PP Properti Pasarkan 1.600 Unit Rumah Susun Bersubsidi

Anto ErawanSeptember 19, 2014

RumahCom – Sebagai bentuk kewajiban pengembang membangun hunian sederhana, PT PP Properti mengembangkan rumah susun sederhana milik (rusunami) di Jalan Mercedes Benz, Gunung Putri, Bogor.

Di atas lahan seluas 2,1 hektar tersebut, PP Properti akan membangun dua menara rusun—Menara Pinus dan Palem—setinggi 27 meter dengan total 1.600 unit.

Menyasar kalangan pekerja yang berada di zona industri Gunung Putri, Rusunami tersebut menawarkan dua tipe: tipe 21 dan 24.

“Harga jualnya mulai Rp150 jutaan,” ungkap Ian Oktaviandi, Project Manager Gunung Putri Square, di Gunung Putri, hari ini (19/9).

Sementara itu, Iwan Risdianto, Marketing Manager Gunung Putri Square mengatakan, pihaknya telah melakukan riset terhadap pasar rusun di Gunung Putri.

“Setidaknya ada 24 ribu pekerja di zona industri Gunung Putri. Potensi pasarnya mulai kelas pekerja, supervisor, hingga manajemen,” jelasnya. “Namun tentu saja mereka yang tidak memenuhi syarat mendapat subsidi, tidak akan membeli menggunakan KPR FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan).

Sejak dipasarkan sejak sebulan lalu, ungkap Iwan, sebanyak 10% unit telah terjual. Sebanyak 50% pembeli adalah pekerja di kawasan Gunung Putri.

Ian menyatakan, grand opening Gunung Putri Square akan dilakukan pada Oktober tahun ini. “Pembangunan tower pertama (Tower Pinus) akan dilakukan pada Maret 2015 dan direncanakan selesai pada Agustus 2016,” jelas Ian.

maket gunung putri square

Fasilitas Ruko Hingga Pasar Modern
Ian memaparkan, Gunung Putri Square menawarkan konsep ‘one stop living’. Pasalnya, di proyek senilai Rp500 miliar ini, PP Properti tidak hanya mengembangkan rumah susun, tetapi juga area komersial.

“Gunung Putri Square akan dilengkapi dengan 38 unit ruko, 60 kios, dan 3 lantai pasar modern dengan luas 9.000 m2,” ujar Ian.

Iwan menambahkan, kawasan Gunung Putri saat ini masih kekurangan fasilitas komersial dan ritel. “Di sini ruko-ruko masih jarang. Bahkan, para tamu ekspatriat perusahaan di sini harus di-entertain di kawasan Cibubur atau Cileungsi,” kata Iwan yang menjelaskan proyek Gunung Putri Square akan rampung pada 2018 mendatang.

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Foto: Anto Erawan

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

FLPP Rumah Tapak Resmi Dicabut

RumahCom – Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) secara resmi mencabut pemberlakuan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi rumah tapak. Pemerintah berharap, langkah ini dapat mendo

Lanjutkan membacaMei 9, 2014

Apa Saja Syarat Mendapat Rumah Subsidi Bebas Pajak?

RumahCom -  Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) merilis batasan harga jual rumah sederhana atau rumah bersubsidi yang dibebaskan dari pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Harga jual rumah be

Lanjutkan membacaJuni 26, 2014

PP Properti Bangun Rusunami di Gunung Putri

RumahCom – Tak hanya mengembangkan proyek apartemen untuk pasar kelas menengah saja, PT PP Properti juga segera mebangun rumah susun sederhana milik (rusunami): Gunung Putri Square. Dibangun di kawa

Lanjutkan membacaAgustus 22, 2014

PP Properti Genjot Pemasaran Pavilion Permata Tower 2

RumahCom - Setelah sukses memasarkan Apartemen Pavilion Permata Tower 1, PT PP Properti—anak usaha PT PP, Tbk—segera melakukan topping off apartemen di kawasan Mayjen Sungkono, Surabaya Barat ters

Lanjutkan membacaSeptember 19, 2014

Masukan