Apartemen di Semarang Makin Diminati Konsumen

Anto ErawanJanuari 30, 2015

RumahCom – Konsumen properti di Semarang makin berminat membeli apartemen. Hal ini mendorong pertumbuhan pembangunan apartemen di ibukota Jawa Tengah ini dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini dikemukakan oleh Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Jawa Tengah, Prijanto.

Menurutnya, penjualan apartemen di Semarang selalu melebihi ekpekstasi. Salah satu faktor pendorongnya adanya migrasi orang-orang dari luar Jawa Tengah yang memilih kota Semarang sebagai salah satu tempat tinggal. Ini artinya Semarang dianggap, sebagai kota yang nyaman dan aman untuk ditinggali,” kata Prijanto, seperti dikutip dari laman Liputan6.com.

Senada dengan Prijanto, Suka Adhi Satya mengaku penjualan apartemen yang tengah dikembangkannya di sekitar kampus Universitas Diponegoro melebihi ekspektasi.

“Banyak orang, khususnya dari luar daerah yang memilih Semarang karena dianggap jauh lebih nyaman. Baik dari sisi lingkungan, lalu lintas, maupun kemanan,” kata pengembang Paltrow City ini.

Adhi menuturkan, pertumbuhan mahasiswa baru sekitar 18 ribu per tahun, dianggap sebagai potensi investasi yang baik. Dia juga tak menampik ada sebagian orang yang memiliki apartemen hanya untuk investasi atau rumah kedua.

“Sebagian orang yang menganggap apartemen merupakan investasi jangka panjang yang tepat, tetapi ada juga yang membeli lantas dijual kembali dalam waktu yang singkat,” katanya.

Semarang—khususnya di kawasan tengah kota—memang menjadi magnet baru hunian vertikal, karena lahan sudah terbatas dan harga tanah yang sangat tinggi, sehingga tidak memungkinkan bagi pembangunan rumah tapak.

Para pembeli apartemen tak hanya dari Semarang, tetapi juga dari kota-kota lain seperti Demak, Pati, dan Kudus, Magelang, Salatiga, bahkan Jakarta. Tingginya animo masyarakat ini merupakan indikator bahwa situasi ekonomi tak terlalu buruk, apalagi apartemen merupakan properti yang harganya tidak murah.

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Foto: ilustrasi – Anto Erawan

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

2013, JSI Bangun Hotel Budget di Semarang dan Pekalongan

RumahCom – Pengembang properti PT Jakarta Setiabudi Internasional, Tbk (JSI) siap mengembangkan hotel budget di Semarang dan Pekalongan tahun depan. Dengan dimulainya pembangunan kedua hotel ini

Lanjutkan membacaNovember 22, 2012

Accor Tambah Koleksi Hotel Budget di Semarang

RumahCom – Accor Group, jaringan hotel internasional yang berasal dari Perancis kembali membuka hotel budget di Indonesia. Kali ini, Accor mengumumkan Hotel Ibis budget pertama di Jawa Tengah dan ke

Lanjutkan membacaJuni 10, 2014

Developer di Jawa Tengah Sudah Naikkan Harga Rumah

RumahCom - Naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi memaksa pengembang perumahan di Jawa Tengah menaikkan harga rumah pada akhir tahun ini dengan kisaran 7,5% - 10%. Wakil Ketua DPD Real Esta

Lanjutkan membacaDesember 5, 2014

Tidak Naikkan Harga, Ini Siasat Pengembang Rumah Murah

RumahCom - Kendati pengembang menaikkan harga rumah 10%  pasca-kenaikan harga BBM, pengembang  rumah sederhana harus memutar otak. Pasalnya,   ketentuan untuk menaikkan harga rumah sederhana belum

Lanjutkan membacaDesember 11, 2014

Masukan