Tips Memilih TV Berlangganan

Anto ErawanMaret 30, 2015

RumahCom – Stasiun televisi nasional memang diwarnai dengan beragam sinetron yang cenderung membosankan. Mungkin inilah yang membuat banyak orang mulai beralih menggunakan layanan TV berlangganan.

TV berlangganan memang lebih bervariasi dan atraktif dibanding TV nasional. Tak hanya banyaknya pilihan kanal, fleksibilitas pemilihan kanal juga menjadi kelebihan—tentu saja hal ini disesuaikan dengan tarif.

Maraknya perusahaan penyedia TV berlangganan, membuat Anda harus cermat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini tipsnya:

Reputasi
Sebaiknya Anda mengetahui reputasi layanan TV berbayar yang hendak Anda pilih. Tanyakan kepada orang-orang terdekat Anda, kawan, tetangga, atau review di internet. TV dengan layanan yang buruk sebaiknya Anda hindari, meski memberi penawaran menarik.

Layanan Resmi
Anda harus memastikan apakah layanan yang hendak Anda gunakan resmi dan terdaftar. Pasalnya, saat ini banyak penawaran langganan televisi satelit dengan harga murah, yang patut dicurigai kualitasnya.

Kualitas Sinyal
Pilihlah layanan TV berbayar yang paling kuat sinyalnya di rumah Anda. Percuma jika Anda membeli paket layanan TV berbayar namun pada akhirnya Anda tak dapat menonton apa-apa. Ada baiknya Anda bertanya kepada tetangga yang telah menggunakan layanan TV berbayar.

Bijaksana Memilih Paket
Pilihlah paket yang benar-benar akan ditonton keluarga Anda. Jika Anda memiliki anak yang belum cukup umur, maka Anda perlu memastikan adanya kanal edukatif dan kanal khusus anak. Anda bisa memilih paket berisi 10 hingga 30 kanal. Jika waktu luang Anda untuk benar-benar duduk menonton televisi tidak banyak, maka memiliki paket berisi 80 kanal terlalu berlebihan.

Waspada Syarat dan Ketentuan
Biasanya layanan TV berlangganan menggunakan jasa SPG dan SPB di pusat-pusat perbelanjaan untuk tujuan promosi. Jika beberapa SPG atau SPB ini menghampiri Anda dan menawarkan promo yang terdengar menarik, jangan terburu-buru menandatangani formulir berlangganan!

Mintalah selebaran promo yang dimaksud dan bacalah dengan seksama syarat dan ketentuannya. Bisa jadi SPG atau SPB yang menawari Anda tidak menyebutkan tentang syarat dan ketentuan ini dengan jelas.

Sesuaikan dengan Isi Dompet
Layanan TV yang lebih mahal dari pesaingnya biasanya juga memiliki layanan yang lebih baik dari yang lain, seperti kualitas sinyal dan gambar atau pelayanan kepada pelanggannya.

Namun jangan terburu-buru membeli layanan dengan harga paling mahal! Lakukan survei kecil dengan via internet dan bandingkan harga yang ditawarkan oleh beberapa penyedia TV berbayar. Bisa saja Anda menemukan layanan berkualitas dengan harga lebih murah.

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Foto: mashable.com
Sumber: Cekaja.com

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Korea dan Jepang Berebut Pasar TV LCD di Indonesia

RumahCom – Produsen-produsen asal Korea masih menguasai pasar televisi LCD (liquid crystal display) di Tanah Air. Hal ini terlihat dari data lembaga riset Growth from Knowledge (GfK) yang dirili

Lanjutkan membacaJuni 24, 2013

Harga TV Terbesar se-Dunia Setara Rumah di Bintaro Sektor 9

RumahCom – Sebuah televisi layar datar sebesar 110 inci baru saja diluncurkan oleh pabrikan elektronik asal Korea, Samsung. Saking besarnya, televisi dengan teknomologi Ultra HD itu dibanderol s

Lanjutkan membacaDesember 31, 2014

Lagi, Sharp Luncurkan TV Terbesar di Dunia

RumahCom – Televisi berukuran besar memiliki pangsa pasar tersendiri, khususnya mereka yang ingin menikmati nuansa bioskop di rumah. Selain itu, memiliki TV berukuran besar merupakan kebanggaan

Lanjutkan membacaJanuari 22, 2013

Perhatikan Empat Hal Ini Sebelum Memasang CCTV

RumahCom – Teknologi closed circuit television (CCTV) sebenarnya sudah dikenal di Indonesia cukup lama, akan tetapi baru naik daun pasca-pemboman kedutaan besar Australia satu dekade silam. Denga

Lanjutkan membacaOktober 6, 2014

Masukan