Dengan Teknologi Ini, Rumah Bisa Dibangun Beberapa Jam Saja

Anto ErawanOktober 30, 2015

RumahCom – Teknologi beton pracetak dan prategang dipercaya dapat membantu program sejuta rumah yang dibesut pemerintah. Pasalnya, sebuah rumah dapat dibangun beberapa jam saja dengan teknologi tersebut.

Hal ini dikatakan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Taufik Widjoyono saat membuka pameran dan konferensi beton dan konstruksi terkemuka se-Asia Tenggara, Concerete Show South East Asia 2015.

“Pembuatan rumah instan tentunya akan sangat memudahkan program pemerintah terkait sejuta rumah dan akan membutuhkan teknologi beton, guna pembangunan rumah secara massal, dimana saat ini jumlah pertumbuhan rumah seharusnya sebesar 13,6 juta, namun saat ini baru 7,6 juta. Artinya, sebagian besar masyarakat Indonesia masih tinggal bersama dengan orang tuanya atau mertuanya dalam satu rumah dan itu merupakan pekerjaan rumah besar bagi Kementerian PUPR,” ungkap Taufik dalam siaran pers.

“Tentu saja precast, menjadi salah satu bagian penting pertumbuhan Indonesia. Dimana target pertumbuhan Indonesia sesuai anggaran pendapatan nasional adalah sebesar 5,7%. Sementara sejauh ini kita baru mendapatkan 4,8%. Memang masih belum memenuhi target yang diharapkan, namun di sisa waktu triwulan terakhir akan dapat mencapai target tersebut,” tutur Taufik.

Concrete Show South East Asia 2015 merupakan ajang bagi para pekerja industri beton dan konstruksi, baik di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara guna memperluas jaringan, mengembangkan bisnis, serta membawa solusi untuk mendukung rencana program pemerintah dalam peningkatan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia, termasuk proyek pembangunan sejuta rumah.

Acara yang diselengarakan 28 – 30 Oktober 2015 ini juga memiliki rangakaian kegiatan acara lain, seperti konferensi Industri Pracetak dan Prategang serta Concrete Techonology Seminar, dimana acara tersebut mengadirkan pembicara berkompeten dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan rakyat, AP3I, IAPPI dan Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI).

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Foto: istimewa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

PNS Dapat Bantuan Tabungan Perumahan Rp4 Juta

RumahCom – Tahun ini, Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum – PNS) menggelontorkan Bantuan Tabungan Perumahan (BTP) sebesar Rp400 miliar. Menurut Direktur Utama

Lanjutkan membacaJuli 1, 2015

REI Kejar Target Pembangunan 247.725 Hunian Sederhana

RumahCom – Menyukseskan Program Sejuta Rumah yang diinisiasi Pemerintah, organisasi pengembang Real Estat Indonesia (REI) terus mengejar target pembangunan yang dilakukan para anggotanya. “Targ

Lanjutkan membacaJuli 9, 2015

Masuk APBN, Pembiayaan Rumah Subsidi Makin Menjanjikan

RumaCom - Pembiayaan perumahan akan jauh lebih baik tahun depan. Pasalnya, Program Sejuta Rumah akan masuk dalam APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Direktur Jenderal Pembiayaan Perumaha

Lanjutkan membacaJuli 10, 2015

Program Satu Juta Rumah, 493 Ribu Selesai Dibangun

RumahCom - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menggenjot pembangunan sejuta rumah untuk masyarakat. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pe

Lanjutkan membacaSeptember 22, 2015

Rumah Menengah-Bawah Kebal Krisis, Apa Penyebabnya?

RumahCom – Real Estat Indonesia (REI) mensinyalir, perlambatan ekonomi yang terjadi belakangan ini tak terlalu mengganggu penjualan rumah menengah-bawah. Wakil Ketua DPP REI, Artur Batubara menga

Lanjutkan membacaOktober 9, 2015

Masukan