bagi 24.000 unit rumah. Jumlah tersebut mewakili hampir 50% target penyaluran FLPP tahun ini yang sebesar 57.792 unit.

Sri Hartoyo, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Perumahan Rakyat mengatakan, dana yang sudah dikucurkan untuk pembiayaan rumah subsidi dengan skema FLPP di semester I-2014 sebesar Rp1,5 triliun.

“Sebenarnya saat ini juga sudah ada tagihan dari bank-bank penyalur (KPR FLPP), tetapi belum dapat kami bayarkan,” kata Sri kepada Rumah.com, Selasa (22/7).

Sri menjelaskan, pihak Kementerian masih menunggu cairnya dana DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) di akhir Juli 2014 mendatang. Dana yang diharapkan dapat turun adalah sebesar Rp3 triliun. “Kan memang alokasi kami untuk FLPP tahun ini Rp4,5 triliun. Dengan DIPA yang nanti turun sebesar Rp3 triliun, maka kami akan dapat membayar tagihan-tagihan itu,” terang dia.

Seperti diketahui, tahun ini pemerintah menganggarkan dana FLPP sebesar Rp4,49 triliun. Dana tersebut dapat digunakan untuk membiayai sebanyak 57.792 unit, atau jauh lebih rendah daripada realisasi penyaluran FLPP pada 2013 yang mencapai 102.500 unit.

Im Suryani
Penulis adalah reporter Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: imsuryani@rumah.com atau melalui Twitter: @ngingims

Foto: Anto Erawan

KIRIM KOMENTAR