Trik Investasi Properti Saat Resesi Ekonomi

Anto ErawanDesember 11, 2014

rumah-menengah- by anto erawan

RumahCom – Kondisi resesi ekonomi merupakan blessing in disguise bagi sebagian investor properti. Pasalnya, di saat seperti ini, pengembang banyak memberikan kemudahan—tak jarang potongan harga—kepada konsumen. Di sisi pasar sekunder, banyak pula orang yang menjual properti karena membutuhkan uang.

“Jika Anda memiliki dana yang cukup untuk membeli properti di masa resesi ekonomi, maka hal tersebut menjadi pilihan ideal untuk berinvestasi. Namun, sebaiknya pikirkan dahulu sebelum membeli properti, karena masa ekonomi yang sulit akan membuat risiko yang lebih besar juga,” jelas motivator dan pengamat properti, Tung Desem Waringin.

Membeli properti selama masa resesi, imbuhnya, bisa menjadi pilihan yang baik bagi banyak investor—tetapi tidak untuk semua orang. Pasalnya, resesi bisa menyebabkan banyak orang kehilangan pekerjaan dan membuat krisis keuangan.

“Jika modal investasi Anda diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari atau untuk ditabung dengan saldo yang rendah, maka sebaiknya tidak digunakan untuk membeli properti,” jelas Tung.

Menurutnya, masing-masing investor memiliki perbedaan dalam hal sumber daya, tujuan, dan strategi. Jika memiliki dana yang cukup untuk membeli properti atau kemampuan mengambil kredit untuk memenuhi syarat dalam hipotek, maka orang itu dapat mengambil keuntungan dari investasi properti yang ditawarkan.

Di sisi lain, naluri untuk menjual properti ketika harganya mulai jatuh—lantaran resesi—adalah reaksi alami. Makin cepat dijual, makin sedikit kerugian yang diderita.

“Oleh sebab itu, banyak ahli menyarankan, membeli properti dalam keadaan (resesi) tersebut adalah pilihan yang baik. Sementara, pilihan ini tidak cocok untuk semua orang, karena tidak semua orang mau membeli properti (meski) di saat nilai properti mulai jatuh,” pungkasnya.

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Foto: Anto Erawan

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Berapa Lama Jangka Waktu Cicilan KPR yang Ideal?

RumahCom – Memilih jangka waktu cicilan KPR yang paling ideal, memang kerap menjadi pertanyaan konsumen saat mengajukan KPR (kredit pemilikan rumah). Namun, pertanyaan tersebut sebenarnya paling

Lanjutkan membacaMei 22, 2014

Tips Berburu Rumah Idaman

RumahCom - Membeli rumah mungkin mudah, tetapi mendapatkan rumah di lokasi terbaik, dengan harga terbaik, dan sesuai ekspektasi mungkin sulit. Saat rumah idaman sudah didapatkan, panjangnya proses KPR

Lanjutkan membacaMei 26, 2014

Tips Membeli Rumah Bekas

RumahCom – Membeli rumah bekas alias rumah second memerlukan ketelitian lebih. Di sisi fisik, kondisi rumah tergantung material bangunan yang dipakai dan perawatan yang dilakukan pemilik sebelumnya.

Lanjutkan membacaJuli 10, 2014

Perlu Diketahui: Dua Sistem Perhitungan Bunga KPR

RumahCom – Selain besaran suku bunga yang ditawarkan bank, ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan saat Anda hendak mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), diantaranya sistem pembayaran dan

Lanjutkan membacaAgustus 8, 2014

Masukan