Kemenpupera Lanjutkan Program Bedah Rumah

Anto ErawanMaret 27, 2015

RumahCom – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan siap melanjutkan program Bantuan

Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah untuk membantu meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia.

Target penanganan bedah rumah berdasarkan RPJMN tahun 2015 – 2019 bahkan mencapai angka 2,2 juta unit untuk pembangunan rumah baru dan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni sebanyak 1,5 juta unit.

“Kementerian PUPR pada tahun 2015 ini akan melanjutkan program BSPS atau bedah rumah untuk membantu masyarakat agar dapat tinggal di rumah yang layak huni,” ujar Plt. Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan BSPS Tahun 2015 di Jakarta, Kamis (26/3).

Menurut Syarif, berdasarkan data yang ada, dari sekitar 13,5 juta angka backlog rumah di Indonesia, sekitar 3,4 juta unit merupakan rumah tidak layak huni (RTLH).  Sedangkan angka pertumbuhan kebutuhan rumah per tahun di Indonesia diperkirakan mencapai 800 ribu unit.

“Masalah perumahan tidak akan selesai apabila hanya mengandalkan dana APBN dari pemerintah pusat saja. Oleh karena itu kami mengajak peran aktif pemerintah daerah dan masyarakat untuk ikut aktif dalam program bedah rumah ini,” katanya.

Jika melihat kinerja pelaksanaan Program BSPS selama lima tahun terakhir, jumlah rumah yang dibantu melalui program tersebut saat ini mencapai angka 600 ribu unit. Ke depan target pembangunan rumah swadaya pun ke depan akan terus meningkat.

Program BSPS pada dasarnya bukan merupakan bantuan sosial, akan tetapi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memberikan stimulan kepada masyarakat serta mendorong Pemda untuk ikut peduli terhadap program perumahan bagi masyarakat yang saat ini masih banyak tinggal di RTLH. Jumlah bantuan yang diberikan untuk program BSPS tersebut bervariasi mulai Rp7,5 juta hingga Rp15 juta per unit, tergantung pada kondisi rumah.

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Foto: Dokumentasi

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Sektor Perumahan Dapat Aliran Subsidi BBM

RumahCom – Sektor infrastruktur dan perumahan dipastikan akan mendapat tambahan anggaran yang berasal dari pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pekerjaan Um

Lanjutkan membacaNovember 21, 2014

Soal Perumahan Rakyat, Ahok Ingin Contoh London

RumahCom – Keinginan menjadikan Jakarta seperti kota-kota di negara maju dicetuskan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Pria yang akrab disapa Ahok ini ingin Jakarta seperti London. "Kit

Lanjutkan membacaDesember 1, 2014

Pembangunan Infrastruktur Bisa Bikin Harga Rumah Tak Terjangkau!

RumahCom – Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (kemenpupera) Pemerintah tengah menggenjot pembangunan infrastruktur. Tak hanya itu, pemerintah juga membuat zoning pusat industri

Lanjutkan membacaFebruari 27, 2015

Cicilan KPR Subsidi Akan Diturunkan Jadi Rp500 Ribu per Bulan

RumahCom - Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 7,5% akan diikuti dengan penurunan bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLP

Lanjutkan membacaFebruari 27, 2015

Masukan