Nurul Fikri: Dari Pendidikan, Merambah Properti

Anto ErawanSeptember 18, 2014

RumahCom – Bisnis properti yang menjanjikan keuntungan, membuat banyak pihak—yang memiliki latar belakang di luar properti—melirik sektor riil ini. Salah satu adalah Nurul Fikri, yang memiliki core business di sektor pendidikan.

Fahmy Alaydroes, Direktur Utama PT Nurul Fikri Bina Usaha Bersama menuturkan, dalam mendidik anak harus ada sinergi antara sekolah dengan rumah. Keberadan rumah menjadi signifikan dan relevan untuk membangun mengembangkan karakter penghuni,” jelas pendiri Yayasan Nurul Fikri ini.

Dengan filosofi itu, Fahmy melirik lahan idle seluas 3 hektar di sebelah sekolah Nurul Fikri di bilangan Depok. Di lahan tersebut itulah dia mengembangkan perumahan Pondok Nurul Fikri.

Konsep Perumahan Islami
Buat Fahmy, perumahan islami setidaknya harus memiliki empat unsur: tenteram, nyaman, indah, dan sehat. Tenteram, di dalamnya ada unsur aman; sementara nyaman berarti rumah tidak panas dan cukup oksigen.

“Islam sangat mengedepankan keindahan. Di perumahan kami, konsep (keindahan) ini diterapkan lewat layout dan siteplan yang asri dan indah,” jelas Fahmy. “Dan yang tak kalah penting adalah kesehatan. Rumah tidak boleh ada tikus, serangga, dan sampah. Kalau bisa, pohon di sekitar rumah pun menghasilkan oksigen yang kaya.”

Fahmy berharap Pondok Nurul Fikri dapat menjadi pilot project properti bagi Nurul Fikri. “Jika (proyek ini) mendapat sambutan yang baik, kami akan mengembangkan di tempat lain. Tetapi sementara ini kami akan fokus ke sini,” katanya.

pondok nurul fikri - andalusia

Tak Sekadar Mencari Laba
Menanggapi animo konsumen terhadap Pondok Nurul Fikri, Fahmy mengaku cukup terkejut. “(Sebagai pengembang) kami memang baru, tetapi orang sudah kenal pada kami,” jelasnya.

Dalam memasarkan properti, Fahmy juga mengedepankan konsep amanah. Semua yang dijanjikan kepada konsumen—seperti spesifikasi bahan dan lain-lain—akan diberikan sesuai janji.

“Selain itu, kami juga harus profesional. Artinya, proyek ini dikerjakan oleh orang yang mengerti properti. Kami berusaha mencari berkah, bukan keuntungan saja,” tegasnya.

Fahmy mengaku, ada lahan lain yang dibidik untuk dikembangkan, tetapi lokasi dan luas lahan tersebut masih dirahasiakan. “Lahannya ada di Jabodetabek. Kami ingin membangun perumahan di lokasi yang memiliki udara segar, jadi kami tidak tertarik membangun di Jakarta,” urainya.

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Foto: Anto Erawan

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Adhi Persada Bangun Apartemen di Bekasi Timur dan Depok

RumahCom – Pengembang properti PT Adhi Persada Properti (APP), anak usaha PT Adhi Karya Tbk (ADHI) tawarkan apartemen di kawasan Bekasi Timur. Apartemen ini merupakan bangunan high rise pertama

Lanjutkan membacaDesember 13, 2012

Seperti Apa Ornamen dalam Arsitektur Islam?

RumahCom - Ajaran Islam melarang penggambaran figuratif manusia dan hewan. Pasalnya, hal itu dikhawatirkan dapat mengarah pada penyembahan berhala.Akan tetapi pelarangan itu tidak membuat para perupa

Lanjutkan membacaJuli 11, 2013

Cara Mudah Atasi Hewan Pengganggu Rumah

RumahCom – Hama atau hewan pengganggu tidak hanya berada di sawah saja. Tidak jarang hama-hama seperti tikus, kecoa, rayap, dan semut singgah di rumah Anda. Bukan hanya untuk singgah, bahkan mer

Lanjutkan membacaJuni 11, 2013

Pondok Nurul Fikri, Hunian Islami di Selatan Jakarta

RumahCom – Mengedepankan konsep hunian bernuansa Islam, PT Nurul Fikri Bina Usaha Bersama mengembangkan perumahan Pondok Nurul Fikri. Perumahan yang menyasar kalangan menengah-atas ini berdiri di at

Lanjutkan membacaAgustus 15, 2014

Masukan