Oleh: Mauro Rahardjo & Lelyana Rahardjo

RumahCom – Pasangan suami-istri tentu sangat mendambakan kehadiran anak dalam rumah tangganya. Namun, ada yang sudah bertahun-tahun menunggu, tetapi tidak juga memiliki keturunan, padahal tidak ada masalah dengan kandungan saat diperiksa dokter.

Dalam hal ini feng shui bisa membantu agar apa yang didambakan menjadi kenyataan. Feng shui mengandalkan peta feng shui individual. Mengapa demikian?  Karena setiap sudut dalam rumah dan dalam kamar tidur tidak bersifat netral.

Ada dua hal yang bisa dilakukan, pertama menggunakan tips-tips sederhana berikut ini. Kedua, apabila Anda bisa mengenali dimana posisi yang bisa menambah kesuburan (fertilitas), maka posisi ini perlu diaktifkan (diterangkan dalam artikel kedua).

5 Tips Meningkatkan Kesuburan:
1. Ranjang tidur sangat penting dalam feng shui. Untuk membantu meningkatkan fertilitas, maka kolong di bawah ranjang harus bersih. Setiap minggu debu dan kotoran yang berada di bawahnya cepat disapu dan dipel hingga lantai di bawah ranjang menjadi segar.

2. Benda feng shui yang terkait dengan fertilias adalah gajah. Gunakan gambar atau benda feng shui yang berupa gajah di dalam Kamar Tidur Anda, dan ditempatkan pada sudut kesuburan.

3. Buah-buahan melambangkan anak, diantaranya yang paling penting adalah buah delima. Tempatkan satu keranjang buah pada sudut Barat Daya yang merupakan posisi Kun (lambang ibu).

4. Sudut Barat mewakili simbol kreativitas ‘anak’ bagi semua orang. Di sini Anda bisa mengantungkan kristal. Lebih menguntungkan jika di sudut Barat ada jendela, sehingga ketika sinar matahari masuk ke dalam kamar akan menyentuh bola kristal tersebut.

5. Tanaman hidup juga merupakan benda feng shui yang sangat penting digunakan dalam meningkatkan fertilitas. Tempatkan tanaman pada pot di sudut fertilitas sesuai dengan peta feng shui Anda (lihat artikel kedua).

Beberapa ahli feng shui berpendapat jika pasangan menginginkan bayi lelaki, maka wanita harus lebih dahulu mencapai orgasme ketika melakukan hubungan intim, sedangkan jika pasangan menghendaki bayi perempuan, maka pria harus lebih dahulu mencapai orgasme daripada yang wanita. Kebenaran pendapat ini masih menjadi pertanyaan, tetapi tidak ada salahnya untuk dicoba.

(Bersambung)

Foto: Anto Erawan

KIRIM KOMENTAR