Dukung Program Sejuta Rumah, REI Gelar Rakernas

Anto Erawan30 Nov 2015

RumahCom – Organisasi pengembang properti Real Estat Indonesia (REI) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 2-3 Desember 2015. Ajang tahunan yang mengangkat tema “Mensinergikan Pembangunan Satu Juta Rumah, Peningkatan Investasi Properti, dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional” ini diharapkan bisa membuahkan sejumlah program kerja yang dapat memperkuat peran dan posisi REI sebagai salah satu pemangku kepentingan (stakeholder) di sektor properti.

Ketua Umum DPP REI, Eddy Hussy mengatakan Rakernas akan menampung aspirasi dari anggota REI terhadap sejumlah persoalan yang terjadi, terutama dalam rangka partisipasi aktif anggota REI dalam mendukung Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Pemerintah.

“Aspirasi anggota yang disampaikan dalam Rakernas, menjadi masukan dalam rangka mengembangkan, meningkatkan, dan memperkokoh REI sebagai organisasi perusahaan dibidang pembangunan dan pengelolaan perumahan dan permukiman, seperti perkotaan, perkantoran, pertokoan, resor, serta jasa-jasa real estat lainnya,” terang Eddy melalui siaran pers yang diterima Rumah.com.

Sementara itu, Adrianto P Adhi, Ketua Penyelenggara Rakernas XVI REI 2015, menjelaskan, Rakernas ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi dan masukan kepada Pemerintah terkait sejumlah kebijakan pembangunan perumahan dan permukiman, khususnya kebijakan yang terkait proses perizinan, perpajakan, pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan aturan mengenai tata ruang.

“Rakernas REI tahun 2015, rencananya dibuka Presiden Republik Indonesia Joko Widodo,” ujar Adrianto.

Kegiatan ini, imbuhnya, akan melibatkan seluruh fungsionaris DPP REI dan 34 DPD REI, serta 3.000 pengembang anggota REI yang tersebar di 33 provinsi. Selain itu, Rakernas juga akan dihadiri Pejabat Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Anggota Legislatif, dan stakeholder properti yang berjumlah kurang lebih 800 orang.

Seminar Nasional dengan tema “Komitmen Pemerintah dalam Pembangunan Sejuta Rumah dan Peningkatan Investasi Properti” turut diagendakan dengan pembicara Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Menteri Agararia dan Tata Ruang/Kepala BPN.

Rakernas REI kali ini dirangkum dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD REI DKI Jakarta, yang dilaksanakan pada 1 Desember 2015. Mengusung tema “REI DKI Jakarta Siap Berperan Mendukung Jakarta Sebagai Kota Bisnis yang Manusiawi melalui Pengembangan Transit Oriented Development”, acara ini akan diisi dengan sesi diskusi yang mengambil tema “Sinergitas Sistem Transportasi Masal dengan Pembangunan Kawasan”.

“Peserta dan undangan Rakerda REI DKI Jakarta 2015 terdiri dari fungsionaris DPD REI DKI Jakarta dan segenap anggota REI DKI Jakarta, para pejabat dilingkungan Pemprov dan Pemkot Jakarta, serta mitra kerja lainnya,” jelas Amran Nukman, Ketua DPD REI DKI Jakarta.

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Foto: Anto Erawan

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

REI Kejar Target Pembangunan 247.725 Hunian Sederhana

RumahCom – Menyukseskan Program Sejuta Rumah yang diinisiasi Pemerintah, organisasi pengembang Real Estat Indonesia (REI) terus mengejar target pembangunan yang dilakukan para anggotanya. “Targ

Lanjutkan membaca9 Jul 2015

Inilah Daftar 114.836 Rumah Subsidi di Indonesia

RumahCom – Guna menyukseskan Program Sejuta Rumah, Real Estat Indonesia (REI) menargetkan pembangunan 247.725 unit hunian sederhana bersubsidi tahun ini. Angka tersebut terdiri dari 217.725 unit rum

Lanjutkan membaca4 Agu 2015

REI Sambut Positif Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi

RumahCom – Real Estat Indonesia (REI) menyambut positif Paket Kebijakan Ekonomi yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang salah satu poinnya adalah meningkatkan investasi di sektor proper

Lanjutkan membaca11 Sep 2015

REI Tolak Regulasi PPnBM Rp2 Miliar

RumahCom – Wacana pemerintah terkait Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang dikenakan pada properti dengan nilai Rp2 miliar ke atas dianggap prematur oleh Real Estat Indonesia (REI). "Wac

Lanjutkan membaca16 Sep 2015

Pajak Ganda Dihapus, Pengembang Tak Harus Ke Singapura

RumahCom – Langkah Pemerintah yang menghapus pajak ganda untuk instrumen investasi Kontrak Investasi Kolektif - Dana Investasi Real Estat (DIRE) atau Real Estate Investment Trust (REITs) disambut po

Lanjutkan membaca26 Okt 2015

Masukan