Beli Apartemen, Biaya Apa Saja yang Wajib Dikeluarkan?

Anto Erawan5 Mar 2015

RumahCom – Apakah Anda berencana membeli apartemen? Di samping harga apartemen yang harus dibayar—baik tunai atau menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)—Anda juga harus menyediakan biaya tambahan setidaknya 10% dari harga apartemen untuk membayar pajak dan biaya tambahan lain.

Baca: Pajak-pajak Terkait Jual-Beli Properti

  • PPN

Menurut peraturan pemerintah hanya properti yang harganya di bawah Rp42 juta saja yang dibebaskan dari PPN (pajak pertambahan nilai). Dengan demikian, pembelian apartemen akan dikenakan biaya PPN 10% dari harga jual. PPN biasanya dibayarkan melalui developer, termasuk pelaporannya dilakukan oleh developer.

  • BPHTB

Biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) ini dikenakan terhadap semua transaksi apartemen, baik baru maupun lama, yang dibeli dari developer atau perorangan. Pembeli wajib membayar BPHTB 5% dari nilai transaksi setelah dikurangi nilai jual obyek pajak tidak kena pajak (NJOPTKP).

Seandainya Anda membeli apartemen di Jakarta, maka NJOPTKP yang ditetapkan oleh pemerintah provinsi sebesar Rp60 juta. Jadi, untuk apartemen seharga Rp100 juta, BPHTB yang harus dibayar adalah 5% x (Rp100 juta – Rp60 juta) = Rp2 juta.

Baca: Cara Perhitungan PBB, BPHTB, dan PPh

  • PPnBM

Pada awal 2015 ini, pemerintah merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 253/PMK.03/2008 mengenai pajak barang mewah. Pemerintah bakal menambah obyek pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) atas barang sangat mewah, yaitu properti di atas Rp2 miliar (sebelumnya properti di atas Rp10 miliar).

Akan tetapi, pajak ini hanya dikenakan bagi apartemen yang dibeli dari developer—bukan perseorangan. Besarnya 20% dari harga jual yang dibayar saat transaksi.

Baca: Istilah-istilah yang Khusus Dipakai di Apartemen

  • AJB, Pertelaan, dan BBN

Umumnya dalam pembayaran AJB (akta jual-beli), Pertelaan, dan BBN (biaya balik nama) dibayar dalam satu paket. Besarannya kurang lebih 1% dari harga apartemen untuk ketiga biaya tersebut.

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Foto: Anto Erawan
Sumber: aturduit.com

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Mau Beli Apartemen, Tanyakan Hal Ini Kepada Pengembang

RumahCom – Dalam menjual apartemen dan produk properti lain, pengembang biasanya menjanjikan beberapa hal kepada konsumen—baik kelebihan kualitas produk, layanan, atau sekadar gimmick. Marketing e

Lanjutkan membaca11 Jul 2014

Untung-Rugi Investasi Apartemen

RumahCom – Penjualan apartemen terlihat meningkat setiap tahun. Pasalnya, gaya hidup yang serba praktis dan kemacetan yang kian mengular, memaksa orang tinggal dekat dengan tempat mereka bekerja ata

Lanjutkan membaca28 Jan 2015

Ini Dia Daftar Apartemen Baru di Jabodetabek!

RumahCom – Kelangkaan dan tingginya harga lahan di Jakarta membuat harga kondominium di Jakarta makin sulit dijangkau. Untuk itu, developer terlihat mulai bergeser ke luar Jakarta—seperti Serpong,

Lanjutkan membaca18 Feb 2015

Sebagai Hunian, Ukuran Apartemen Saat Ini Tidak Wajar

RumahCom – Meski wacana regulasi baru Pemerintah mengenai pajak properti ditengarai bakal menjadi batu sandungan, namun secara umum bisnis properti di 2015 ini masih akan bertumbuh. Alasannya, tak l

Lanjutkan membaca23 Feb 2015

Masukan