Tips Mudah Basmi Tikus di Rumah

Anto Erawan13 Okt 2014

RumahCom – Memasang perangkap dan racun tikus banyak menjadi pilihan untuk membasmi hewan pengganggu ini, karena dianggap paling praktis dan murah.

Perangkap model kurungan dan lem relatif lebih aman karena tidak menggunakan bahan kimia beracun. Tikus atau bangkainya juga tidak sulit dicari karena berada di dalam perangkap atau menempel pada lem.

Kendati demikian, jebakan berbentuk kurungan punya kelemahan, karena mudah dipelajari oleh tikus. Untuk perangkap tikus massal, bila ada tikus yang terperangkap, biasanya ada tikus lain yang bebas. Tikus yang bebas itu secara naluriah tidak akan melintas pada area kurungan tersebut.

Sementara itu, racun tikus mampu membunuh dalam waktu singkat. Cara ini cukup efektif ketika populasi tikus melonjak tinggi.

Namun, racun tikus pun punya ada kelemahan. Tikus tidak akan menyentuh umpan itu kalau temannya sudah tewas setelah melahap makanan tadi. Selain itu, tikus yang terkontaminasi racun bisa mati di mana saja. Bila tidak segera ditemukan, bangkai tikus bisa menimbulkan penyakit.

Racun yang paling baik digunakan berbentuk butiran yang disukai tikus. Racun yang mengandung warfarin tersebut membuat pendarahan di retina mata tikus dan membuat daya pandang dan daya tahan tikus menurun. Biasanya tikus akan mencari tempat terang, sehingga bangkainya mudah ditemukan.

Memasang Umpan dan Jebakan Tikus
Jika menggunakan racun atau perangkat perangkap tikus, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

1. Letakkan racun atau perangkap di tempat yang sering dilalui tikus. Cirinya: lihat kotoran yang ditinggalkan serta remah-remah makanan yang tercecer.

2. Pastikan tempat sampah atau sisa makanan lain tertutup rapat, sehingga tikus ‘terpaksa’ memilih umpan yang ada di jebakan atau racun tikus.

3. Racun belum tentu langsung dimakan. Biarkan selama beberapa hari. Jika tikus memakannya, beri terus hingga tidak dimakan lagi. Ini adalah indikasi bahwa populasi tikus telah habis.

4. Periksa perangkap tikus setiap hari, dan segera singkirkan bangkai bila ditemukan.

5. Tempatkan racun dalam wadah khusus, misalnya di dalam potongan pipa, sehingga tidak bisa dimakan hewan peliharaan.

6. Jangan sering memindahkan jebakan atau racun tikus, karena hewan ini akan curiga dan enggan mendekati jebakan atau racun tersebut.

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Foto: wikipedia

Sumber: iDEAonline

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tips Mengatasi Dinding Rumah Lembap

RumahCom – Ruangan lembap bisa disebabkan beberapa hal: pertama, ruangan tak memiliki ventilasi atau sirkulasi udara yang cukup. Kondisi ini membuat kandungan air dalam udara ruangan bertambah. K

Lanjutkan membaca12 Sep 2014

Tips Agar Kolam Ikan Tidak Keruh

RumahCom - Kolam ikan kerap digunakan sebagai elemen pelengkap rumah atau taman. Bahkan, bagi yang percaya feng shui, unsur air dalam kolam dipercaya dapat membawa aliran chi yang bagus bagi rumah dan

Lanjutkan membaca26 Sep 2014

Tips Mudah Bersihkan Debu dalam Rumah

RumahCom – Debu kerap kita temui di dalam rumah, terutama di saat musim kemarau seperti sekarang ini. Jika tidak dibersihkan, debu akan menebal dan sulit dibersihkan. Untuk membersihkan debu yang

Lanjutkan membaca3 Okt 2014

Buat Lilin Pengusir Nyamuk, Mudah Lho!

RumahCom – Memiliki wangi yang khas, citronella atau serai (sereh) kerap digunakan sebagai campuran sabun, lilin, wewangian untuk terapi aroma, kosmetik dan bumbu masak. Sejak 1948 lalu, minyak s

Lanjutkan membaca8 Okt 2014

Masukan