Tips Investasi Properti Bagi Pemula

Anto ErawanFebruari 3, 2015

RumahCom – Apakah Anda ingin mencoba memulai investasi properti? Tak ada salahnya jika Anda memulainya sekarang.

Perlu diketahui bahwa hanya investasi properti yang menawarkan kenaikan nilai investasi serta pendapatan berulang (bulanan atau tahunan). Selain itu, properti juga satu-satunya kebutuhan primer yang dapat dijadikan investasi. (Baca: Dua Kelebihan Properti yang Tak Dimiliki Investasi Lain).

Dilihat dari tingkat kerumitannya, investasi properti terbagi dua: yang memerlukan pengelolaan dan tak memerlukan pengelolaan. Bagi pemula, ada baiknya mencoba properti yang minim pengelolaan, seperti investasi tanah kosong, rumah sewa, dan apartemen sewa.

Investasi lahan kosong bisa menjadi pilihan, karena nyaris tak memerlukan perawatan. Anda hanya perlu membuat pagar yang layak, sehingga tanah Anda tak diserobot atau dikuasai pihak lain.

Kendati demikian, lahan kosong tidak dapat menghasilkan income dari sewa seperti rumah atau ruko. Namun, jika lahan tersebut berada di lokasi yang strategis, lahan bisa disewakan sebagai lokasi kafe, lahan parkir, atau pangkalan taksi.

Investasi rumah sewa (rumah kontrakan) pun laik dipertimbangkan, karena memiliki tingkat permintaan yang tinggi, terutama di kawasan yang dekat dengan akses tol, trade center, shopping mall, persimpangan jalan utama, terminal, atau dekat dengan perumahan besar memiliki fasilitas ritel, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.

Akan tetapi, Anda harus melakukan pengecekan secara rutin terhadap rumah sewa (kontrakan) tersebut. Rumah yang disewakan umumnya cepat rusak bila disewa oleh orang yang kurang bertanggung jawab, yang merasa rumah tersebut bukan miliknya.

Masalah juga bisa datang jika si penyewa abai membayar uang sewa. Oleh karena itu, Anda sebagai pemilik harus menyeleksi penyewa yang baik.

Investasi apartemen sewa makin menarik digeluti, karena permintaannya tinggi, terutama di area CBD (central business district), kawasan permukiman ekspatriat, dan lingkungan kampus.

Sebaliknya, jangan memiliki apartemen di lokasi yang kurang strategis. Belakangan ini banyak pengembang ‘nekad’ membangun apartemen di kawasan pinggir kota yang tak jelas pangsa pasarnya.

Selamat mencoba!

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Foto: Anto Erawan

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tips Berburu Rumah Idaman

RumahCom - Membeli rumah mungkin mudah, tetapi mendapatkan rumah di lokasi terbaik, dengan harga terbaik, dan sesuai ekspektasi mungkin sulit. Saat rumah idaman sudah didapatkan, panjangnya proses KPR

Lanjutkan membacaMei 26, 2014

Beli Rumah untuk Investasi atau Tempat Tinggal?

RumahCom -  Membeli rumah sebagai investasi dan tempat tinggal memiliki tips dan trik tersendiri. Pasalnya, tujuan yang ingin dicapai berbeda: tujuan investasi rumah adalah keuntungan, sementara ruma

Lanjutkan membacaJuni 10, 2014

Tips Membeli Rumah Bekas

RumahCom – Membeli rumah bekas alias rumah second memerlukan ketelitian lebih. Di sisi fisik, kondisi rumah tergantung material bangunan yang dipakai dan perawatan yang dilakukan pemilik sebelumnya.

Lanjutkan membacaJuli 10, 2014

Trik Investasi Properti Saat Resesi Ekonomi

RumahCom – Kondisi resesi ekonomi merupakan blessing in disguise bagi sebagian investor properti. Pasalnya, di saat seperti ini, pengembang banyak memberikan kemudahan—tak jarang potongan harga—

Lanjutkan membacaDesember 11, 2014

Masukan